Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Bertambahnya Kasus Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Bertambahnya Kasus Covid-19

Selasa, 20 April 2021 | 05:34 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Senin (19/4/2021), berkat melemahnya nilai tukar dolar. Naiknya kasus Covid-19 di India dan negara-negara lain menekan harga minyak dari menguat lebih lanjut.

Harga minyak mentah jenis Brent naik 0,42% ke US$ 67,05 per barel, setelah sempat naik 6% sepanjang pekan lalu. West Texas Intermediate (WTI) naik 0,4% ke US$ 63,38 per barel.

Nilai tukar dolar terdepresiasi ke level terendah dalam enam minggu terakhir, sementara imbal hasil Treasury AS ada di kisaran terendah dalam lima minggu terakhir.

Melemahnya dolar menguntungkan negara-negara lain karena harga minyak lebih rendah. Akan tetapi kenaikan kasus Covid-19 di India, pengimpor dan konsumen minyak terbesar ketiga dunia, menekan optimisme akan pemulighan ekonomi global.

Penularan Covid-19 di India menembus 15 juta kasus, menjadikannya negara kedua di dunia dengan kasus terbanyak setelah AS dengan 31 juta kasus. Angka kematian India juga naik tinggi sebesar 1.619 jiwa, sehingga totalnya mendekati 180.000 jiwa.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street Ditutup Melemah Terseret Sentimen Bitcoin

Dow Jones Industrial Average turun 0,36%, S&P 500 turun 0,53%, Nasdaq turun 0,98%.

EKONOMI | 20 April 2021

Bank Mega Syariah Tak Tolerir Semua Pelanggaran Hukum

Bank Mega Syariah tak tolerir semua pelanggaran hukum.

EKONOMI | 20 April 2021

Kepala LAN Minta Peserta PKN I Rumuskan Rekomendasi Kebijakan yang Tepat

Setahun lebih pandemi Covid-19 menjadi mimpi buruk bagi negara-negara di dunia

EKONOMI | 19 April 2021

Perbankan Berlomba Transformasi Digital

Semua bank harus siap dengan sistem digitalisasi.

EKONOMI | 19 April 2021

Dirut Bank Mandiri Optimistis 2021 Lebih Baik dari 2020

Pada 2021, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 6%, sedikit lebih rendah dari arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kredit tahun ini tumbuh 7,5%.

EKONOMI | 19 April 2021

Menkominfo: Sampoerna Telekomunikasi Tunggak Pemasukan Negara

PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia menunggak pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Pita Frekuensi Radio.

EKONOMI | 19 April 2021

PGN Butuh US$ 5 Miliar Siapkan Infrastruktur Gas Terintegrasi

PGN mempersiapkan infrastruktur gas bumi di wilayah barat dengan dominan infrastruktur pipa dan wilayah timur dengan infrastruktur non-pipa.

EKONOMI | 19 April 2021

Sentul City Jual AEON Mall Rp 1,9 Triliun untuk Bayar Utang

Dana hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk melunasi pinjaman ke PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 900 miliar.

EKONOMI | 19 April 2021

Airlangga Pastikan Upaya Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah Sesuai Jalur

Airlangga Hartarto memastikan berbagai upaya penanganan ekonomi dan sosial masyarakat yang dilakukan pemerintah sampai saat ini telah sesuai jalur.

EKONOMI | 19 April 2021

Kinerja Positif, Laba Bersih Pyridam Farma Naik 137%

Pertumbuhan laba bersih Pyridam Farma didorong kenaikan penjualan produk vitamin, suplemen, dan alat kesehatan.

EKONOMI | 19 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS