PLN: Diskon 50% Token Listrik Mulai April Hingga Juni
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PLN: Diskon 50% Token Listrik Mulai April Hingga Juni

Rabu, 14 April 2021 | 21:07 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Rabu (14/4/2021) menegaskan bahwa pemerintah akan tetap memberikan stimulus listrik hingga Juni 2021. Stimulus listrik diberikan pemerintah sebagai wujud perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19, sekaligus memulihkan perekonomian negara.

EVP Tarif dan Subsidi PT PLN Tohari Hadiat menjelaskan pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA, serta bisnis dan industri daya 450 VA pasca bayar akan mengalami perubahan besaran stimulus.

Menurut Tohari, keputusan terkait stimulus listrik diputuskan, dan seluruh pelanggan yang sudah menerima stimulus 2020 dan Januari 2021, akan tetap menerima stimulus sebesar 50% dari yang dibayarkan sebelumnya.

Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA sebelumnya gratis, sekarang membayar 50%. Pelanggan rumah tangga 900 VA yang sebelumnya diskon 50%, maka sekarang diskonnya menjadi 25%, sehingga pelanggan membayar 75%.

"Sementara untuk pelanggan pra bayar, diskon diberikan saat pembelian token," katanya dalam dialog FMB9 KPCPEN yang diselenggarakan daring pada Rabu (14/4/2021) siang.

Tohari menambahkan, untuk pelanggan UMKM dan rumah tangga selama periode April hingga Desember 2020, pemerintah sudah alokasikan Rp 13 triliun. Sementara antara Januari sampai dengan April 2021, pemerintah sudah kucurkan sekitar Rp 4,7 triliun.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmi Radhi mengaku dirinya setuju dengan program stimulus listrik ini. Karena menurutnya, langkah pemerintah sesuai dengan salah satu tujuan stimulus, yakni mengurangi beban rakyat karena dampak pandemi Covid-19.

"Ini keputusan tepat karena diskonnya langsung dapat dilakukan instan. Sehingga stimulusnya dapat tepat sasaran," kata Fahmi.

Fahmi menjelaskan, keputusan pemerintah yang dinilainya tepat itu sesuai dengan kajian yang hasilnya menunjukkan bahwa penurunan tarif listik dan bahan bakar minyak (BBM) akan meningkatkan daya beli.

Namun demikian, di tengah kabar baik itu, Fahmi meminta agar PLN memperhatikan faktor non teknis sehingga informasi terkait perubahan besaran stimulus itu tidak kontra produktif.

"Perlu public relation mix melalui surat, media, TV agar tidak terjadi keributan yang merugikan PLN," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Kendaraan Terminal Catatkan Kenaikan Bongkar Muat

Impor truk di bulan Maret 2021 mengalami peningkatan sebanyak 96,97% secara tahunan dari hanya 66 unit di Maret 2020 menjadi 130 unit.

EKONOMI | 14 April 2021

Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan

Industri pengolah Faba bisa mendorong penciptaan lapangan kerja baru sampai 566.000 orang, dengan nilai tambah yang dihasilkan mencapai Rp4,1 triliun per tahun.

EKONOMI | 14 April 2021

Pengembang Properti Berebut Konsumen Milenial

Menurut Rudy, konsumen milenial memiliki karakteristik tersendiri dalam memilih produk properti.

EKONOMI | 14 April 2021

Kak Seto: Nama Saya Dicatut untuk Kepentingan Persaingan Dagang

Masalah yang menyangkut makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan itu merupakan ranahnya Badan Pengawas Makanan dan Minuman (BPOM).

EKONOMI | 14 April 2021

Pengaduan Produk Asuransi ke OJK Didominasi Mis-Selling

Pengaduan dari masyarakat kepada OJK terhadap industri asuransi masih didominasi ketidaksesuaian produk layanan dengan penawaran.

EKONOMI | 14 April 2021

BI Dorong Masyarakat Pakai Pecahan Rp 75.000 untuk THR Lebaran

Kini satu KTP bisa untuk menukar 100 lembar pecahan Rp 75.000.

EKONOMI | 14 April 2021

Kreasi Teknologi Akuisisi Seluruh Saham Wirecard Indonesia

PT Kreasi Teknologi yang merupakan perusahaan induk dari 50 perusahaan bertekad menjadi perusahaan terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara.

EKONOMI | 14 April 2021

Emiten Furnitur Chitose Perkuat Penjualan Sektor Pendidikan

Chitose akan memfokuskan penjualan furnitur pada sektor pendidikan yang ditargetkan berkontribusi sebesar 50% dari total penjualan.

EKONOMI | 14 April 2021

Cegah Mis-Selling, Agen Asuransi Harus Pahami Standar Praktik dan Kode Etik

Perusahaan asuransi jiwa untuk memastikan bahwa tenaga pemasar atau agen asuransinya memahami standar praktik dan kode etik pemasar AAJI.

EKONOMI | 14 April 2021

Maret, Dana Kelolaan Sinarmas Asset Management Tembus Rp 30,81 Triliun

PT Sinarmas Asset Management (SAM) mencatat dana kelolaan sebesar Rp 30,81 triliun hingga kuartal I-2021.

EKONOMI | 14 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS