BPK Temukan Pembayaran Pengadaan Mobil Damkar Lebih Rp 6,5 Miliar, DPRD: Pemprov DKI Ceroboh
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPK Temukan Pembayaran Pengadaan Mobil Damkar Lebih Rp 6,5 Miliar, DPRD: Pemprov DKI Ceroboh

Selasa, 13 April 2021 | 23:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI August Hamonangan menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta perihal pengadaan mobil pemadam kebakaran di Dinas Gulkarmat pada APBD 2019 yang lebih bayar atau lebih mahal Rp 6,5 miliar dari harga pasar. Menurut August, selisih harga Rp 6,5 miliar tersebut seharusnya bisa membiayai ratusan hidran mandiri untuk kawasan rawan kebakaran.

“Pemprov DKI sangat ceroboh dan tidak transparan dalam mengelola uang rakyat. Tidak heran masih ditemukan anggaran janggal dan kemahalan seperti mobil pemadam ini, selisih miliaran rupiah ini harusnya bisa membiayai hidran mandiri yang lebih bermanfaat untuk warga,” ujar August kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

BPK mencatat total indikasi kerugian daerah sebesar Rp 6,52 miliar dihitung dari selisih harga kontrak dengan harga riil untuk 4 item berbeda dengan rincian selisih harga antara lain unit submersible Rp 761,67 juta, unit quick response Rp 3,48 miliar, unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal (robot LUF 60) Rp 844,19 juta, dan unit pengurai material kebakaran (robot MVF-5) Rp 1,43 miliar.

August menilai Pemprov DKI juga gagal menyusun prioritas anggaran dan mendahulukan pembelian robot pemadam kebakaran mahal yang sulit digunakan untuk mengatasi kebakaran di Jakarta ketimbang mengedepankan pengadaan hidran mandiri dan pelatihan SKKL atau sukarelawan pencegah kebakaran yang lebih dibutuhkan.

“Untuk peristiwa kebakaran kecepatan menjadi kunci utama, semakin cepat api dipadamkan, semakin minimal resiko dapat ditekan,” tambahnya.

Pada kebakaran Pasar Kambing pekan lalu misalnya, Dinas Gulkarmat membutuhkan waktu 10 menit untuk tiba di lokasi kebakaran, pada kurun waktu tersebut kebakaran yang terjadi di lapak perabotan di Pasar Lontar merembet ke lapak buah dan kelontong sehingga menyebabkan 174 lapak hangus terbakar dan kerugian mencapai Rp 1 Miliar.

“Dinas Gulkarmat tidak bisa bekerja sendiri, perlu didukung pengadaan sarana dan prasarana yang tepat, pembangunan hidran mandiri di lokasi padat penduduk dan lingkungan pasar harus jadi prioritas. Lalu perkuat dengan sistem sprinkler di fasilitas umum,” pungkas August.

Sebagaimana diketahui, BPK DKI Jakarta menemukan kejanggalan dalam pembayaran empat paket pengadaan alat pemadam kebakaran DKI dengan indikasi kelebihan pembayaran sebesar Rp 6,5 miliar. Berikut ini adalah rinciannya:

1. Unit Submersible
Harga riil: Rp 9.034.148.661,34
Nilai kontrak: Rp 9.795.825.000,00
selisih: Rp 761.676.338,66

2. Unit quick response
Harga riil: Rp 36.207.763.307,84
Nilai kontrak: Rp 39.689.491.500,00
selisih: Rp 3.481.728.192,16

3. Unit Penanggulangan Kebakaran pada Sarana Transportasi Massal
Harga riil: Rp 7.016.107.145,00
Nilai kontrak: Rp 7.860.300.000,00
selisih: Rp 844.192.855,00

4. Unit pengurai material
Harga riil: Rp 32.056.593.082,00
Nilai kontrak: Rp 33.490.295.500,00
selisih: Rp 1.433.702.418,00

Total selisih atau kelebihan pembayarannya 6.521.299.803,82.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lucy in the Sky Siapkan Ekspansi Bisnis Setelah IPO

Lucy in the Sky berencana membuka tujuh gerai baru dengan menawarkan konsep yang menarik, setelah go public di bursa saham pada bulan April 2021.

EKONOMI | 13 April 2021

Skema Kompensasi dari Pemerintah Jadi Game Changer Kinerja PGN

Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN selama 2020 memburuk.

EKONOMI | 13 April 2021

Instamoney dan Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Pengiriman Dana

Melalui kolaborasi dengan Pos Indonesia, Instamoney membawa inovasi baru transfer dana di Indonesia.

EKONOMI | 13 April 2021

Divaluasi US$ 39,6 M, Grab Akan Listing di Nasdaq

Grab akan mencatatkan diri di pasar modal AS Nasdaq dengan kode GRAB setelah merger dengan Altimeter Growth Corp.

EKONOMI | 13 April 2021

Manajemen Zebra Nusantara Berharap Suspensi Saham Segera Dibuka

Saat ini, harga saham Zebra Nusantara berada di posisi Rp 840 per saham. Padahal sebelumnya saham ZBRA masuk ke dalam kategori saham Rp 50.

EKONOMI | 13 April 2021

Terdampak Pandemi, Cahayaputra Asa Keramik Bukukan Pendapatan Rp 217 Miliar

PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CALL) berhasil mencatatkan pendapatan bersih pada akhir 2020 sebesar Rp 217,01 miliar, menurun sekitar 25,01%.

EKONOMI | 13 April 2021

Crown Group Bakal Buka The Grand Shopping Center Juli 2021

Menurut Prisca, lima gerai ritel lainnya sedang dalam proses negosiasi tentang ruang sewa.

EKONOMI | 13 April 2021

Pelaku Usaha Keberatan atas Kenaikan Tarif Logistik di Pelabuhan Tanjung Priok

Kadin mengajukan keberatan atas kebijakan PT Pelindo II menaikkan sejumlah pos tarif berkisar antara 7% sampai 39% di Pelabuhan Tanjung Priok.

EKONOMI | 13 April 2021

Sempat Terhambat Pandemi, Ekspor Paraffin Wax Kembali Bergairah

Paraffin wax merupakan produk multimanfaat yang diperlukan oleh aneka industri. Mulai dari lilin, ban, batik, balsem, pemberantas hama, hingga kosmetika.

EKONOMI | 13 April 2021

Nasabah MNC Sekuritas Tumbuh 49,9%

Pendapatan MNC Sekuritas dari platform perdagangan saham secara online (online trading) (MNC Trade New) tumbuh 555,8% menjadi Rp 22,6 miliar.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS