Pencapaian Alami Curi Perhatian Otoritas Industri dan Teknologi Turki
Logo BeritaSatu

Pencapaian Alami Curi Perhatian Otoritas Industri dan Teknologi Turki

Rabu, 7 April 2021 | 21:33 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Alami, perusahaan fintech Peer to Peer (P2P) lending syariah, mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan di kuartal pertama 2021, dengan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 187 miliar. Pencapaian tersebut, naik 20 kali lipat dibanding kuartal pertama tahun 2020.

"Angka tersebut bisa dicapai dalam waktu tiga bulan saja, dimana pada tahun lalu, jumlah ini setara dengan satu tahun penyaluran. Ini adalah peningkatan yang sangat luar biasa dan karenanya saya sangat berterima kasih pada seluruh karyawan Alami atas kerja kerasnya,” kata CEO Alami, Dima Djani, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Rabu (7/4/2021).

Dima menuturkan, Alami juga mencatat pertumbuhan jumlah pendana baru. Setelah sukses dengan versi website, Alami juga meluncurkan aplikasi di Android dan IOS. Atas hal tersebut, perusahaan mencatat pertumbuhan pendana atau funders baru sampai 1.000% dibanding kuartal pertama tahun 2020.

"Versi aplikasi mobile kami memang agak memakan waktu untuk resmi diluncurkan, karena kami terus melakukan testing internal sebelum benar-benar bisa dipakai masyarakat. Ini untuk menghindari user experience yang tidak nyaman, ataupun kendala teknis lain. Kami ingin aplikasi ini sempurna dulu sebelum sampai ke tangan user," ujarnya.

Selain itu, kata Dima, Alami juga terpilih sebagai "Best P2P Financing Platform" tahun 2020 oleh The Asset Triple A Awards. Sebagai penerima penghargaan, Alami bersanding dengan bank dan lembaga keuangan ternama lainnya yang berada di
Asia Pasifik, seperti Qatar Islamic Bank, Citibank dan HSBC. "Alami merupakan satu-satunya perwakilan startup Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini," tandas Dima.

Kesuksesan Alami ternyata mampu menarik perhatian pemerintah Turki, untuk menyelami best practices dan kisah sukses perkembangan fintech syariah dan ekosistem keuangan syariah di Indonesia. Menurut Dima, Alami diundang atas dasar pencarian pemerintah Turki melalui otoritas Kementerian Industri dan Teknologi di beberapa negara Asia Tenggara, salah satunya Indonesia.

"Dalam pencarian mereka, nama Alami dipandang tepat untuk diajak berdiskusi lebih jauh. Ternyata, pemerintah Turki memang baru menjajaki pembentukan ekosistem P2P lending syariah, berikut regulasinya. Mereka sangat terkesan dengan kenyataan bahwa Alami mampu berkembang cepat di Indonesia, di tengah kondisi pandemi, kompetisi yang ketat, serta adopsi keuangan syariah di masyarakat kita yang belum optimal,” tutur Dima.

Lebih jauh, kata Dima, diskusi dengan pemerintah Turki juga menyoroti strategi Alami dalam menyusun model bisnis, sekaligus bertukar pikiran soal kebijakan internal dan eksternal yang ada di Indonesia. Salah satunya, untuk tetap kompetitif di tengah industri yang sudah marak dengan pemain fintek konvensional.

"Hal serupa ternyata juga sudah jadi catatan oleh otoritas Turki, sehingga Alami saat itu berbagi bagaimana peran pemerintah Indonesia yang suportif terhadap perkembangan industri fintek syariah, demi mengantarkan Indonesia menjadi salah satu hub ekonomi halal dunia," tandasnya.

Membuka kuartal kedua di tahun 2021, tambah Dima, Alami juga mengumumkan agenda Alami Fest, sebuah gelaran webinar perdana yang digelar pada tanggal 16 dan 17 April 2021. Adapun agenda dengan tema The Goodness of Sharia Value ini bisa diakses gratis untuk umum.

"Pada delapan sesi yang dibagi ke dalam selama dua hari, Alami mengundang regulator, pengusaha, hingga influencer milenial ternama, antara lain Ahmad Juwaini Direktur Keuangan Sosial Syariah KNEKS, Pandu Sjahrir Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI), Aviliani Peneliti Senior INDEF, Felicia Putri Tjiasaka, Jason Gozali, Ria Miranda, dan masih banyak lagi," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aset Kripto Booming, RI Butuh Crypto Hedge Fund

Hype-nya aset kripto di Indonesia perlu disikapi secara bijak oleh para calon investor.

EKONOMI | 7 April 2021

Kemhub Akan Tambah Program Bus Subsidi di 5 Kota

Kemhub menyiapkan anggaran sekitar Rp 450 miliar untuk program subsidi angkutan bus buy the service (BTS) pada tahun ini di 10 kota.

EKONOMI | 7 April 2021

Tingkatkan Akurasi Penyaluran, Pemerintah Akan Ubah Skema Subsidi LPG 3 Kg

Pemerintah nilai pelaksanaan subsidi belum berjalan optimal.

EKONOMI | 7 April 2021

Pos Indonesia Siapkan Sistem untuk Capai Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

PT Pos optimistis dapat berpartisipasi untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan seperti yang ditargetkan pemerintah.

EKONOMI | 7 April 2021

Mudik Dilarang, Kemhub Lakukan Sejumlah Langkah Ini

Tujuan mudik paling banyak dari Jabodetabek adalah Jawa Tengah sebanyak 37% atau kurang lebih 12 juta orang, Jawa Barat 23% atau 6 juta orang, dan Jawa Timur.

EKONOMI | 7 April 2021

2021, Hutama Karya Incar Kontrak Baru Rp 20,59 T

PT Hutama Karya tahun 2021 ini memproyeksikan kontrak baru hingga Rp 20,59 triliun dengan mengincar proyek-proyek strategis nasional pemerintah.

EKONOMI | 7 April 2021

Banggar DPR: Pemerintah Harus Gencar Sosialisasi agar Subsidi Tepat Sasaran

Semakin banyak subsidi yang diberikan ke rakyat maka wajah pemerintah semakin baik di mata rakyat.

EKONOMI | 7 April 2021

Pelaku Usaha Diimbau Cerdas Jaga Merek dengan Konsep Dilusi

Merek terkenal dapat menjadi kekayaan komersial yang berharga dan disebut sebagai harta tidak berwujud (intangible assets) bagi suatu perusahaan.

EKONOMI | 7 April 2021

Diversifikasi Energi Perlu Diprioritaskan Antisipasi Membengkaknya Subsidi LPG

Besarnya angka subsidi LPG tersebut seharusnya bisa digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur gas bumi.

EKONOMI | 7 April 2021

Bursa Segera Terbitkan Indeks Saham Syariah BUMN

BEI berencana menerbitkan indeks saham syariah baru dalam waktu dekat.

EKONOMI | 7 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS