Laba dan Penjualan Victoria Care 2020 Naik 30%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laba dan Penjualan Victoria Care 2020 Naik 30%

Rabu, 31 Maret 2021 | 15:41 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) raih kinerja positif dengan catatkan penjualan sebesar Rp 1,04 triliun. Realisasi ini naik 30,36% dari periode yang sama pada tahun 2019 yaitu Rp 797,79 miliar. Pertumbuhan ini sebagian besar ditopang oleh kategori produk antiseptik dan perawatan tubuh.

Direktur Utama Victoria Care Indonesia Billy Hartono Salim menjelaskan, pertumbuhan yang dicapai oleh perseroan ini sejalan dengan kemampuan perseroan untuk terus berinovasi, sehingga mampu bertahan dan mengalami pertumbuhan.

“Pertumbuhan ini sebagian besar ditopang oleh kategori produk antiseptik dan perawatan tubuh seperti merek Miranda dan Herborist dengan kontribusi hingga 51% terhadap pendapatan tahun 2020, disusul produk perawatan rambut sebesar 49% dan lain-lain 0,08%,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (31/3/2021).

Lebih lanjut, meningkatnya penjualan itu juga berimbas kepada beban pokok penjualan yang naik 43,03% menjadi Rp 526,76 miliar. Sehingga laba bruto yang diperoleh perseroan di tahun 2020 yang diperoleh sebesar Rp 519,42 miliar atau naik 20,93%. Dengan perolehan laba kotor tersebut, maka Gross Profit Margin (GPM) perseroan untuk tahun 2020 sebesar 49,65%.

“Capaian tersebut membuktikan bahwa kami berhasil mempertahankan GPM yang dalam lima tahun terakhir rata-rata berada di kisaran 50%,” ujarnya.

Dengan demikian, pada periode 2020, produsen Miranda dan Herborist ini mengantongi laba tahun berjalan sebanyak Rp 148,36 miliar, melonjak 32,75% dari hasil tahun 2019 Rp 111,76 miliar. Kinerja positif ini juga meningkatkan laba per saham dasar menjadi Rp 25,83 dari Rp 19,46.

Target 2021
Sementara itu, pada akhir tahun 2021 mengincar penjualan mencapai Rp 1,39 triliun, target itu meningkat 25% dari 2020. Untuk mendukung target tersebut, perseroan menyiapkan anggaran belanja modal sebanyak Rp 100 miliar.

Demi mengejar target, Billy mengatakan tersebut perseroan telah menyiapkan beberapa strategi, salah satunya yakni dengan menambah varian produk yang perseroan miliki. Mulai dari skincare, facial care dan hair care.

“Sebagian sudah kami luncurkan pada Desember lalu yakni varian warna baru untuk haircare dengan brand Miranda. Dengan inovasi ini, terbukti penjualan brand tersebut meningkat cukup tinggi pada awal tahun 2021,” kata dia.

Varian produk lainya, lanjut Billy, yakni dengan meluncurkan pengembangan brand Herborist yakni produk facial care Rose Water dan Rose Cleansing Milk akhir tahun lalu, seiring dengan penggunaan rose atau mawar yang kembali booming di kalangan milenial dan gen Z. Produk lainya dari perseroan yakni Minyak Zaitun dan juga Lulur Tradisional Bali dan produk yang berkaitan dengan kebersihan seperti hand sanitizer dan disinfektan juga turut meningkat penjualanya.

Dari segi pemasaran, pihaknya menjelaskan, perseroan memasarkan produk melalui digital yakni bekerja sama dengan marketplace seperti Instagram, Facebook, Tokopedia, Shopee, Blibli melalui official store yang perseroan miliki. Selain itu, media konvensional seperti televisi tak luput jadi target pemasaran perseroan.

Sedangkan, strategi penjualan yang digunakan pada toko offline/luring dengan menambahkan beberapa counter baru. Selain itu, pada semester dua mendatang, perseroan juga berencana untuk menambah 10 hingga 16 counter penjualan apabila pandemi mulai mereda.

“Kami juga melakukan pemasaran dengan konsep ground activity seperti Oemah Herborist yang ditempatkan pada keramaian seperti pusat perbelanjaan dan rest area,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Belum Terlambat, Lapor SPT Pajak Online Masih Ditunggu hingga Tengah Malam

Hari ini atau 31 Maret 2021 merupakan batas waktu terakhir pelaporan SPT Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Kadin Jatim dan NTT Bersinergi Tingkatkan Kinerja Perdagangan dan SDM

Menurut Adik, terdapat beberapa komoditas perkebunan yang memiliki potensi sangat besar di NTT.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Bentuk PT Cepat Untung, Mahaka dan NTT Ingin Undang Maroon5 dan Billie Eilish

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)-PT NTT membentuk perusahaan patungan konser virtual PT Cepat Untung Agar Nikmat. Maroon5 dan Billie Eilish masuk pipeline.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Bank Jatim Dukung Percepatan Kawasan Industri Halal Jatim

Bank Jatim memberikan fasilitas pembiayaan kepada konsumen di Kawasan Halal Industrial Park Sidoarjo.

EKONOMI | 31 Maret 2021

2021, Kempupera Siap Tawarkan 13 Proyek KPBU Senilai Rp 168 T

Kempupera mengatakan sebanyak 13 proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp 168,84 triliun siap ditawarkan tahun ini.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Smelter Freeport Dapat Dibangun 2 Tahun Lagi di Papua

MIND ID (Mining Industry Indonesia) mengungkapkan fasilitas pemurnian mineral (smelter) tembaga dapat dibangun di Papua.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Sumber Alfaria Trijaya Raih Laba Bersih Rp 1,06 Triliun 2020

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart membukukan penurunan laba bersih pada akhir tahun 2020 sebesar 4,58% menjadi Rp 1,06 triliun.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Pertamina Balongan Terbakar, Tinggal 1 Tangki yang Belum Padam

Pascainsiden kilang Pertamina Balongan terbakar, PT Pertamina telah berhasil memadamkan api di tangki ketiga, sehingga sisa satu lagi.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Dua Bulan, OVO Invest Cetak 250.000 Investor Baru

OVO Invest mencatat jumlah investor baru yang cukup signifikan di masa pandemi Covid-19, yakni sebanyak 250.000 orang.

EKONOMI | 31 Maret 2021

Polowijo Gandeng IPB University untuk Inovasi Produk

PT.Polowijo Gosari Indonesia Holding menggandeng IPB University untuk inovasi, penelitian, dan pengembangan produk. Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara keduanya di kantor PT. Polowijo Jakarta.

EKONOMI | 31 Maret 2021


TAG POPULER

# Covid-19 di Bekasi


# Markis Kido


# Covid-19


# Lionel Messi


# Pungli



TERKINI

IPO di Nasdaq, Anak Usaha IPTV Ajukan Registrasi ke Otoritas Bursa AS

EKONOMI | 4 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS