Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan

Rabu, 14 April 2021 | 19:34 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Agus Puji Prasetyono mengatakan, potensi pemanfaatan Faba atau abu hasil pembakaran batu bara di PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) atau industri sangat besar dan menjanjikan. Terlebih, batu bara menjadi sumber energi utama sejumlah PLTU yang ada di Tanah Air.

"Faba bukan masuk kategori B3. Dan bisa dijadikan bahan campuran semen, bahan bangunan, konblok, dan lainnya. Faba sesuai PP Nomor 22/2021 tidak termasuk limbah B3," kata Agus Puji pada Webinar "Optimalisasi Pemanfaatan Faba Sumber PLTU Untuk Kesejahteraan Masyarakat" di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menurut Agus, konsumsi batu bara di Indonesia sekitar 151 juta ton per tahun. Emas hitam itu paling banyak digunakan untuk PLTU serta beberapa industri seperti semen dan lain di Tanah Air. Bisa dibayangkan, berapa besarnya Faba yang dihasilkan di Indonesia dan bisa diolah kembali.

"Faba bisa diolah menjadi aneka produk baru bernilai ekonomi tinggi. Ini tantangan bagi kita semua, khususnya pelaku industri terkait, termasuk UMKM yang makin banyak dan kreatif," kata Agus.

Menurut Agus, dari Faba yang dihasilkan industri di Indonesia, memberi peluang untuk pemberdayaan UMKM nasional. Mereka bisa ikut mengolah dan memberdayakan Faba menjadi aset bernilai ekonomi tinggi. Pengalaman membuktikan, abu batubara itu bisa diolah menjadi bahan campuran semen, batu bata, konblok dan lainnya.

"Proses ini akan sangat membantu, karena limbah dari proses industri langsung diolah dan dimanfaatkan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi," jelas Agus.

Menurut perhitungan DEN, dari industri pengolah Faba, bisa mendorong penciptaan lapangan kerja baru sampai 566.000 orang lebih. Sedang nilai tambah yang bisa dihasilkan mencapai kisaran Rp4,1 triliun per tahun. "Ini potensi ekonomi yang sangat besar dan menjanjikan di tengah kondisi pandemi yang beku berakhir," tambahnya.

Sementara, Antonius R Artono, Ketua Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) dan mantan Direktur Operasi PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero) mengatakan, dari potensi Faba yang dihsilan di Indonesia natara 5 juta ton sampai 7 juta ton, baru sekitar 10% yang bisa dimanfaatkan.

"Ke depan bisa lebih dioptimalkan lagi, sekaligus menarik bagi investor untuk terjun langsung ke bisnis masih terbuka luas ini," kata dia.

Pengalaman saat menjadi Direktur Operasi PT Indonesia Power dan melakukan studi banding ke Korea Selatan, disana, menurutnya pemanfaatan Faba dilakukan secara afektif dan efisien.

"Industri pengolahan Faba dibangun di dekat PLTU (PLTU Buyong Korsel, setara dengan PLTU Suralaya di Indonesia). Dengan begitu, tak membutuhkan biaya dan transportasi besar. Sedang bahan baku terus mengalih dari PLTU dan bisa diolah menjadi berbagai bahan baku kontruksi di Korsel," kata Antonius.

Cara-cara seperti Korsel ini, sambungnya akan sangat tepat dibangun di Indonesia. Apalagi jika PLTU itu dibangun di mulut tambang, maka otomatis akan menjadi kluster industri terpadu yang bisa memberikan nilai tambah besar untuk bangsa dan negara.

Kendati begitu, papar dia, pemanfaatan Faba harus tetap menggunakan produk iptek yang baik dan ramah lingkungan. Bila perlu, tambahnya, pemanfaatan batubara dilakukan dengan teknologi ramah lingkungan.

"Dan Faba yang dihasilkan diolah menjadi produk lain yang bernilai tinggi dengan teknologi baik dan ramah lingkungan. Dengan begitu, penggunaan batubara dan Faba yang dihasilkan bukan lagi momok yang menakutkan. Tapi sebaliknya menjadi aset ekonomi yang bernilai tinggi," kata Antonius.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengembang Properti Berebut Konsumen Milenial

Menurut Rudy, konsumen milenial memiliki karakteristik tersendiri dalam memilih produk properti.

EKONOMI | 14 April 2021

Kak Seto: Nama Saya Dicatut untuk Kepentingan Persaingan Dagang

Masalah yang menyangkut makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan itu merupakan ranahnya Badan Pengawas Makanan dan Minuman (BPOM).

EKONOMI | 14 April 2021

Pengaduan Produk Asuransi ke OJK Didominasi Mis-Selling

Pengaduan dari masyarakat kepada OJK terhadap industri asuransi masih didominasi ketidaksesuaian produk layanan dengan penawaran.

EKONOMI | 14 April 2021

BI Dorong Masyarakat Pakai Pecahan Rp 75.000 untuk THR Lebaran

Kini satu KTP bisa untuk menukar 100 lembar pecahan Rp 75.000.

EKONOMI | 14 April 2021

Kreasi Teknologi Akuisisi Seluruh Saham Wirecard Indonesia

PT Kreasi Teknologi yang merupakan perusahaan induk dari 50 perusahaan bertekad menjadi perusahaan terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara.

EKONOMI | 14 April 2021

Emiten Furnitur Chitose Perkuat Penjualan Sektor Pendidikan

Chitose akan memfokuskan penjualan furnitur pada sektor pendidikan yang ditargetkan berkontribusi sebesar 50% dari total penjualan.

EKONOMI | 14 April 2021

Cegah Mis-Selling, Agen Asuransi Harus Pahami Standar Praktik dan Kode Etik

Perusahaan asuransi jiwa untuk memastikan bahwa tenaga pemasar atau agen asuransinya memahami standar praktik dan kode etik pemasar AAJI.

EKONOMI | 14 April 2021

Maret, Dana Kelolaan Sinarmas Asset Management Tembus Rp 30,81 Triliun

PT Sinarmas Asset Management (SAM) mencatat dana kelolaan sebesar Rp 30,81 triliun hingga kuartal I-2021.

EKONOMI | 14 April 2021

Kebijakan Harga Gas Berimbang untuk Hindari Kerugian

Pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan harga gas industri yang menguntungkan semua pihak, sehingga tidak menimbulkan kerugian di satu sisi.

EKONOMI | 14 April 2021

Ada Relaksasi PPnBM, Penjual Mobil di Maret 2021 Naik 84,8%

Adanya relaksasi PPNBM untuk kendaraan bermotor yang berlaku mulai Maret 2021 turun mendongkrak penjualan mobil.

EKONOMI | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS