Risiko Investasi Tidak Boleh Dianggap Kerugian Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Risiko Investasi Tidak Boleh Dianggap Kerugian Negara

Kamis, 8 April 2021 | 12:34 WIB
Oleh : Herman / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Ekuator Swarna Investama Hans Kwee menegaskan, kerugian di investasi seperti di saham atau reksa dana tidak boleh dianggap sebagai kerugian negara. Apalagi nature dari investasi memang mengandung risiko.

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi kasus yang tengah membelit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) atau BP Jamsostek. Apalagi potensi kerugian BPJS TK juga belum direalisasikan atau unrealized loss.

“Kerugian investasi itu tidak boleh dianggap sebagai kerugian negara. Tetapi memang sistem prosedurnya harus dilihat dalam memasukkan aset-aset tersebut. Ini baru bisa dianggap kerugian negara apabila SOP-nya lemah, pengawasannya lemah, kemudian membeli sesuatu yang tidak sesuai aturan yang ada,” kata Hans Kwee dalam webinar “Risiko Bisnis Vs Kerugian Negara” yang digelar Beritasatu Media Holdings, Kamis (8/4/2021).

Hans menyampaikan, kerugian yang terjadi di BPJS TK, baik di investasi langsung saham maupun melalui reksa dana, adalah kerugian investasi yang normal karena penurunan harga saham secara umum akibat pandemi Covid-19.

Jika melihat data yang ada, saham-saham yang dimiliki BPJS TK juga rata-rata masuk indeks LQ45. Ini artinya saham-saham tersebut selama ini aktif diperdagangkan atau likuid, apalagi sebagiannya adalah saham-saham BUMN yang menerapkan tata kelola perusahaan (good corporate governance) relatif baik.

“Bila kerugian investasi ini kemudian dianggap sebagai kerugian negara, tentu semua orang dan juga institusi menjadi takut untuk berinvestasi di pasar saham. Di jangka panjang, kita akan melihat institusi seperti BPJS TK dan yang lain pasti akan mengurangi porsi saham. Bahkan ketika mereka membeli obligasi pun, itu sangat berpotensi juga mengalami kerugian. Karena yield bunga di pasar kalau naik, obligasi pasti turun. Kalau itu juga dianggap kerugian negara, tentu akan menyebabkan mereka me-reduce posisi mereka di obligasi,” kata Hans.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SKK Migas dan KKKS Sepakat Tambah Produksi Minyak 3.500 BOPD

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) akan menambah produksi minyak rerata tahunan sebesar 3.500 BOPD.

EKONOMI | 8 April 2021

Pandemi Covid-19, Permintaan Kemasan Eksklusif Hardbox Meningkat

Permintaan terhadap kemasan hardbox (Rigid) Eksklusif meningkat secara tajam selama masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 8 April 2021

IHSG Menguat di Tengah Aksi Jual Investor Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,29% ke 6.054,17 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (8/4/2021).

EKONOMI | 8 April 2021

Ini Empat Kategori Jualan yang Bakal Ramai di Bulan Ramadan

Jualan online yang akan ramai di bulan Ramadan adalah fashion Muslim, elektronik seperti handphone, kebutuhan rumah tangga dan kue Lebaran.

EKONOMI | 8 April 2021

BRI Agro Catat Kinerja Positif di Tahun 2020

BRI Agro mencetak perolehan laba bersih dari sebesar Rp 31,26 miliar di tahun 2020.

EKONOMI | 8 April 2021

Moeldoko Optimistis Indonesia Bisa Jadi Negara Maju 2045

Guna mencapai target itu, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang konsisten antara 5,7% sampai 6,2% per tahun.

EKONOMI | 8 April 2021

Kuartal I 2021 Penjualan LPKR Melesat 86% Mencapai Rp 1,31 Triliun

Penjualan pada kuartal I 2021 didorong oleh klaster perumahan tapak segmen kelas menengah yang mewakili 63% dari total penjualan.

EKONOMI | 8 April 2021

Tahun Ini, Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif

Pengusaha juga tetap konsisten mendukung pemerintah untuk memulihkan ekonomi.

EKONOMI | 8 April 2021

PTPP Optimistis Kinerja Bisnis 2021 Semakin Baik

Yuyus menegaskan, PTPP telah memiliki berbagai strategi yang dituangkan dalam Business Continues Plan (BCP) untuk tumbuh berkelanjutan.

EKONOMI | 8 April 2021

Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp 922.000 Per Gram

Harga emas Antam pada perdagangan Kamis (8/4/2021) mencapai Rp 922.000 per gram, turun Rp 2.000 dari perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS