Logo BeritaSatu

Oversupply Semen, Serikat Pekerja Tolak Pembangunan Pabrik Baru di Kaltim

Minggu, 11 April 2021 | 16:19 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Industri semen di Indonesia saat ini tengah menghadapi masalah kelebihan suplai. Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP ISI) Kiki Warlansyah mengungkapkan, pada 2020 lalu, sebanyak 42 juta ton semen tidak bisa terserap di pasar.

“Kondisi saat ini adalah per akhir tahun 2020, kapasitas produksi semen nasional itu sebanyak 117 juta ton. Sementara yang terserap di pasar hanya sekitar 75 juta ton, atau kita ada oversupply semen sebanyak 42 juta ton,” kata Kiki saat konferensi pers secara virtual, Minggu (11/4/2021).

Dengan adanya over suplai 42 juta ton tersebut, menurut Kiki apabila dibandingkan dengan pertumbuhan infrastruktur sekitar 7% per tahun, maka kondisi industri semen baru akan stabil pada tahun 2031. Di sisi lain, Kiki menyesalkan sikap pemerintah yang malah mengizinkan rencana pembangunan pabrik semen baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Isu terbaru saat ini pemerintah sedang berproses mengizinkan kembali pendirian pabrik semen baru di Kalimantan Timur, atau mempersiapkan sebuah bahan untuk pendirian ibu kota baru. Itu kapasitasnya nggak tanggung-tanggung, sebesar 15 juta ton. Kami dari federasi benar-benar menolak pendirian pabrik baru ini. Kenapa seperti itu? Secara nasional saja kita sudah kelebihan produksi 42 juta ton, sekarang akan ditambah 15 juta ton, tentu semakin besar,” ungkapnya.

Kiki menambahkan, di Kalimantan saat ini juga mengalami oversupply semen sebesar 2,9 juta ton. Ada dua pabrik yang berdiri di pulau tersebut, yaitu Indosemen dan Conch. Sementara di Sulawesi ada tiga pabrik semen, yaitu Tonasa, Bosowa dan Conch. Di Sulawesi pun mengalami over suplai 7,7 juta ton.

“Jadi, secara keseluruhan antara Kalimantan dan Sulawesi, saat ini sudah oversupply 10,6 juta ton, jadi untuk apa lagi ditambah pabrik baru dengan kapasitas 15 juta ton,” kata Kiki.

Dengan total over suplai secara nasional 42 juta ton, menurut Kiki kondisi ini membuat utilisasi pabrik hanya sekitar 60%. Sehingga dari empat line pabrik, otomatis satu line pabrik sudah berhenti. Hal tersebut akan berdampak pada pengurangan pendapatan karyawan hingga adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Untuk itu, Kiki meminta pemerintah tidak memberikan izin pendirian pabrik semen baru di Kaltim.

“Di 2018 saja industri semen sudah melakukan PHK sekitar 700 karyawan. Dengan adanya rencana pendirian pabrik di Kaltim, otomatis akan mengancam posisi buruh. Di saat yang 15 juta ton berproduksi, otomatis seluruh pabrik yang existing saat ini akan mengalami penurunan utilisasi,” kata Kiki.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Ditutup Menguat di Tengah Minggu yang Fluktuatif

Stoxx 600 pan- bursa Eropa bertambah 0,5% dengan saham perjalanan dan liburan menguat 2% memimpin kenaikan.

EKONOMI | 21 Mei 2022

POJK Perlindungan Konsumen Dorong Masyarakat Paham Haknya

Aturan perlindungan konsumen mendorong masyarakat lebih paham hak dan kewajibannya sebagai pengguna produk dan layanan jasa keuangan.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Investasi di GOTO, Ini Pandangan Pengamat Pasar Modal

Perusahaan yang berinvestasi di GOTO bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tetapi bisnis jangka panjangnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pengelolaan Arsip BP Jamsostek Raih Penghargaan ANRI

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan ANRI selama tahun 2021, BP Jamsostek berhasil mengungguli 31 kandidat lainnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pelayanan BBM Patra Niaga Selama LebaranDinilai Optimal

Keberhasilan memberikan pelayanan BBM tidak terlepas dari inovasi PT Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Raih Top BUMD 2022, Bank BJB Fokus Pelayanan bagi Nasabah

Bank BJB berhasil meraih penghargaan Top BUMD 2022 dengan peringkat 1 kategori BPD KBMI 2.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Catat Ya! Ini 3 Proyek TOD Paling Populer di Jabodetabek

Serpong Garden menempati peringkat pertama sebagai proyek TOD terpopuler di Jabodetabek, diikuti LRT City Bekasi dan Mahata Tanjung Barat.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pembayaran Kompensasi ke Pertamina Perlu Ada Kepastian Waktu

Pemerintah harus segera memberikan kepastian waktu pembayaran kompensasi BBM dan gas LPG ke Pertamina.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Perkuat Digitalisasi Layanan Keuangan, Reliance Group Investasi di Digi Asia

Reliance Group sebagai group perusahaan jasa keuangan terintegrasi mengumumkan investasi pada PT Digi Asia Bios (Digi Asia).

EKONOMI | 20 Mei 2022

Program Migor Rakyat Permudah Akses Penjualan Minyak Goreng

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama BUMN dan pelaku usaha terus memperluas akses penjualan minyak goreng melalui program Migor Rakyat.

EKONOMI | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Eropa Ditutup Menguat di Tengah Minggu yang Fluktuatif

Bursa Eropa Ditutup Menguat di Tengah Minggu yang Fluktuatif

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings