Hannover Messe 2021, Momentum Indonesia Tunjukkan Kemampuan Menuju Industri 4.0
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hannover Messe 2021, Momentum Indonesia Tunjukkan Kemampuan Menuju Industri 4.0

Minggu, 11 April 2021 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Partisipasi Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition akan memberikan manfaat luar biasa, terutama bagi sektor industri dan perekonomian.

Pameran teknologi industri terbesar di dunia yang digelar pada 12-16 April 2021 tersebut diharapkan mendukung Indonesia dalam melakukan national branding atas posisinya sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia dan pemain manufaktur global.

“Momentum ini juga dapat menjadi ajang menunjukkan kepada dunia tentang kemampuan sektor manufaktur di Indonesia dalam upaya bertransformasi menuju era industri 4.0,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (11/4/2021).

Hannover Messe merupakan pameran dagang terkemuka dunia untuk teknologi industri, dengan tradisi yang telah berjalan selama lebih dari 72 tahun. Eksibisi ini memiliki eksposur internasional yang kuat, sebagaimana dicirikan dalam penyelenggaraan di tahun 2019 yang mencatat lebih dari 6,500 exhibitors dari 75 negara di seluruh dunia dan menempati lahan seluas 227.000 meter persegi.

Agus menuturkan, keikutsertaan Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition yang pertama dari ASEAN ini menjadi salah satu bagian dari implementasi transformasi industri 4.0 yang arah kebijakannya dituangkan dalam Making Indonesia 4.0.

Sasaran utama inisiatif Making Indonesia 4.0 adalah menjadikan Indonesia sebagai 10 negara ekonomi terbesar dunia di tahun 2030 dengan tiga aspirasi utama, yaitu 10 persen kontribusi ekspor netto terhadap PDB, dua kali peningkatan produktivitas terhadap biaya, dan 2 pengeluaran pengeluaran penelitian dan pengembangan (R&D) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Tujuh sektor industri telah ditetapkan sebagai fokus prioritas Making Indonesia 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, industri elektronika, industri farmasi, dan industri alat kesehatan. Ketujuh sektor ini dipilih karena dapat memberikan kontribusi sebesar 70 persen dari total PDB manufaktur, 65 persen ekspor manufaktur, dan 60 persen pekerja industri.

“Kemperin menjalankan strategi prioritas untuk menyukseskan Making Indonesia 4.0 meliputi, perbaikan alur aliran material, mendesain ulang zona industri, akomodasi standard sustainability, pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM), membangun infrastruktur digital nasional, menarik investasi asing, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembentukan ekosistem inovasi, menerapkan insentif investasi teknologi, dan harmonisasi aturan dan kebijakan,” ujar Menperin.

Menurut Menperin, Indonesia sekaligus memanfaatkan ajang pameran teknologi terbesar di dunia ini untuk memperkenalkan kekuatan teknologi industri dan mendorong keterhubungan Indonesia dengan jejaring rantai suplai global.

“Selain itu, kami juga mendorong terjadinya transfer teknologi melalui keikutsertaan Indonesia dalam Hannover Messe 2021. Ajang ini juga menunjukkan akselerasi digital sektor industri di Indonesia yang juga dipicu oleh adanya pembatasan pergerakan dan interaksi di masa pandemi. Di titik inilah Revolusi Industri 4.0 menemukan momentumnya,” papar Menperin.

Ia menambahkan, Hannover Messe dikenal sebagai pameran teknologi manufaktur terbesar di dunia yang dihadiri oleh lebih dari 140 ribu pengambil keputusan.

“Kemudian, karena pameran ini bersifat digital, tentunya lebih mudah bagi peserta untuk dapat memaksimalkan online presence dan berkontak dengan calon buyers dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Pada Hannover Messe 2021: Digital Edition, Indonesia akan tampil dalam platform digital expo, conference, dan networking. Keikutsertaan Indonesia sebagai partner country didukung 156 eksibitor yang terdiri dari kementerian dan lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perguruan tinggi, dan perusahaan swasta nasional.

Dari jumlah tersebut, kontribusi eksibitor terbesar berasal dari perusahaan besar sebanyak 65 perusahaan, perusahaan start-up sebanyak 63 perusahaan, BUMN 14 perusahaan, delapan kawasan industri, empat kementerian dan lembaga, serta dua asosiasi industri.

Di antara 156 eksibitor, 93 di antaranya merupakan pendaftar baru dan 63 eksibitor merupakan calon peserta Hannover Messe 2020 yang dibatalkan pelaksanaannya akibat pandemi Covid-19.

Dalam rangkaian agenda Hannover Messe 2021, pemerintah telah menyiapkan beberapa kerja sama di bidang industri baik itu dalam kerangka Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B).

Hannover Messe 2021 akan menampilkan digitalisasi presentasi produk, beragam tema conference dan business matchmaking berbasis perangkat lunak, sehingga secara langsung merupakan terobosan, inovasi dalam eksibisi teknologi solusi industri.

“Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan investasi, kerjasama industri, dan kesepakatan bisnis. Lebih dari itu, diharapkan Indonesia semakin menjadi daya tarik di lingkungan global,” jelasnya.

Terdapat enam topik yang ditampilkan oleh Indonesia dalam Hannover Messe 2021: Digital Edition, yaitu automation, motion, & drives, digital ecosystems, energy solutions, engineered parts and solutions, new work, serta global business and markets.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Monopoli, Alibaba Didenda Rp 40 T

SAMR menjatuhkan denda 18,23 miliar yuan atau sekitar Rp 40,6 triliun kepada online marketplace terbesar Tiongkok, Alibaba, karena memonopoli pasar.

EKONOMI | 11 April 2021

BUMN Pertani Dipercaya Pemerintah Bisa Serap 300.000 Ton Gabah Petani

Untuk mewujudkan kegiatan serap gabah petani tersebut, Kementerian Pertanian menandatangani (MoU) dengan Pertani terkait program serap gabah petani.

EKONOMI | 11 April 2021

Subsidi Ongkir Harbolnas Ramadan Jangan untuk Produk Impor

Subsidi ongkir sebaiknya tidak diberikan untuk pembelian barang-barang impor yang ada di e-commerce.

EKONOMI | 11 April 2021

Pangkas Prosedur Pengiriman, SiCepat Ekspres Percepat Distribusi Paket

SiCepat Ekspres memberikan layanan pengiriman same day atau sampai di hari yang sama dengan biaya sama seperti layanan pengiriman reguler.

EKONOMI | 11 April 2021

Erick Thohir Dorong Pertashop Jadi Salah Satu Basis Penguatan Ekonomi Umat

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Pertashop untuk Pondok Pesantren di Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

EKONOMI | 11 April 2021

Oversupply Semen, Serikat Pekerja Tolak Pembangunan Pabrik Baru di Kaltim

Ketua FSP ISI Kiki Warlansyah mengungkapkan, pada 2020 lalu, sebanyak 42 juta ton semen tidak bisa terserap di pasar.

EKONOMI | 11 April 2021

Erick Thohir Minta BUMN Lebih Aktif dalam Pemerataan Ekonomi

Menteri BUMN Erick Thohir minta semua BUMN berpartisipasi dalam pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

EKONOMI | 11 April 2021

Tidak Mampu Bayar THR, Perusahaan Diminta Buka Laporan Keuangan

Apabila perusahaan merugi dan tidak mampu bayar THR, KSPI meminta perusahaan membuka laporan keuangan dua tahun terakhir.

EKONOMI | 11 April 2021

158 Nelayan Kepulauan Selayar Dapat Rusus

ebanyak 158 unit rumah khusus (Rusus) yang dibangun oleh Kempupera untuk nelayan di Kabupaten Kepulauan Selayar sudah siap dihuni.

EKONOMI | 11 April 2021

Klaim Covid-19 Capai Rp 39 T, BPJS Waspadai Potensi Fraud

Sampai dengan 6 April 2021, ada 629.911 klaim kasus Covid-19 yang diajukan oleh rumah sakit kepada BPJS Kesehatan dengan biaya sebesar Rp39,22 triliun.

EKONOMI | 11 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS