Rosan: Transisi Energi Sebuah Keniscayaan, tetapi Perlu Insentif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rosan: Transisi Energi Sebuah Keniscayaan, tetapi Perlu Insentif

Senin, 12 April 2021 | 21:17 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah dan pelaku industri sepakat bahwa transisi energi dari berbasis fosil menuju ke energi baru terbarukan (EBT) merupakan sebuah keniscayaan. Namun, akselerasi pengembangan EBT di Indonesia membutuhkan insentif dari pemerintah agar dapat bersaing dengan sumber energi fosil.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani, mengatakan biaya pembangkitan EBT terus turun dari tahun ke tahun. Ditambah lagi potensi EBT di Indonesia sangat besar, seperti panas bumi, angin dan air. “Transisi energi merupakan sebuah keniscayaan, tetapi dibutuhkan insentif dari pemerintah,” kata Rosan pada webinar bertema "Collaboration to Accelerate Investment, Innovation and Technology in the Energy and Mineral Resources Sector, Senin (12/4/2021).

Indonesia menargetkan mencapai bauran EBT sebesar 23% hingga 2025. Adapun pada 2020 realisasi bauran EBT hanya sebesar 11,2% atau 10,6 gigawatt (GW), sementara target 2025 sebesar 24 GW 2025.

Rosan mengatakan pemerintah berusaha secara bertahap menekan defisit migas dengan melakukan bauram energi dari batu bara ke EBT. Apalagi EBT akan melampaui energi fosil pada 2050.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial, mewakili Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan EBT. “Saat ini masih disiapkan rancangan perpres pembelian tenaga listrik EBT,” kata Ego.

Menteri ESDM Periode 2000 – 2009 Purnomo Yusgiantoro menyatakan transisi energi terkait erat dengan dua faktor, yaitu teknologi dan keekonomian. Purnomo mengindikasikan biaya pembangkitan EBT masih kurang bersaing dibanding biaya pembangkitan energi batu bara, terutama di wilayah Jawa. “Transisi energi membutuhkan bridging fuel, contohnya gas dan batubara yang menggunakan teknologi ramah lingkungan,” kata Purnomo.

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Martiono Hadianto, mengatakan perlunya kolaborasi antarsektor mulai sumber daya, pendidikan, perindustrian, perdagangan. "Pendidikan menjadi akar dari penguasaan teknologi dan inovasi," kata pria yang juga pernah menjabat Presiden Direktur Newmont Nusa Tenggara (NNT) ini.

Sementara Rektor Institut Teknologi PLN Iwa Garniwa menyoroti soal target bauran energi 23% pada 2025. Padahal realisasi hingga 2020 hanya 11,2%. "Saya perkirakan capaian pada 2025 maksimal tambahannya delapan persen jadi realistisnya 19-20%," kata Iwa.

Sejumlah pelaku industri berbasis batubara sudah mulai menjajaki potensi EBT. Contohnya PT Indika Energy Tbk, yang mempunyai visi mencatatkan 50% pendapatan dari non-batu bara pada 2025. PT Indika Energy Tbk membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah anak usahanya, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), di Paser, Kalimantan Timur.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BEI: Relaksasi Laporan Keuangan Tak Hambat Investor dapat Informasi

Pandemi dan terbatasnya aktivitas perusahaan tercatat berpengaruh pada penyusunan laporan keuangan.

EKONOMI | 12 April 2021

Julo Ajak Peminjam Bijak Pakai Kredit Digital

Saat ini, Julo telah melayani lebih dari 350.000 nasabah di 34 provinsi di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai ke Papua.

EKONOMI | 12 April 2021

Politisi Gerindra Khawatirkan Gelombang 3 Covid-19 Hantam Ekonomi Nasional

Jika gelombang ketiga covid-19 terjadi menurut Kamrussaman berpotensi menghancurkan fundamental ekonomi yang sedang susah payah diperbaiki setahun terakhir ini.

EKONOMI | 12 April 2021

Maybank Gelar Undian Berhadiah My Happy & Lucky Bank

Lewat program ini, Maybank berharap bisa meningkatkan animo nasabah bank untuk aktif bertransaksi finansial secara digital di M2U dan produk ritel bank lainnya.

EKONOMI | 12 April 2021

Tantangan Industri 4.0: Pelaku Industri Butuh Banyak Penyedia Teknologi

Penerapan praktik Industri 4.0 masih terkendala keterbatasan teknologi yang tersedia saat ini, baik untuk perangkat keras maupun perangkat lunak.

EKONOMI | 12 April 2021

Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UMKM Hipmi ke Australia

Dalam sambutannya, Mendag Muhammad Lutfi berharap Hipmi bisa menjadi penggerak ekspor Indonesia di masa yang akan datang.

EKONOMI | 12 April 2021

HIMKI Manfaatkan Teknologi Digital Dorong UMKM Berdaya Saing Global

Digitalisasi mendorong persaingan karena memungkinkan model bisnis yang inovatif sehingga mendongkrak kinerja perusahaan.

EKONOMI | 12 April 2021

Elnusa Pertahankan Peringkat AA- dari Pefindo

Peringkat AA- mencerminkan posisi perusahaan yang kuat serta adanya diversifikasi pendapatan di bisinis jasa pendukung dan gas (migas).

EKONOMI | 12 April 2021

Pertamina Siapkan Capex US$ 10,7 Miliar di Tahun Ini

Memasuki tahun 2021, Pertamina mengakselerasi kinerja operasional untuk mencapai target pertumbuhan lebih dari 20%.

EKONOMI | 12 April 2021

GAPMMI Optimistis Industri Makanan Olahan Menggeliat Jelang Ramadan

Menurut Adhi, sudah banyak ritel modern yang meminta pengiriman stok makanan olahan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

EKONOMI | 12 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS