Logo BeritaSatu
Iconomics Multifinance Awards 2021

Industri Multifinance Mampu Bertahan di Tengah Tekanan

Selasa, 30 Maret 2021 | 10:53 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Sepanjang 2020, industri multifinance atau pembiayaan mengalami banyak tekanan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Meski demikian, banyak perusahaan pembiayaan yang mampu bertahan. Hal itu yang mendasari Iconomics memberikan penghargaan kepada 32 perusahaan multifinance.

“Sebanyak 32 perusahaan pembiayaan meraih penghargaan Iconomics Multifinance Awards 2021. Perusahaan multifinance tersebut meraih penghargaan karena tetap berkinerja baik di tengah pandemi Covid-19 sepanjang 2020,” ujar Founder & CEO Iconomics Bram Suryo Putro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Disebutkan, pandemi Covid-19 memperlambat aktivitas sosial dan bisnis yang terasa sekali pada sektor multifinance. Pada 2021, kondisi itu mungkin akan berangsur-angsur pulih dan memberikan dampak pula pada sektor ini.

Penurunan industri multifinance kali ini terjadi karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengurangi risiko penularan virus. Penurunan kinerja multifinance sepanjang 2020 dinyatakan banyak pihak cenderung lebih terkendali terutama berkat kebijakan pemerintah khususnya kebijakan restrukturisasi kredit. Hasilnya, rasio non-performing financing (NPF) dapat ditekan pada posisi 4,01% pada akhir 2020.

Bram menjelaskan, tahun lalu memang tahun yang berat, tetapi bukan tanpa prestasi apa pun. Sekecil apa pun pencapaian, layak diapresiasi untuk mendorong pencapaian yang lebih besar lagi pada masa-masa yang akan datang.

“Iconomics memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan multifinance lewat Iconomics Multifinance Awards 2021. Penghargaan ini merupakan upaya apresiasi kepada perusahaan multifinance terbaik di Indonesia yang mampu menunjukkan ketahanan fundamental dalam menghadapi krisis di era pandemi yang terjadi saat ini,” ujar Bram.

Untuk mengetahui perusahaan pembiayaan/multifinance di Indonesia yang berkinerja baik pada 2020, Iconomics melakukan kegiatan riset terhadap 124 multifinance di Indonesia. Hasil riset tersebut digunakan sebagai dasar pemberian penghargaan Iconomics Multifinance Award 2021.

“Untuk menentukan multifinance yang terpilih sebagai pemenang Iconomics Multifinance Award 2021, tim riset Iconomics melakukan penelitian kuantitaif dan pemantauan media yang dilakukan pada periode Januari-Februari 2021,” kata Bram S Putro saat membuka Iconomics Multifinance Awards 2021, Jumat (26/3/2021).

Kriteria umum dari perusahaan multifinance yang diriset adalah mempublikasikan laporan keuangan, memiliki laba positif, tidak sedang menghadapi masalah hukum yang serius atau melanggar UU, dan mendapatkan pemberitaan yang cukup dari media.

Perusahaan multifinance yang dinilai dikelompokkan berdasarkan kategori aset. Kelompok kategori aset pada penelitian ini meliputi aset di atas Rp 30 triliun; aset Rp 10-30 triliun; aset Rp 5-10 triliun; aset Rp 1-5 triliun; dan aset Rp 100-500 miliar.

Penilaian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama, sebanyak 124 multifinance dipantau kinerja keuangan pada 2019 dengan melibatkan 6 indikator, yaitu BOPO; pertumbuhan aset; persentase pembiayaan terhadap aset; persentase pembiayaan terhadap kewajiban; kewajiban terhadap modal sendiri; dan return on assets.

Setelah dilakukan pengukuran tahap pertama, diambil 42 multifinance terbaik. Selanjutnya dilakukan pengukuran tahap kedua yang melibatkan 3 indikator untuk periode pengukuran 2020, yaitu pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan, dan pertumbuhan laba bersih.

Penilaian multifinance diwujudkan dalam bentuk indeks dari 1 hingga 100. Multifinance dengan indeks di atas 80 dikategorikan sebagai “Best-Performing Multifinance” dan multifinance dengan indeks antara 65-79 dikategorikan sebagai “Good-Performing Multifinance”.

Selain kinerja keuangan, tim peneliti Iconomics juga meneliti aksi korporasi yang dilakukan multifinance selama 2020. Multifinance dari kategori corporate action memiliki aksi korporasi terbaik dari segi keunggulan pembiayaan, strategi marketing, strategi digitalisasi dan strategi pengembangan kerja sama antarbisnis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

Kemenko Perekonomian mencatat kredit bermasalah (NPL) gross kredit usaha mikro (KUR) sampai medio September 2022 terjaga di level 1,03%.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa AS Berguguran, Imbal Hasil ke Level Tertinggi 1 Dekade

Bursa AS Wall Street ditutup di zona merah setelah imbal hasil obligasi atau Treasury tenor 10 tahun terus naik ke level tertinggi.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa Eropa Bervariasi Sikapi Pasar Obligasi Inggris

Bursa Eropa ditutup bervariasi karena kenaikan harga komoditas dan ketidakpastian pasar obligasi Inggris.

EKONOMI | 28 September 2022

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank Ganesha Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 Miliar

Bank Ganesha menggandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat.

EKONOMI | 27 September 2022

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

EKONOMI | 27 September 2022

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep rupaya lebih mempercayakan uang yang dimilikinya untuk diinvestasikan di saham ketimbang ditabung. 

EKONOMI | 27 September 2022

Startup Ingin Dapat Modal dari Merah Putih Fund? Ini 4 Syaratnya

Untuk bisa mendapatkan pendanaan dari Merah Putih Fund. Pertama, startup tersebut pendirinya 100% atau seluruhnya harus orang Indonesia.

EKONOMI | 27 September 2022

Ekosistem BUMN Bisa Bantu Startup Berkembang Secara Sustainable

Wamen  BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, tantangan utama yang dihadapi dunia startup adalah ketika ingin masuk ke tahap scalability.

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

EKONOMI | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings