Sempat Terhambat Pandemi, Ekspor Paraffin Wax Kembali Bergairah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sempat Terhambat Pandemi, Ekspor Paraffin Wax Kembali Bergairah

Selasa, 13 April 2021 | 17:18 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 sepanjang 2020 cukup menghambat laju ekspor berbagai produk di dunia. Salah satu yang terkena imbasnya adalah industri paraffin wax.

Diketahui, paraffin wax merupakan produk multimanfaat yang diperlukan oleh berbagai industri. Mulai dari industri lilin, ban, batik, balsem, pemberantas hama, hingga kosmetika.

Saat ini, Indonesia memiliki PT Kirana Mitraabadi yang merupakan produsen paraffin wax dalam negeri sejak 2010. Tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, PT Kirana Mitraabadi juga mengekspor paraffin wax ke berbagai negara.

Tak heran jika perusahaan ini merasakan dampak pandemi tersebut. Aktivitas ekspor mereka cukup terganggu karena pandemi.

Padahal, ekspor PT Kirana Mitraabadi bisa dianggap sangat strategis sebab produknya merupakan salah satu elemen hilirisasi penting bagi produk Pertamina. Produk olahannya yang diekspor menjadi wujud pertambahan nilai bagi produk Pertamina. Akibat pandemi, terhambat pula aliran ekspor bernilai tambah dari Indonesia.

"Cukup menjadi hambatan ya pandemi ini pada 2020. Ekspor kami sempat terhenti. Permintaan dari beberapa negara tak bisa kami penuhi karena persoalan regulasi pad amasa pandemi di negara yang bersangkutan, ketersediaan pengiriman, serta biaya kirim yang tinggi," papar Direktur Utama PT Kirana Mitraabadi, Edo Lesmana, dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Selasa (13/4/2021).

Untungnya, sejak awal 2021, alur ekspor mulai bergerak kembali. Segala rintangan, termasuk biaya pengiriman, mulai mendekati titik normal. Beberapa industri dari beberapa negara langsung mengirimkan pesanan. Banyak industri domestik pun tak beda.

Sebelumnya, paraffin wax biasanya diimpor dari Tiongkok. Industri-industri di Indonesia selama ini mengimpor paraffin wax dari Negeri Tirai Bambu. Kehadiran PT Kirana Mitraabadi sejak 2010 cukup menekan angka impor komoditas multiguna tersebut dengan memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Kami berharap kehadiran kami mampu membantu pemerintah dan bangsa Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik sehingga mampu menekan impor. Kami bahkan sudah mampu memenuhi permintaan global sehingga mampu meningkatkan volume ekspor dari Indonesia," jelas Edo.

Hingga kini, PT Kirana Mitraabadi telah mengekspor paraffin wax dan produk-produk turunannya ke Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Asia, Australia, dan bahkan Afrika. Pada 2021 ini, paraffin wax produksi mereka mulai mengalir kembali ke benua-benua tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Nasabah MNC Sekuritas Tumbuh 49,9%

Pendapatan MNC Sekuritas dari platform perdagangan saham secara online (online trading) (MNC Trade New) tumbuh 555,8% menjadi Rp 22,6 miliar.

EKONOMI | 13 April 2021

Tujuh Fakta Menarik di Hannover Messe 2021

Indonesia mendapat kesempatan emas menjadi official partner country pada Hannover Messe 2021: Digital Edition yang berlangsung pada 12-16 April 2021.

EKONOMI | 13 April 2021

Ini 5 Saham Teraktif Hari Ini

BBCA turun 1,07%, BBRI menurun 1,19%, BANK naik 10,13%, ASII stagnan, dan TBIG menguat 10,80%.

EKONOMI | 13 April 2021

Lima Saham Ini Diburu Asing Meski Indeks Melemah

Harga TBIG naik 10,80%, WSKT meningkat 2,03%, TLKM menguat 0,60%, BMRI dan WIKA stagnan.

EKONOMI | 13 April 2021

IHSG Ditutup Melemah, Saham Terregra Asia Pimpin Top Gainers

TGRA menguat 20,97%, TBIG naik 10,80%, BANK meningkat 10,13%, SAME melonjak 8,74%, dan CENT terangkat 8,21%.

EKONOMI | 13 April 2021

Waskita Karya dan SMI Tandatangi Perjanjian CSPA

PT Waskita Karya Tbk telah menyepakatai perjanjian tandatangan jual beli bersyarat untuk melakukan 2 transaksi.

EKONOMI | 13 April 2021

Dian Swastatika Sentosa Kuasai 19,9% Saham Smartfren

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) telah mengonversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) saham emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menjadi saham.

EKONOMI | 13 April 2021

Indonesia Perlu Kebijakan Komprehensif Capai Transisi Energi Transportasi

Indonesia telah meratifikasi regulasi penggunaan mobil listrik berupa insentif pajak untuk mencapai target transisi energi.

EKONOMI | 13 April 2021

Airlangga: Kebijakan Satu Peta Bantu Penyelesaian Konflik Penguasaan Lahan

Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah selalu berkomitmen untuk memprioritaskan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dari hulu hingga hilir.

EKONOMI | 13 April 2021

Bursa Eropa Datar, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Indeks Stoxx600 Eropa naik 0,24%, DAX Jerman naik 0,26%, FTSE Inggris turun 0,02%, CAC Prancis naik 0,29%, FTSE MIB Italia naik 0,44%.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS