IMF: Tahun Depan Ekonomi Eropa Kembali ke Level Sebelum Krisis Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IMF: Tahun Depan Ekonomi Eropa Kembali ke Level Sebelum Krisis Covid-19

Kamis, 15 April 2021 | 07:39 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com- Dana Moneter Internasional (IMF) pada Rabu (14/4/2021) mengatakan ekonomi Eropa akan kembali ke level sebelum krisis pada tahun 2022. Meski demikian IMF menegaskan proyeksi ini tergantung pada kecepatan vaksinasi Covid-19 di kawasan itu.

Negara-negara di Eropa dipaksa memberlakukan pembatasan baru atau memperkuat langkah-langkah kesehatan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir karena infeksi Covid-19 melonjak. Hal ini menyebabkan penurunan 0,2 poin persentase perkiraan pertumbuhan IMF 2021 yang saat ini berada di 4,5%.

“Dengan asumsi bahwa vaksin tersedia secara luas pada musim panas 2021 dan sepanjang 2022, pertumbuhan PDB diproyeksikan pada 3,9% pada 2022, membawa PDB Eropa kembali ke tingkat sebelum pandemi,” kata IMF dalam prospek ekonomi regional terbaru.

Namun ketidakpastian pandemi mengaburkan pandangan IMF, terutama potensi varian baru dan kecepatan peluncuran vaksinasi.

"Tidak ada yang diketahui tentang seberapa cepat gelombang ketiga dapat dikalahkan, dan itu jelas merupakan risiko penurunan," kata Direktur Departemen IMF Eropa Alfred Kammer kepada Joumanna Bercetche dari CNBC, Rabu.

“Risiko penurunan juga terjadi jika vaksinasi lebih lambat dari yang diperkirakan saat ini,” katanya.

Dia menambahkan semua orang harus siap bahwa virus akan mengejutkan lagi.

27 anggota Uni Eropa menerima kabar buruk minggu ini, setelah Johnson & Johnson (J&J) menunda peluncuran vaksin di Eropa. Sebelumnya BPOM AS (FDA) menyuarakan kekhawatiran komplikasi pembekuan darah akibat divaksin J&J.

Vaksin J&J satu dari empat yang diandalkan di Uni Eropa untuk mempercepat vaksinasi pada kuartal kedua tahun 2021. Vaksin J&J sangat dicari banyak negara karena hanya membutuhkan satu suntikan.

Ini bukan penundaan pertama distribusi vaksin di Eropa dan UE yang telah menghadapi kritik tajam. Selain masalah dengan vaksin Oxford-AstraZeneca, regulator obat Eropa telah disalahkan karena terlalu lama menyetujui vaksin baru.

Inflasi melonjak
IMF memperkirakan inflasi atau indeks harga konsumen di benua itu akan menguat sepanjang tahun 2021. "Inflasi, saat ini dibatasi oleh kelesuan ekonomi, diproyeksikan naik 1,1 poin persentase menjadi 3,1% pada 2021, sebagian karena harga komoditas yang lebih tinggi," kata IMF dalam laporannya.

Lonjakan inflasi dapat memaksa ECB untuk menyesuaikan sikap moneternya yang sangat longgar. Bank Sentral Eropa mengatakan inflasi di kuartal terakhir tahun ini diprediksi sebesar 2%.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Madoff Dalang Penipuan Skema Ponzi Meninggal di Usia 82 tahun

Madoff yang telah merugikan puluhan ribu nasabah senilai US$ 65 miliar meninggal karena penyebab alami atau sakit.

EKONOMI | 15 April 2021

S&P 500 Merosot karena Aksi Jual Saham Teknologi, Dow Positif

Indeks S&P merosot 0,4% menjadi 4.124,66 setelah mencapai rekor tertinggi baru di awal sesi.

EKONOMI | 15 April 2021

Bursa Eropa Naik Tipis, Investor Fokus Pendapatan Perusahaan dan Vaksin

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi naik 0,2%, dengan saham perjalanan dan rekreasi menguat 1,3%.

EKONOMI | 15 April 2021

Jasa Marga Koordinasi dengan Kepolisian Tetapkan Lokasi Penyekatan Mudik

Jasa Marga akan menyiagakan sarana-prasarana dan personel untuk mendukung pelaksanaan pengawasan kepolisian di lokasi check point tersebut.

EKONOMI | 15 April 2021

Merek-merek Indonesia ini Terkenal di Filipina

Indonesia menikmati surplus besar dalam perdangangan bilateral dengan Filipina.

EKONOMI | 14 April 2021

Siemens Dukung Digitalisasi Industri Makanan Minuman Indonesia

Di Hannover Messe 2021 Indonesia terus mempromosikan inisiatif 'Making Indonesia 4.0' yang fokus pada tujuh industri prioritas.

EKONOMI | 14 April 2021

Kebijakan Zero ODOL, Pelaku Industri Minta Waktu Berbenah

Pelaku industri meminta perhatian dan dukungan pemerintah agar penerapan zero ODOL bisa dikaji ulang kembali.

EKONOMI | 14 April 2021

Terima Sejumlah Musisi, Airlangga Bahas Pemulihan Pertunjukan Musik

Konser virtual sebagai bentuk adaptasi ketika masa pandemi belum mampu memenuhi kebutuhan industri musik secara keseluruhan.

EKONOMI | 14 April 2021

Edukasi UMKM Dorong Wujudkan Karya Kreatif Indonesia

Pelaku UMKM mendapatkan edukasi mengenai digitalisasi yang harus diterapkan di era pembatasan sosial.

EKONOMI | 14 April 2021

PLN: Diskon 50% Token Listrik Mulai April Hingga Juni

Seluruh pelanggan yang sudah menerima stimulus 2020 dan Januari 2021, akan tetap menerima stimulus sebesar 50% dari yang dibayarkan sebelumnya.

EKONOMI | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS