Logo BeritaSatu

Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan

Rabu, 14 April 2021 | 19:34 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Agus Puji Prasetyono mengatakan, potensi pemanfaatan Faba atau abu hasil pembakaran batu bara di PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) atau industri sangat besar dan menjanjikan. Terlebih, batu bara menjadi sumber energi utama sejumlah PLTU yang ada di Tanah Air.

"Faba bukan masuk kategori B3. Dan bisa dijadikan bahan campuran semen, bahan bangunan, konblok, dan lainnya. Faba sesuai PP Nomor 22/2021 tidak termasuk limbah B3," kata Agus Puji pada Webinar "Optimalisasi Pemanfaatan Faba Sumber PLTU Untuk Kesejahteraan Masyarakat" di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menurut Agus, konsumsi batu bara di Indonesia sekitar 151 juta ton per tahun. Emas hitam itu paling banyak digunakan untuk PLTU serta beberapa industri seperti semen dan lain di Tanah Air. Bisa dibayangkan, berapa besarnya Faba yang dihasilkan di Indonesia dan bisa diolah kembali.

"Faba bisa diolah menjadi aneka produk baru bernilai ekonomi tinggi. Ini tantangan bagi kita semua, khususnya pelaku industri terkait, termasuk UMKM yang makin banyak dan kreatif," kata Agus.

Menurut Agus, dari Faba yang dihasilkan industri di Indonesia, memberi peluang untuk pemberdayaan UMKM nasional. Mereka bisa ikut mengolah dan memberdayakan Faba menjadi aset bernilai ekonomi tinggi. Pengalaman membuktikan, abu batubara itu bisa diolah menjadi bahan campuran semen, batu bata, konblok dan lainnya.

"Proses ini akan sangat membantu, karena limbah dari proses industri langsung diolah dan dimanfaatkan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi," jelas Agus.

Menurut perhitungan DEN, dari industri pengolah Faba, bisa mendorong penciptaan lapangan kerja baru sampai 566.000 orang lebih. Sedang nilai tambah yang bisa dihasilkan mencapai kisaran Rp4,1 triliun per tahun. "Ini potensi ekonomi yang sangat besar dan menjanjikan di tengah kondisi pandemi yang beku berakhir," tambahnya.

Sementara, Antonius R Artono, Ketua Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) dan mantan Direktur Operasi PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero) mengatakan, dari potensi Faba yang dihsilan di Indonesia natara 5 juta ton sampai 7 juta ton, baru sekitar 10% yang bisa dimanfaatkan.

"Ke depan bisa lebih dioptimalkan lagi, sekaligus menarik bagi investor untuk terjun langsung ke bisnis masih terbuka luas ini," kata dia.

Pengalaman saat menjadi Direktur Operasi PT Indonesia Power dan melakukan studi banding ke Korea Selatan, disana, menurutnya pemanfaatan Faba dilakukan secara afektif dan efisien.

"Industri pengolahan Faba dibangun di dekat PLTU (PLTU Buyong Korsel, setara dengan PLTU Suralaya di Indonesia). Dengan begitu, tak membutuhkan biaya dan transportasi besar. Sedang bahan baku terus mengalih dari PLTU dan bisa diolah menjadi berbagai bahan baku kontruksi di Korsel," kata Antonius.

Cara-cara seperti Korsel ini, sambungnya akan sangat tepat dibangun di Indonesia. Apalagi jika PLTU itu dibangun di mulut tambang, maka otomatis akan menjadi kluster industri terpadu yang bisa memberikan nilai tambah besar untuk bangsa dan negara.

Kendati begitu, papar dia, pemanfaatan Faba harus tetap menggunakan produk iptek yang baik dan ramah lingkungan. Bila perlu, tambahnya, pemanfaatan batubara dilakukan dengan teknologi ramah lingkungan.

"Dan Faba yang dihasilkan diolah menjadi produk lain yang bernilai tinggi dengan teknologi baik dan ramah lingkungan. Dengan begitu, penggunaan batubara dan Faba yang dihasilkan bukan lagi momok yang menakutkan. Tapi sebaliknya menjadi aset ekonomi yang bernilai tinggi," kata Antonius.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PPM Manajemen Paparkan Kesiapan Menyambut Datangnya Generasi Z

PPM Manajemen menyelenggarakan customer gathering untuk menjamin para rekanannya yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN, pemerintahan dan swasta.

EKONOMI | 24 September 2022

Peran PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar Diapresiasi

Pendampingan yang dilakukan PNM terhadap nasabah Mekaar terkait literasi keuangan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM serta Gubernur Sulut.

EKONOMI | 24 September 2022

BRIN Ingin Dekatkan Generasi Muda ke Aktivitas Riset

Melalui InaRIE, Badan Riset dan Inovasi NasionaI (BRIN) ingin generasi muda dapat lebih dekat dengan aktivitas riset dan inovasi.

EKONOMI | 24 September 2022

Pertemuan Menteri Pertanian G-20 Segera Digelar, Ini Isu yang Dibahas

Pertemuan para Menteri Pertanian G-20 nantinya akan membahas komitmen dan upaya bersama dalam sisi pangan berkelanjutan.

EKONOMI | 24 September 2022

Setiap Orang di Indonesia Buang Sampah 300 Kg Per Tahun

Kemenkop UKM mendorong pelaku UMKM menuju Indonesia bersih sampah, melalui kemitraan bank sampah dengan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS).

EKONOMI | 24 September 2022

Gandeng Supermarket Ukraina, Binance Aktifkan Pembayaran Kripto

Pelanggan yang menggunakan Dompet Binance Pay untuk membayar pesanan mereka akan memenuhi syarat untuk mengikuti program reward.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Yakin Ekonomi Syariah Bisa Dorong Indonesia Jadi Negara Maju

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meyakini ekonomi dan keuangan syariah mempunyai peran sentral dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju di 2045.

EKONOMI | 24 September 2022

Lintasarta Cloudeka Digischool Hadirkan Kurikulum Developer Gratis

Lintasarta lewat program CSR Lintasarta Cloudeka Digischool menghadirkan kurikulum developer gratis bersertifikasi global.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Dorong Pemerintah Optimalkan Peran 8 Juta Diaspora

Ketua VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sugeng menegaskan, besarnya jumlah diaspora harus dioptimalkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 24 September 2022

Citi Dinobatkan sebagai Bank Manajemen Kas Global Terbaik

Citi Global Instant Payments menyediakan konektivitas ke lebih dari 30 skema pembayaran instan, menjangkau lebih dari 60 negara pada kuartal II-2022.

EKONOMI | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rio Waida Merebut Perak ISA World Surfing Games 2022

Rio Waida Merebut Perak ISA World Surfing Games 2022

SPORT | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings