Alibaba Hanya Didenda Ringan, Kekayaan Jack Ma Melonjak Rp 33 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Alibaba Hanya Didenda Ringan, Kekayaan Jack Ma Melonjak Rp 33 Triliun

Selasa, 13 April 2021 | 11:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Kekayaan Jack Ma melonjak US$ 2,3 miliar atau Rp 33 triliun setelah Tiongkok memberlakukan denda yang lebih ringan Alibaba. Seperti dilaporkan Bloomberg, Senin (12/4/2021), denda US$ 2,8 miliar (Rp 40 triliun) di Tiongkok tidak separah yang dikhawatirkan beberapa investor.

Tiongkok hanya mendasarkan denda pada 4% dari penjualan domestik Alibaba tahun 2019. Nilai itu jauh lebih kecil dari maksimum 10% yang diizinkan berdasarkan hukum Tiongkok.

Otoritas Tiongkok baru saja memberikan rekor denda antitrust pada Alibaba Group Holding Ltd. Perusahaan itu berterima kasih kepada pemerintah dan investor pun menarik napas lega.

Penerimaan penyimpanan Alibaba Amerika naik 9,3% pada Senin di New York. Kenaikan itu menjadi lompatan terbesar dalam hampir empat tahun.

Bagi Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce, kenaikan itu berarti kekayaannya meningkat US$ 2,3 miliar menjadi US$ 52,1 miliar (Rp748 triliun), menurut Bloomberg Billionaires Index.

Denda US$ 2,8 miliar tidak separah yang ditakuti beberapa investor dan hanya didasarkan pada 4% dari penjualan domestik perusahaan pada tahun 2019, jauh lebih kecil dari maksimum 10% yang diizinkan menurut hukum Tiongkok.

Saat raksasa internet itu harus menyesuaikan cara berbisnis, wakil ketuanya mengatakan regulator tidak akan memaksakan perombakan radikal dari strategi e-niaga dan kepala eksekutifnya menyatakan Alibaba siap untuk melanjutkan.

"Alibaba tidak akan mencapai pertumbuhan kami tanpa regulasi dan layanan pemerintah yang baik, dan pengawasan kritis, toleransi, dan dukungan dari semua konstituen kami sangat penting bagi perkembangan kami. Untuk ini, kami sangat berterima kasih dan hormat," kata perusahaan itu dalam satu surat terbuka.

Hingga tahun lalu, Jack Ma menjadi orang terkaya di Tiongkok. Dia telah kehilangan miliaran sejak regulator negaranya memulai kampanye anti-monopoli. Otoritas Tiongkok menghentikan penawaran umum perdana perusahaan pembayaran Ant Group Co. hanya dua hari sebelum dijadwalkan untuk go public.

Jack Ma sekarang orang terkaya ketiga di Tiongkok setelah Zhong Shanshan dari perusahaan air minum kemasan Nongfu Spring Co. dan Pony Ma dari Tencent Holdings Ltd.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Diharapkan Segera Menerbitkan PP Holding Ultra Mikro

Pemerintah diharapkan segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang pendirian holding BUMN ultra mikro.

EKONOMI | 13 April 2021

Larangan Mudik, Citilink Tetap Beroperasi Layani Logistik dan Penumpang Sesuai Kriteria

Maskapai Citilink Indonesia memastikanbtetap beroperasi selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 untuk melayani angkutan logistik.

EKONOMI | 13 April 2021

Cek Titik Nol Istana Negara di IKN, Suharso dan Fadjroel Sambangi Kaltim

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau rencana lokasi istana di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

EKONOMI | 13 April 2021

Indonesia-Jerman Perkuat Kerja Sama dalam Industri Kedirgantaraan

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman tandatangani Joint Declaration of Intent (JDoI) untuk memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur.

EKONOMI | 13 April 2021

Teten Ajak Pelaku Koperasi dan UMKM Susun Model Bisnis Industri Otomotif

Teten ajak para pelaku koperasi dan UMKM khususnya yang bergerak sebagai pemasok suku cadang otomotif agar susun bisnis otomotif.

EKONOMI | 13 April 2021

Mentari Mulia Berjangka Menjadi Pialang dengan Pilihan Instrumen Investasi Terbanyak

Dengan memiliki produk investasi Contract for Difference Single Stock membuat Mentari Mulia Berjangka memiliki pilihan instrumen investasi terbanyak.

EKONOMI | 13 April 2021

Mendag: Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil di Hari Pertama Puasa

Kebutuhan pokok yang harganya naik di Pasar Kosambi Kota Bandung adalah minyak goreng.

EKONOMI | 13 April 2021

Industri 4.0 Wujudkan Indonesia Jadi Top 10 Ekonomi Global Tahun 2030

Pemerintah optimistis penerapan industri 4.0 dapat wujudkan visi besar untuk jadikan Indonesia bagian dari 10 negara yang miliki perekonomian terkuat di dunia.

EKONOMI | 13 April 2021

Emas Antam Dibanderol Turun Rp 924.000 Per Gram

Untuk pecahan 250 gram sebesar Rp 216,265 juta.

EKONOMI | 13 April 2021

Hannover Messe Kesempatan RI Tunjukan Eksistensi sebagai Negara Ekonomi Besar

"Indonesia harus bisa tampil dan menunjukkan eksistensi sebagai negara ekonomi besar," ungkap Airlangga.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS