Logo BeritaSatu
Pulihkan Ekonomi dan Sosial

Kepala LAN Minta Peserta PKN I Rumuskan Rekomendasi Kebijakan yang Tepat

Senin, 19 April 2021 | 18:40 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Setahun lebih pandemi Covid-19 menjadi mimpi buruk bagi negara-negara di dunia. Lebih dari 113 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi Covid-19 ini. Di Indonesia kasus yang terkonfirmasi positif hingga bulan April ini tercatat 1,6 juta. Hal ini menimbulkan berbagai dampak yang cukup signifikan, baik secara ekonomi maupun sosial, sehingga dibutuhkan konsep dan kerangka kebijakan publik yang tepat sebagai upaya pemulihan sendi-sendi ekonomi dan sosial akibat pandemi tersebut.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto dalam sambutannya pada kegiatan Visitasi Kerangka Manajemen Publik Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLIX Tahun 2021 bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang berlangsung secara virtual, Senin (19/4/2021).

“PKN tingkat I Angkatan XLIX ini mengangkat tema “Pemulihan Ekonomi dan Sosial akibat Pandemi”. Tema tersebut sangat relevan dan urgent dilakukan dalam menghadapi kondisi saat ini, dimana Indonesia dan semua negara lainnya sedang berjuang untuk memulihkan sendi-sendi ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19,” katanya, dalam keterangannya.

Adi Suryanto melanjutkan, melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat merumuskan kerangka kebijakan yang tepat terutama dalam meningkatkan kualitas birokrasi yang mendukung secara penuh kebijakan pemerintah di masa pandemi saat ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, penanganan ekonomi dan sosial masyarakat yang dilakukan pemerintah sampai saat ini telah on the track . Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang semula sempat anjlok di minus 5,32% pada kuartal dua tahun 2020, sekarang menjadi minus 2,07%, dan diproyeksikan akan terus bertumbuh menjadi 4,5 sampai dengan 5,3%.

“Pertumbuhan tersebut didorong dengan adanya program pemerintah terkait pemulihan ekonomi nasional, keberhasilan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, percepatan vaksinasi serta penerapan Undang-Undang Cipta Kerja” ungkapnya.

Airlangga Hartarto menambahkan, saat ini pemerintah juga tengah mendorong akselerasi digitalisasi transaksi daerah, melalui satuan tugas yang beranggotakan 8 Kementerian dan Lembaga. Tujuannya adalah mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat guna meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan di tingkat daerah.

“Data-data yang disampaikan tadi dapat menjadi acuan kita dalam memetakan permasalahan serta merumuskan kebijakan yang tepat untuk mendukung program pemulihan ekonomi yang tengah digalakkan pemerintah. Untuk itu, kolaborasi seluruh pihak lintas instansi sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program ini,” ungkap Airlangga Hartarto.

Pada kesempatan tersebut, Menko Bidang Perekonomian juga menyampaikan bahwa dari sektor ekonomi, indikator ekonomi terus menunjukkan sinyal positif. Sejumlah leading indicator ekonomi Indonesia perlahan menunjukkan tren pemulihan ekonomi dan membentuk kurva V- shape . Sektor yang berkontribusi besar terhadap PDB yang mulai pulih adalah Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Perdagangan. Beberapa sektor masih mampu bertahan dan tumbuh positif, seperti Infokom, Kesehatan, Pertanian, dan Jasa Pendidikan.

"Secara spasial, perekonomian Indonesia juga terus membaik. Wilayah Sulawesi, serta Maluku dan Papua merupakan daerah yang telah mengalami pertumbuhan ekonomi positif didorong oleh peningkatan harga komoditas,” kata Airlangga.

Kegiatan ini diikuti secara daring oleh seluruh peserta PKN Tingkat I Angkatan XLIX Tahun 2021 sejumlah 40 orang yang berasal dari Kementerian yang berjumlah 5 orang, LPNK atau LTN berjumlah 17 orang, Pemerintah Daerah berjumlah 2 orang, dan Kepolisian Republik Indonesia berjumlah 16 orang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG dinilai sejumlah analis, akan kuat menghadapi isu rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR) serta adanya demonstrasi di Tiongkok.

EKONOMI | 30 November 2022

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Pendidikan Luar Negeri Bisa Bantu Dongkrak Ekonomi RI

British Council mengatakan bahwa Indonesia bisa mencetak SDM unggul lewat pendidikan luar negeri. Ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2022

Apindo: Kenaikan UMP Berdampak Buruk bagi Kelangsungan Usaha

Ditambah dengan kenaikan UMP yang cukup tinggi, Apindo melihat dampak buruk bagi kelangsungan kerja khususnya bagi industri padat karya.

EKONOMI | 30 November 2022

Hingga 24 November, DJP Terima 16,82 Juta SPT Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) melaporkan telah menerima sebanyak 16,82 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan hingga 24 November 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Gempa Cianjur, Sidang Sambo, dan Piala Dunia 2022 Jadi Top News Beritasatu.com

Gempa Cianjur, sidang Ferdy Sambo, dan Piala Dunia 2022 masih menjadi berita terpopuler Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

EKONOMI | 30 November 2022

DJP Optimistis Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Rp 1.485 T

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) optimistis penerimaan pajak tahun 2022 akan melampaui  target yang ditetapkan sebesar Rp 1.485 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Pertamina SMEXPO 2022 Dukung UMKM Binaan Naik Kelas

Sebanyak 500 UMKM binaan Pertamina akan berpartisipasi secara online maupun offline dalam Pertamina SMEXPO 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Honeywell Komitmen Dukung Pembangunan IKN Nusantara

Honeywell menyatakan kesiapan dalam mendukung Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk mewujudkan ibu kota yang cerdas dan berkelanjutan.

EKONOMI | 30 November 2022

Erick Thohir Sebut Impor Beras Sebagai Langkah Keseimbangan

Erick Thohir menyatakan, impor beras sebagai langkah memastikan terjadinya keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

EKONOMI | 59 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE