Diversifikasi Produk Ekspor Harus Lebih Dioptimalkan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Surplus Neraca Dagang

Diversifikasi Produk Ekspor Harus Lebih Dioptimalkan

Sabtu, 17 April 2021 | 18:19 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada kuartal I 2021 mengalami surplus sebesar US$ 5,52 miliar. Surplus ini dihasilkan oleh kinerja ekspor yang mencapai US$ 48,9 miliar, sementara impor mencapai US$ 43,3 miliar.

Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia (Core) Yusuf Rendy Manilet mengungkapkan, bila dilihat sekilas, kondisi neraca perdagangan pada kuartal I 2021 memang tergolong baik, di mana kinerja ekspor lebih tinggi daripada impor. Kondisi ini berbeda dengan surplus neraca perdagangan di 2020 lalu, di mana impor turun lebih dalam dibandingkan ekspor.

Namun, kondisi neraca perdagangan tersebut sebetulnya masih mengkhawatirkan. Rendy memberi catatan mengenai kinerja ekspor yang banyak disumbang oleh tren harga komoditas yang tinggi, serta berlanjutnya kenaikan permintaan dari Tiongkok. Menurutnya, pemerintah harus mencermati apakah kondisi tersebut bisa bertahan sepanjang 2021 atau hanya sesaat.

“Perlu juga dilihat apakah surplus ini bisa bertahan sepanjang tahun atau tidak. Sebab kenaikan ekspor ini tidak terlepas dari salah satunya kenaikan permintaan dari Tiongkok, dan juga naiknya harga beberapa komoditas unggulan ekspor kita seperti CPO (Crude Palm Oil) dan batu bara. Tiga bulan ini harganya naik cukup signifikan. Tetapi kalau kita bicara ekspor komoditas, harganya kan seringkali fluktuatif. Sekarang bisa tinggi, tetapi bulan berikutnya bisa saja anjlok,” kata Yusuf Rendy kepada Beritasatu.com, Sabtu (174/2021).

Agar kinerja perdagangan Indonesia bisa lebih kuat, menurutnya upaya diversifikasi produk ekspor yang bernilai tambah tinggi harus lebih dioptimalkan, sehingga tidak melulu mengandalkan ekspor komoditas.

“Ini penting untuk perlu terus dilakukan, sehingga kinerja ekspor kita bisa lebih sustain dalam menopang neraca perdagangan untuk jangka waktu yang lebih lama,” kata Rendy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menteri BUMN Tantang Milenial Jadi Pengusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

BUMN Erick Thohir menantang generasi milenial untuk meningkatkan kewirausahaan di Indonesia dan turut membantu menciptakan lapangan kerja baru.

EKONOMI | 17 April 2021

Erick Thohir Optimistis Ekonomi Indonesia Konsisten Tumbuh 5-7%

Erick Thohir optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh secara konsisten sekitar 5 hingga 7 persen sebagai pemulihan ekonomi dari resesi akibat pandemi.

EKONOMI | 17 April 2021

Rusun Berbasis TOD Solusi Isu Penyediaan Perumahan dan Kemacetan

Menpupera Basuki Hadimuljono menyampaikan, pembangunan rusun berbasis TOD merupakan salah satu solusi terhadap isu penyediaan perumahan dan kemacetan.

EKONOMI | 17 April 2021

SKK Migas: Industri Migas Membutuhkan Penyederhanaan Perizinan

SKK Migas mendorong penyederhanaan dan percepatan perizinan berusaha melalui implementasi turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

EKONOMI | 17 April 2021

Bahlil Lahadalia Dinilai Cocok Pimpin Kementerian Investasi

Bahlil Lahadalia merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Kementerian Investasi.

EKONOMI | 17 April 2021

BI Malang Siapkan Uang Tunai Rp 4,5 T untuk Ramadan dan Lebaran

BI Malang menyiapkan kebutuhan uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri 2021 sebesar Rp 4,511 triliun.

EKONOMI | 17 April 2021

Baznas Terima Zakat dari Nasional Re Sebesar Rp 893 Juta

Baznas terima zakat perushaan dari PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional Re) sebesar Rp 893.929.549 juta.

EKONOMI | 17 April 2021

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Hipmi Harap Tak Ada Perubahan Besar

Ajib Hamdani berharap tidak ada perubahan besar dalam jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju.

EKONOMI | 17 April 2021

Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan Harus Lebih Profesional

Koperasi di daerah butuh pendampingan, penyuluhan dan pendataan untuk mewujudkan 100 koperasi modern di tahun 2021 ini.

EKONOMI | 17 April 2021

Kemkop dan UKM: Tidak Ada Pengurangan Jumlah Pelaku Usaha Formal dan Informal

Jumlah pelaku usaha mikro dan kecil memang mengalami perubahan sebagai akibat dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS