Emas Naik Dipicu Inflasi AS yang Kuat dan Pelemahan Dolar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Emas Naik Dipicu Inflasi AS yang Kuat dan Pelemahan Dolar

Rabu, 14 April 2021 | 07:55 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (14/4/2021) setelah data menunjukkan kenaikan tajam inflasi AS sehingga mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan menekan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 14,9 atau 0,86% menjadi US$ 1.747,6 per ons.

"Kami perlu melihat beberapa inflasi untuk membuat emas bergerak dan kami melihatnya hari ini dengan angka IHK itu," kata analis RJO Futures Bob Haberkorn, menambahkan bahwa dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah juga mendukung kenaikan emas.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/4/2021) bahwa indeks harga konsumen AS naik 0,6% pada Maret dari bulan sebelumnya dan 2,6% dari setahun lalu, menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Harga-harga konsumen AS naik paling tinggi dalam 8,5 tahun pada Maret, memicu apa yang diperkirakan sebagian besar ekonom akan menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Sementara dolar AS melemah ke posisi terendah 3 minggu setelah data tersebut, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun juga menurun.

Mendukung aset safe-haven emas lebih lanjut adalah kekhawatiran yang diangkat oleh keputusan para pejabat kesehatan AS untuk merekomendasikan jeda penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, kata para analis.

"Saat ini, kita perlu melihat penembusan yang menentukan di atas US$ 1.765 untuk memicu gelombang pembelian naik hingga US$ 1.800," kata Kepala analis Blue Line Futures Phillip Streible di Chicago.

"Level US$ 1.750 menjadi resistensi kuat, jadi kami naik mendekati level itu," katanya, menambahkan bahwa risiko geopolitik terkait Iran yang meningkatkan pengayaan nuklirnya juga memicu banyak pembelian emas dan perak.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman Mei naik 55,9 sen atau 2,25% menjadi US$ 25,426 per ons. Platinum pengiriman Juli turun US$ 17,7 atau 1,51% menjadi US$ 1.157,1 per ons.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Simak Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.874 - 5.983.

EKONOMI | 14 April 2021

Dibayangi Penghentian Vaksin J&J, Harga Minyak Mampu Menguat Dipicu Data Tiongkok

Minyak mentah berjangka Brent naik 64 sen, atau 1%, menjadi US$ 63,91 per barel.

EKONOMI | 14 April 2021

Inflasi Tinggi, S&P 500 Cetak Rekor Meski Vaksin J&J Dihentikan Sementara

Indeks S&P 500 naik 0,33% menjadi 4.141,59 mencetak rekor penutupan tertinggi baru.

EKONOMI | 14 April 2021

Bursa Eropa Menguat, Investor Fokus Data Ekonomi dan Kinerja Perusahaan

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi perdagangan naik 0,1% dengan saham ritel menguat 1,6%.

EKONOMI | 14 April 2021

Dukung Pemerintah, Bright PLN Batam Vaksinasi Ribuan Pekerja dan Mitra

Salah satu kunci bangkitnya ekonomi adalah keberhasilan vaksinasi.

EKONOMI | 14 April 2021

BPK Temukan Pembayaran Pengadaan Mobil Damkar Lebih Rp 6,5 Miliar, DPRD: Pemprov DKI Ceroboh

August Hamonangan menyoroti temuan BPK DKI Jakarta perihal pengadaan mobil pemadam kebakaran.

EKONOMI | 13 April 2021

Lucy in the Sky Siapkan Ekspansi Bisnis Setelah IPO

Lucy in the Sky berencana membuka tujuh gerai baru dengan menawarkan konsep yang menarik, setelah go public di bursa saham pada bulan April 2021.

EKONOMI | 13 April 2021

Skema Kompensasi dari Pemerintah Jadi Game Changer Kinerja PGN

Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN selama 2020 memburuk.

EKONOMI | 13 April 2021

Instamoney dan Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Pengiriman Dana

Melalui kolaborasi dengan Pos Indonesia, Instamoney membawa inovasi baru transfer dana di Indonesia.

EKONOMI | 13 April 2021

Divaluasi US$ 39,6 M, Grab Akan Listing di Nasdaq

Grab akan mencatatkan diri di pasar modal AS Nasdaq dengan kode GRAB setelah merger dengan Altimeter Growth Corp.

EKONOMI | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS