Pandemi, Pendapatan Mitra Pinasthika Mustika Menurun 30%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi, Pendapatan Mitra Pinasthika Mustika Menurun 30%

Selasa, 13 April 2021 | 15:08 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) bukukan penurunan pendapatan bersih mencapai 32,49% menjadi Rp 11,18 triliun pada 2020 dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya yakni Rp 16,56 triliun. Laba yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik juga terkoreksi 72.68% atau setara Rp 118,33 miliar.

Menanggapi hal tersebut, GM Corporate Communication & Sustainability Mitra Pinasthika Mustika Natalia Lusnita menjelaskan, pasar otomotif merupakan sektor usaha yang terkena imbas sangat besar dari pandemi Covid-19. Secara rinci pada tahun lalu penjualan mobil nasional di pasar domestik mengalami penurunan signifikan sebesar 48,35% dari 1.030.126 unit di tahun 2019 menjadi 532.027 unit di tahun 2020.

“Kondisi serupa juga dialami penjualan sepeda motor baru yang turun drastis 43,57% menjadi 4.361.008 unit di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar 6.487.460 unit,” jelasnya kepada Investor Daily, Selasa (13/4/2021).

Sejalan dengan lesunya sektor otomotif dan sektor lainnya, kata dia, industri pembiayaan juga terkena imbas, hal ini tercermin dari penurunan piutang pembiayaan lebih dari 18% secara nasional.

“Penurunan kinerja perseroan tersebut secara umumnya disebabkan karena pandemi Covid-19 yang terjadi sejak akhir kuartal pertama tahun 2020, dan peningkatan Non-Performing Loan (NPL) menjadi kontribusi utama penurunan kinerja,” ujar dia.

Sementara itu, berdasarkan arsip Investor Daily, untuk tahun 2021 Mitra Pinasthika Mustika optimistis dapat mencetak peningkatan penjualan hingga akhir 2021, meski industri otomotif belum sepenuhnya pulih. Perseroan menyiapkan berbagai strategi mulai dari efisiensi hingga mengembangkan bisnis secara non-organik.

Natalia mengungkapkan, strategi tersebut termasuk dalam recovery bisnis yang menjadi fokus perseroan pada 2021. Di tengah pelemahan industri otomotif saat ini, perseroan yakin strategi tersebut dapat meningkatkan kinerja hingga akhir tahun.

“Optimisme pasar pada sektor ritel dan distribusi diharapkan mengangkat realisasi pendapatan hingga 15% dan laba yang positif,” jelasnya kepada Investor Daily.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan mitra-mitra leasing untuk mempermudah penyaluran leasing. Perseroan juga terus berupaya mengembangkan portofolio produk ke konsumen di sektor transportasi dan asuransi. Serta, konsisten melihat peluang untuk mengembangkan bisnis secara non-organik, semisal potensi kerja sama atau aliansi dengan mitra strategis dari industri terkait.

Adapun pada tahun ini, perseroan menyiapkan capital expenditure berkisar Rp 600 sampai Rp 700 miliar yang akan digunakan untuk kegiatan rutin pembelian unit kendaraan baru kegiatan usaha rental MPM Rent.

"Untuk target laba bersih, kondisi saat ini masih sangat dinamis untuk kami bisa menetapkan angka pasti, tetapi kami tetap menargetkan positive bottom line," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengembang Rumah Subsidi Bidik Karyawan Industri Cikarang

Prospek pasar rumah sederhana atau rumah subsidi di tahun 2021 diprediksi akan meningkat tajam.

EKONOMI | 13 April 2021

Aprisindo Minta Pembayaran THR Mengedepankan Dialog Bipartit

Firman berharap perundingan secara bipartit dapat dilakukan apabila perusahaan tersebut memang masih mengalami kesulitan cash flow.

EKONOMI | 13 April 2021

Volatilitas Pasar Sudah Biasa, IHSG Masih Berpeluang ke 7.000 Tahun Ini

Menurut Chief Economist Tanamduit Ferry Latuhihin, peluang kenaikan IHSG hingga ke posisi 7.000 ini sejalan dengan data ekonomi yang diperkirakan membaik.

EKONOMI | 12 April 2021

Agar Tidak Boros, Ini Tips Mengatur Keuangan Saat Ramadan

Buatlah daftar prioritas sesuai kebutuhan terkait apa saja pengeluaran yang tergolong penting dan kurang penting.

EKONOMI | 13 April 2021

Survei Ovo: Empat dari 10 Orang Simpan THR untuk Tabungan Jangka Panjang

Sekitar 43% orang menggunakan seluruh THR-nya untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri.

EKONOMI | 13 April 2021

Pasar Modal Syariah Semakin Dilirik Investor Nonmuslim

Dalam satu dekade, jumlah investor syariah telah bertumbuh sebesar 17.191% dari 531 investor 2011 menjadi 91.703 investor per Februari 2021.

EKONOMI | 12 April 2021

UOBAM Indonesia Gandeng Tanamduit Hadirkan Reksa Dana IB-27

UOBAM IB-27 sebagai reksa dana indeks memiliki transparansi dalam hal alokasi aset.

EKONOMI | 13 April 2021

Hutama Karya; Rasio Kecukupan Pembangkit Listrik Indonesia Rendah

HK e-Index Indonesia saat ini masih berada di angka 0,26. Angka yang kecil jika dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki GDP di atas USD 10.000.

EKONOMI | 13 April 2021

ESDM Tambah Kuota Ekspor Batu Bara 75 Juta Ton

Kementerian ESDM menambah target ekspor batu bara pada tahun ini sebesar 75 juta ton mencapai 487,5 juta ton.

EKONOMI | 13 April 2021

Wahana Interfood Nusantara Proyeksi Ramadan Sumbang 25% Pendapatan

Wahana Interfood Nusantara memperkirakan pendapatan bulan ini akan menyumbang 25% dari target pendapatan perseroan tahun 2021.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS