Logo BeritaSatu

Bentuk PT Cepat Untung, Mahaka dan NTT Ingin Undang Maroon5 dan Billie Eilish

Rabu, 31 Maret 2021 | 15:22 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) bersama PT Nusantara Teknologi Terdepan (NTT) membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan nama PT Cepat Untung Agar Nikmat. Cepat Untung Agar Nikmat dibentuk untuk menggarap usaha di bidang pengembangan konser virtual atau e-concert.

Direktur Utama Mahaka Radio Integra Adrian Syarkawi mengatakan, perseroan telah menggandeng The Music Company yang akan membawa musisi lokal dan internasional. Untuk musisi lokal, perseroan akan fokus pada musisi indie. Sedangkan, untuk internasional, akan menampilkan musisi dunia papan atas seperti Maroon5 dan Billie Eilish yang sudah ada di pipeline. Di mana, salah satu keuntungan dari e-concert ini perseroan tak hanya menargetkan penonton dari dalam negeri, melainkan juga lintas negara.

Advertisement

”Yang lokal sudah mulai konser virtualnya. Yang internasional saya belum bisa announce sampai kontraknya sudah ada,” ujarnya kepada Investor Daily, Rabu (31/3/2021).

Sebagai informasi, perusahaan patungan tersebut didirikan pada 29 Maret 2021 untuk pengembangan digital media perseroan. Usaha baru ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM sesuai Nomor AHU-0021821.AH.01.01 Tahun 2021.

”Komposisi modal dasar sebesar Rp 1 miliar dengan modal disetor dan ditempatkan pada Cepat Untung Agar Nikmat sebesar Rp 250 juta,” kata Adrian.

Adapun, komposisi kepemilikan saham sebesar 60% atau Rp 150 juta dimiliki Nusantara Teknologi Terdepan dan sebesar 40% atau Rp 100 juta dimiliki Mahaka Radio Integra.

"Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan usaha atau kelangsungan usaha perseroan," ucap dia.

Dari catatan Investor Daily, Adrian pernah menyampaikan, Mahaka Radio Integra tengah mengembangkan bisnis barunya yang akan lebih berfokus pada bussiness to consumer (B2C). Saat ini, MARI memiliki bisnis inti pada bussiness to bussiness (B2B). Inovasi B2C tersebut terdiri dari MARI Institute, Noice, konser virtual, talent management, ritel, dan visual.

Khusus pengembangan konser virtual, perseroan, jelasnya tengah menyiapkan perusahaan patungan yang mana secara legal akan diteken dalam waktu dekat ini. ”Modal dasarnya tidak besar karena fokusnya di konser digital. Tapi, ke depan valuasinya akan menarik. Dalam waktu dekat, kami akan lakukan konser internasional dan 90% sudah deal artisnya yang punya nama besar,” katanya seraya menambahkan bahwa Capex perseroan tahun ini tidaklah besar dikarenakan dampak pandemi.

B2C sebutnya, dalam 5 tahun ke depan ditargetkannya bisa memberikan sumbangsih ke kinerja perseroan hingga 35%. Tahun ini, kontribusinya masih dibawah 10%. ”Secara garis besar industri media dan anak usaha mengalami penurunan karena faktor pandemi. Jadi, kami strateginya melakukan banyak inovasi ke B2C. B2C tahun ini di bawah 10%, nanti B2C akan besar supaya tidak ketergantungan iklan 100%, sehingga kontrol bisnis akan lebih kuat ke MARI. B2C itu seperti merchandise, MARI Institut, e-concert, yakni transaksi pembelian dengan user baik ticketing maupun merchandise,” jelas Adrian.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Minta Perlakuan Ritel Modern Sama dengan Toko Online

Hippindo meminta perlakuan yang sama antara ritel modern dengan toko online, sehingga persaingan usaha antara yang offline dan online menjadi lebih sehat.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Harga Beras Naik, Minyakita Langka di Sukabumi

Masyarakat keluhkan kenaikan beberapa bahan pokok penting, beras mahal, dan minyak goreng langka di Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Tanggapi Fenomena Banyak Gerai Ritel Modern Tutup

Hippindo ikut bersuara terkait fenomena tutupnya sejumlah gerai ritel modern, termasuk tujuh gerai Transmart ditutup permanen.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Satu Demi Satu Gerai Ritel Besar Tutup, Pertanda Sunset?

“Saya melihat ini karena siklus bisnis saja, ada saatnya lesu dan ada saatnya naik,” kata Eisha M. Rachbini kepada Beritasatu.com.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Apakah AI Berbahaya bagi Manusia? Ini Kata Founder Prosa.ai

Teguh Eko Budiarto, CEO Prosa.ai, mengatakan skenario AI lepas kendali bisa saja terjadi, tetapi kecil kemungkinannya.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Beras Medium 5 Kg Tangerang Mulai Hilang, Kualitas Jelek

Di Pondok Aren, beras medium ukuran 10 kilogram dan 5 kilogram sudah tidak dijual karena kelangkaan stok dari gudang.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Langka, Harga Beras di Ciledug Naik Gila-gilaan

Hampir semua jenis beras mengalami kenaikan lebih dari separuh harga normal. Harga beras per karung 50 kg semula Rp 300.000, naik menjadi Rp 630.000.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Bangun Laboratorium, IDSurvey Perluas Pasar ke Pontianak

IDSurvey meresmikan kantor dan laboratorium Sucofindo cabang Pontianak sebagai komitmen mendekatkan holding kepada pelanggan.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Oknum Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang Oplos Beras Pemerintah

Oknum Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang Oplos Beras Pemerintah

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE