Logo BeritaSatu

TMII Berpotensi Dikelola PT TWC

Jumat, 16 April 2021 | 18:12 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan mengungkapkan bahwa pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berpotensi dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pariwisata yakni PT Taman Wisata Candi (TWC).

Mekanisme pengelolaan dalam bentuk kerja sama pemanfaatan barang milik negara antara Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) dengan PT TWC. Namun keputusan tersebut belum final sebab pemerintah masih terus mengkaji BUMN yang cocok untuk mengelola TMII.

"Apakah BUMN ITDC atau TWC? Nanti akan dilihat, tapi kemungkinan TWC sih. Saya belum terima proposal dari Setneg, tetapi setidak setidaknya antara itu, tapi ke TWC," ujar Encep dalam diskusi virtual mengenai Pengambilalihan TMII, Jumat (16/4/2021).

Perpres pemindahan penguasaan dan pengelolaan TMII sudah merinci secara jelas jika BMN ingin dimanfaatkan oleh pihak lain harus memberikan tiga kontribusi kepada negara, pertama kontribusi tetap, kedua profit sharing, dan ketiga BMN yang dimanfaatkan oleh pihak lain maksimal hanya 30 tahun.

Selain itu, ia memastikan bahwa pengelolaan TMII tidak hanya berbicara mengenai penerimaan negara. Sebab ada aspek lain yang didapatkan atau aspek non finansial yakni TMII dapat memberikan informasi wawasan pendidikan, kebudayaan dan pariwisata kepada masyarakat dan negara.

"TMII enggak hanya finansial tetapi non ekonomi. Bagaimana masyarakat bisa menikmati pendidikan, kebudayaan pariwisata jadi aspek non finansial akan kita kaji itu kan manfaat buat negara," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ada enam bentuk pemanfaatan BMN. Pertama sewa, kedua pinjam pakai, ketiga kerja sama pemanfaatan (KSP), keempat bangun guna serah bangun serah guna, kelima kerja sama penyediaan infrastruktur (KSPI), dan terakhir kerja sama terbatas untuk penyediaan infrastruktur (Ketupi).

Menurutnya konsep kerja sama BMN antara kementerian/lembaga dengan swasta untuk mengelola aset negara hal yang lumrah.
Sebagai contoh TNI memiliki aset berupa tanah untuk dijadikan lapangan golf.

"Contoh fakta di Halim, Cawang, kan ada lapangan golf tuh, kan itu bukan bidang TNI kelola lapangan golf, justru dikerjasamakan dengan swasta," tuturnya.

Tak hanya itu, aset yang dikerjasamakan dengan swasta dan pihak lain dinilainya juga lebih produktif dan berkontribusi pada penerimaan negara.

"Bagus kan, lingkungan jadi bagus, nilai aset meningkat, ada penerimaan negara, cost enggak ada, dan itu lebih produktif dan lebih efisien," tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani, Toko Pe-i Gandeng Pertashop

Pupuk Indonesia menggandeng Pertamina mengembangkan Toko Pe-i untuk penjualan pupuk nonsubsidi bekerja sama dengan para mitra Pertashop.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Investor Kripto Masih Ragu-ragu, Bitcoin Gagal Tembus US$ 17.100

Laju pasar kripto kembali terpantau melemah pada Jumat (2/12/2022). Padahal bitcoin dan kripto lainnya telah mengalami kenaikan beruntun tiga hari terakhir.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga kepada Pengusaha: Kenaikan UMP ini yang Pertama dalam 3 Tahun

“Ingat, kenaikan upah (UMP 2023) ini yang pertama dari tiga tahun, tidak terjadi dalam dua tahun terakhir," kata Airlangga Hartarto. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kompak Se-Asia, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

IHSG ditutup melemah 32,58 poin (0,46%) ke level 6.988,21. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.967 – 7.021.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Penuhi Cadangan Beras Pemerintah, Bulog Mulai Serap Beras

Perum Bulog telah melakukan penyerapan beras dari berbagai wilayah berdasarkan data yang disampaikan Kementan pada 30 November 2022 lalu.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Tembus Rp 30.000, Telur Pecah Tetap Diburu Pembeli

Harga telur ayam ras di Pasar Grogol, Jakarta Barat, mengalami kenaikan cukup tinggi mencapai Rp 32.000 per kilogramnya dari harga Rp 30.000 per kilogramnya.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Dampak Gempa Cianjur dan Nataru, Harga Telur di Bekasi Naik 18%

Kenaikan harga telur ayam akibat faktor cuaca dan musibah gempa Cianjur. Sebab Cianjur menjadi wilayah pemasok telur ayam untuk wilayah Jabodetabek.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Harga Telur Naik, Omzet Pedagang di Karawang Turun 20%

Harga telur ayam di Pasar Baru Karawang, Jawa Barat, mengalami kenaikan. Hal ini menyebabkan penurunan omzet para pedagang telur ayam hingga 20%.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Bos BI Ungkap 5 Masalah Global Perlu Diwaspadai Tahun Depan

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan terdapat lima masalah global yang patut diwaspadai hingga tahun 2023.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Mengenal Santa Claus Rally, Ketika Sinterklas Datang Bawa Cuan

Fenomena rally pasar saham AS pada bulan Desember sering disebut pelaku pasar sebagai Santa Claus Rally.

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bulog Serap Stok Beras di Penggilingan, Tidak Jadi Impor?

Bulog Serap Stok Beras di Penggilingan, Tidak Jadi Impor?

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE