Teten Ajak Pelaku Koperasi dan UMKM Susun Model Bisnis Industri Otomotif
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Teten Ajak Pelaku Koperasi dan UMKM Susun Model Bisnis Industri Otomotif

Selasa, 13 April 2021 | 10:48 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khususnya yang bergerak sebagai pemasok suku cadang otomotif di Tanah Air untuk bersama pemerintah menyusun model bisnis pada industri otomotif.

Teten Masduki saat berkunjung ke PT Rekadaya Multi Adiprima di Cileungsi, Jawa Barat, Senin (12/4/2021), mengatakan, ke depan perlu dikembangkan model bisnis industri otomotif yang melibatkan para pelaku koperasi dan UKM termasuk mendukung terbentuknya iklim dan ekosistem di dalamnya.

“Saya berharap antara Pemerintah dengan para pemangku k

epentingan terkait dapat duduk bersama dalam sebuah working group untuk mendesain model bisnis industri otomotif yang melibatkan koperasi dan UMKM,” kata Teten.

Menurut Teten, keterlibatan dan peran dunia usaha sangat diperlukan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah sebagai dasar penyusunan kebijakan.

“Kita akan melibatkan kementerian/lembaga termasuk Kemenperin di antaranya dalam working group ini,” katanya.

Terlebih ekosistem industri otomotif sangat besar market demand-nya yakni mencapai Rp400 triliun.

Di sisi lain, ia mengapresiasi PT Rekadaya Multi Adiprima yang melibatkan koperasi dalam memproduksi komponen otomotif dan banyak menggunakan bahan baku lokal, serat, dan limbah.

“Kami memerlukan masukan dan usulan-usulan yang lebih konkret dan lebih detail yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan kami bisa sampaikan ke Presiden,” katanya.

Teten mengunjungi PT RMA sebagai plasma dari koperasi dan para pelaku UMKM yang memproduksi komponen otomotif sebagai salah satu upaya untuk menghimpun dan mewadahi masukan dari para pelaku usaha termasuk UMKM di bidang otomotif.

“Pemerintah berupaya mendorong UMKM agar terintegrasi dengan rantai pasok industri nasional bahkan global karena saat ini baru 4,2 persen UMKM kita yang terhubung dengan rantai pasok global. Kita ingin menambah dan mendorong UMKM yang masuk ke industri,” katanya.

Pemerintah, kata Teten, saat ini ingin mengejar ketertinggalan untuk menambah rasio jumlah wirausaha di Indonesia yang sampai saat ini masih di bawah 4 persen.

Dalam rangka mendorong industri otomotif agar optimal menggunakan komponen dalam negeri, pihaknya berusaha meningkatkan peran koperasi dan UMKM dalam rantai pasok industri komponen otomotif.

Menurut data BPS, tercatat produksi penjualan mobil dari kuartal III ke IV 2020 naik 43,98 persen namun secara year on year masih turun sebesar 41,83 persen sementara penjualan sepeda motor turun 49 persen secara akumulasi tahunan.

Secara menyeluruh perdagangan mobil, motor, dan reparasi kendaraan bermotor mengalami kontraksi sebesar 9,71 persen pada kuartal IV/2020. Konsumsi masyarakat di tahan ini akan membaik, selaras dengan Data Gabungan Industri

Presiden Direktur PT Rekadaya Multi Adiprima Farri Aditya pada kesempatan yang sama mengatakan selama ini ada banyak peluang yang bisa dikembangkan untuk menjalin kemitraan dengan para pelaku koperasi dan UMKM.

Sejauh ini pihaknya sudah menjadi mitra dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk menampung bahan baku salah satunya serat kelapa dari petani lokal, yang tergabung dalam UKM dan koperasi, untuk penguatan ekonomi masyarakat kecil.

“Usaha di bidang komponen otomotif ini akan selalu dibutuhkan ke depan. Bahkan, untuk mobil-mobil hybrid masa depan tetap membutuhkan komponen otomotif seperti ini. Industri ini juga ada potensi untuk menyerap UMKM baru,” katanya.

PT RMA merupakan pemasok komponen industri otomotif nasional antara lain komponen metal stamping dan lain-lain serta sejak awal fokus pada produksi metal press untuk tensioner dan guide cam chain sepeda motor terkenal di Indonesia.

Perusahaan itu juga menjadi pioner dalam memproduksi insulator assy dush panel, insulator door trim untuk kendaraan roda empat (4 wheels) dan industri manufaktur lainnya di Indonesia, serta produsen original equipment manufacturing (OEM).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mentari Mulia Berjangka Menjadi Pialang dengan Pilihan Instrumen Investasi Terbanyak

Dengan memiliki produk investasi Contract for Difference Single Stock membuat Mentari Mulia Berjangka memiliki pilihan instrumen investasi terbanyak.

EKONOMI | 13 April 2021

Mendag: Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil di Hari Pertama Puasa

Kebutuhan pokok yang harganya naik di Pasar Kosambi Kota Bandung adalah minyak goreng.

EKONOMI | 13 April 2021

Industri 4.0 Wujudkan Indonesia Jadi Top 10 Ekonomi Global Tahun 2030

Pemerintah optimistis penerapan industri 4.0 dapat wujudkan visi besar untuk jadikan Indonesia bagian dari 10 negara yang miliki perekonomian terkuat di dunia.

EKONOMI | 13 April 2021

Emas Antam Dibanderol Turun Rp 924.000 Per Gram

Untuk pecahan 250 gram sebesar Rp 216,265 juta.

EKONOMI | 13 April 2021

Hannover Messe Kesempatan RI Tunjukan Eksistensi sebagai Negara Ekonomi Besar

"Indonesia harus bisa tampil dan menunjukkan eksistensi sebagai negara ekonomi besar," ungkap Airlangga.

EKONOMI | 13 April 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi Pagi Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.612-Rp 14.615 per dolar AS.

EKONOMI | 13 April 2021

IHSG Langsung ke Zona Merah di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 21,8 poin (0,4%) menjadi 5.925.

EKONOMI | 13 April 2021

Ekonomi Bangkit, Inflasi India Melonjak

Kenaikan inflasi dinilai masih belum konsisten dan hanya bersifat sementara.

EKONOMI | 13 April 2021

IHSG Diprediksi Tertekan, Ini Rekomendasi Sahamnya

Adapun level support berada di 5.892, 5.735 dan level resistance berada di 6.113, 6.230.

EKONOMI | 13 April 2021

IHSG Bersiap Terkena Aksi Jual, Ini Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.898 - 6.009.

EKONOMI | 13 April 2021


TAG POPULER

# Ragunan


# KKB


# Varian Covid-19


# Vaksinasi Covid-19


# India



TERKINI

Wali Kota Bitung: Jadikan Momen Idulfitri untuk Bangkit Lawan Covid-19

NASIONAL | 16 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS