Tujuh Fakta Menarik di Hannover Messe 2021
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tujuh Fakta Menarik di Hannover Messe 2021

Selasa, 13 April 2021 | 17:34 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mendapat kesempatan emas menjadi official partner country pada Hannover Messe 2021: Digital Edition yang berlangsung pada 12-16 April 2021. Perhelatan tersebut, sekaligus digadang-gadang sebagai ajang untuk pembuktian kepada dunia mengenai kesiapan manufaktur Indonesia dalam penerapan teknologi industri 4.0.

Dengan menjadi official partner country pada ajang tersebut di tahun 2021, Indonesia mengangtongi banyak keunggulan, misalnya kesempatan melakukan national branding atas posisinya sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia dan pemain manufaktur global.

“Momentum ini dapat menjadi ajang menunjukkan kepada dunia tentang kemampuan sektor manufaktur di Indonesia dalam upaya bertransformasi menuju era industri 4.0,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Di balik perhelatan tersebut, terdapat fakta-fakta menarik lainnya dari Hannover Messe 2021: Digital Edition. Dirangkum dari beberapa artikel yang dirilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebelumnya, berikut deretan fakta penting terkait Hannover Messe 2021 yang merupakan pameran teknologi tersebesar di dunia yang telah berjalan selama 72 tahun.

Pertama, Pameran Dagang Terbesar Dunia untuk Teknologi Industri. Hannover Messe memiliki eksposur yang kuat di dunia internasional. Setiap tahun, Hannover Messe rata-rata dihadiri 225.000 pengunjung yang merupakan level pemimpin dari perusahaan-perusahaan seluruh dunia. Selain itu, diliput sebanyak 2500 jurnalis dari 51 negara.

Anggota dewan pengelola Hannover Messe sekaligus CEO Deutsche Messe AG (DMAG), Jochen Köckler mengatakan, perhelatan pameran teknologi terbesar dunia itu menghadirkan 1.800 exhibitors, dengan 7.000 produk, 1.700 trade show premiere, 700 exhibitor live streaming, dan 1.150 pembicara.

Kedua, dibuka Presiden RI dan Kanselir Jerman Presiden RI Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan secara virtual pembukaan Hannover Messe 2021: Digital Edition. Peresmian oleh kedua pemimpin ini menandakan dimulainya pameran terbesar dunia untuk teknologi industri, yang telah berjalan selama lebih dari 72 tahun.

“Alhamdulillah, kita telah menyaksikan secara langsung Bapak Presiden Joko Widodo dan Kanselir Jerman, Angela Merkel meresmikan pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition. Artinya, gelaran bergengsi skala internasional ini merupakan event yang sangat penting dan luar biasa,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin malam (12/4).

Ketiga, Pertama Kali Digelar secara Digital

Pada tahun ini, perhelatan Hannover Messe 2021: Digital Edition untuk pertama kalinya digelar secara digital melalui platform online. Dalam ajang pameran terbesar itu Pemerintah Indonesia mengusung tema Making Indonesia 4.0 dan tagline Connect to Accelerate.

Anggota dewan pengelola Hannover Messe sekaligus CEO Deutsche Messe AG (DMAG), Jochen Köckler mengatakan, digelarnya Hannover Messe 2021 secara digital setelah melakukan konsultasi dengan komite exhibitor dan para peserta pameran, karena tidak memungkinkan melaksanakan pameran secara fisik pada kondisi pandemi Covid-19.

"Maka kami mengubah format Hannover Messe 2021 dari hybrid ke sepenuhnya digital, agar dapat memberikan kesempatan kepada semuanya yang terlibat untuk merencanakan keamanan dan sepenuhnya berkonsentrasi ke fitur digital, keputusan itu kami buat hari ini," kata Köckler.

Keempat, negara ASEAN Pertama

Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang mendapat kesempatan sebagai official partner country pada Hannover Messe 2021. “Pelaksanaan Hannover Messe merupakan perhelatan yang sangat penting bagi Indonesia dan juga menunjukkan Indonesia sebagai partner country adalah sebuah hal yang istimewa. Jadi, kami melihat, negara yang ditunjuk sebagai partner country adalah negara yang dinilai cukup maju di sektor industri,” ucap Menperin.

Setiap tahunnya, satu negara terpilih menjadi partner country Hannover Messe, di antaranya India (tahun 2015), Amerika Serikat (2016), Polandia (2017), Meksiko (2018), dan Swedia (2019). “Kehadiran Indonesia sebagai official partner country secara digital akan berlangsung selama setahun, sehingga kita bisa memaksimalkannya untuk mempromosikan kemampuan teknologi industri di tanah air,” ungkapnya.

Kelima, Indonesia Negara Mitra Terlama

Deutsche Messe AG (DMAG), pihak penyelenggara Hannover Messe, memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk dua kali menjadi negara mitra, yaitu di tahun 2021 untuk pameran dalam platform digital, serta tahun 2023 dalam penyelenggaraan secara langsung. Selain itu, Indonesia akan menjadi special feature pada Hannover Messe 2022. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara mitra terlama sepanjang sejarah Hannover Messe.

Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno menyebutkan, setidaknya keterikatan Indonesia dengan pameran ini berlangsung selama lima tahun. “Tahun 2018 mulai diskusi untuk pemilihan Indonesia sebagai negara mitra. Tahun 2019 sudah mulai melakukan berbagai persiapan dan road show untuk publikasi pameran. Di tahun 2020, kami sudah siap untuk menyelenggarakan pameran secara fisik. Akhirnya, di 2021 menjadi partner country untuk pameran yang untuk pertama kalinya dilangsungkan secara digital. Ini akan terus berlanjut sampai 2023 nanti,” jelas Dubes Oegroseno.

Keenam, mempererat Hubungan Kerjasama Indonesia-Jerman

Kesempatan menjadi official partner country pada Hannover Messe 2021 juga menjadi momentum untuk mempererat kerjasama antara Indonesia dan Jerman. Menteri Perindustrian mengibaratkan, Indonesia dan Jerman sebagai tokoh kembar pewayangan Nakula-Sadewa dalam pelaksanaan Hannover Messe 2021: Digital Edition ini. Kedua tokoh tersebut mencerminkan “kekembaran” atau kesamaan dari kedua negara, Indonesia dan Jerman, yang saling aktif menjalin kerja sama erat dan komprehensif di berbagai bidang, seperti ekonomi dan khususnya sektor industri.

Keikutsertaan dalam Hannover Messe 2021 Digital Edition diharapkan dapat meningkatkan investasi, kerja sama industri, dan kesepakatan bisnis. Lebih dari itu, diharapkan Indonesia semakin menjadi daya tarik di lingkungan global. “Partisipasi di Hannover Messe 2021 juga akan menjadi kontribusi Indonesia dalam kolaborasi untuk pemulihan ekonomi global pascapandemi,” papar Menperin.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan, Jerman ingin menjadikan Indonesia sebagai mitra utama dalam menjalankan transformasi digital. “Apalagi tahun depan Indonesia menjadi Ketua dalam G20 dan Jerman sebagai Ketua G7, sehingga kedua negara sama-sama berperan penting,” tuturnya.

Menurut Merkel, gelaran Hannover Messe 2021 juga menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Jerman dalam upaya memberikan kontribusi ekonomi dan pembangunan untuk kedua negara. “Selain itu, kedua negara berusaha untuk bersama mencari jalan keluar dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini, termasuk menguatkan rantai pasok,” imbuhnya. Ia juga mendukung pengembangan kerja sama Indonesia dan Jerman hingga tingkat global, khususnya di bidang ekonomi dan industri.

Ketujuh, Promosi dan Unjuk Gigi Perusahaan-perusahaan Nasional

Keikutsertaan Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition yang pertama dari ASEAN ini didukung 156 exhibitors yang terdiri dari kementerian dan lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perguruan tinggi, dan perusahaan swasta nasional.

Dari jumlah tersebut, kontribusi exhibitors terbesar berasal dari perusahaan besar sebanyak 65 perusahaan, start-up sebanyak 63 perusahaan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 14 perusahaan, delapan kawasan industri, empat kementerian dan lembaga, serta dua asosiasi industri. Di antara 156 exhibitors, 93 di antaranya merupakan pendaftar baru dan 63 exhibitor merupakan calon peserta Hannover Messe 2020 yang dibatalkan pelaksanaannya akibat pandemi COVID-19.

Pada Hannover Messe 2021, Indonesia menampilkan digitalisasi presentasi produk, beragam tema conference, dan business matchmaking berbasis perangkat lunak. Sehingga, secara langsung menunjukkan terobosan, inovasi, dan teknologi solusi industri.

“Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan investasi, kerja sama industri, dan kesepakatan bisnis. Lebih dari itu, diharapkan Indonesia semakin menjadi daya tarik di lingkungan global,” sebut Menteri Perindustrian.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini 5 Saham Teraktif Hari Ini

BBCA turun 1,07%, BBRI menurun 1,19%, BANK naik 10,13%, ASII stagnan, dan TBIG menguat 10,80%.

EKONOMI | 13 April 2021

Lima Saham Ini Diburu Asing Meski Indeks Melemah

Harga TBIG naik 10,80%, WSKT meningkat 2,03%, TLKM menguat 0,60%, BMRI dan WIKA stagnan.

EKONOMI | 13 April 2021

IHSG Ditutup Melemah, Saham Terregra Asia Pimpin Top Gainers

TGRA menguat 20,97%, TBIG naik 10,80%, BANK meningkat 10,13%, SAME melonjak 8,74%, dan CENT terangkat 8,21%.

EKONOMI | 13 April 2021

Waskita Karya dan SMI Tandatangi Perjanjian CSPA

PT Waskita Karya Tbk telah menyepakatai perjanjian tandatangan jual beli bersyarat untuk melakukan 2 transaksi.

EKONOMI | 13 April 2021

Dian Swastatika Sentosa Kuasai 19,9% Saham Smartfren

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) telah mengonversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) saham emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menjadi saham.

EKONOMI | 13 April 2021

Indonesia Perlu Kebijakan Komprehensif Capai Transisi Energi Transportasi

Indonesia telah meratifikasi regulasi penggunaan mobil listrik berupa insentif pajak untuk mencapai target transisi energi.

EKONOMI | 13 April 2021

Airlangga: Kebijakan Satu Peta Bantu Penyelesaian Konflik Penguasaan Lahan

Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah selalu berkomitmen untuk memprioritaskan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dari hulu hingga hilir.

EKONOMI | 13 April 2021

Bursa Eropa Datar, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Indeks Stoxx600 Eropa naik 0,24%, DAX Jerman naik 0,26%, FTSE Inggris turun 0,02%, CAC Prancis naik 0,29%, FTSE MIB Italia naik 0,44%.

EKONOMI | 13 April 2021

BKPM Gandeng China ENFI Bangun Industri Smelter Tembaga

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyambut baik dan mengapresiasi China ENFI atas minat investasinya di industri smelter tembaga di Kab. Fakfak, Papua Barat.

EKONOMI | 13 April 2021

Kembali Melemah, IHSG Ditutup di 5.927,4

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,36% ke 5.927,4 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (13/4/2021).

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS