Menteri Kelautan dan Perikanan Targetkan Shrimp Estate Selesai Tahun Ini
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menteri Kelautan dan Perikanan Targetkan Shrimp Estate Selesai Tahun Ini

Rabu, 21 April 2021 | 13:55 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menginginkan pembangunan Lumbung Udang atau Shrimp Estate di Aceh selesai pada tahun ini dalam rangka mendukung peningkatan kinerja produksi komoditas udang di Tanah Air.

"Mudah-mudahan Shrimp Estate segera selesai di 2021 dan dapat menunjang program target 2 juta ton produksi udang nasional sampai tahun 2024," ucap Menteri Trenggono dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Menurut dia, saat ini ada dua hal yang penting yang merupakan kontribusi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terhadap pengembangan provinsi di Aceh, yaitu pembangunan Shrimp Estate di Aceh Timur dan perbaikan infrastruktur pelabuhan perikanan.

Menteri berpendapat, pembangunan Shrimp Estate selaras langkah KKP yang menjadikan udang sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor.

Pembangunan Shrimp Estate di Aceh Timur tersebut, lanjutnya, direncanakan akan dibangun di lahan seluas 5.000 sampai 10.000 hektare.

Selain produktivitas udang, dalam kesempatan tersebut Trenggono menerangkan bahwa pelabuhan perikanan di Aceh memiliki potensi yang besar dan memiliki produktivitas yang tinggi setiap tahunnya.

Pelabuhan tersebut di antaranya Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Lampulo, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Pelabuhan Perikanan (PP) Ujung Serangga, dan PP Labuhan Haji.

"Total produksi pelabuhan mencapai 34.000 ton per tahun, maka dari itu perlu adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Trenggono.

Sebelumnya, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mengatakan, program "Shrimp Estate yang akan dikembangkan di berbagai daerah bakal menjamin terciptanya ekosistem bisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Konsep (Shrimp Estate) ini akan menjamin ekosistem bisnis yang efisien dari hulu hingga hilir. Kita berdayakan peran Badan Layanan Umum (BLU) atau UPT untuk mendorong siklus bisnis yang dilakukan masyarakat bisa berjalan efektif," kata Slamet Soebjakto.

Menurut dia, penerapan konsepnya nanti adalah dengan menunjuk BLU/UPT untuk memfasilitasi akses kemudahan berusaha bagi masyarakat.

"Intinya nanti kita kolaborasi dengan stakeholders (pemangku kepentingan) terkait. Tentu ini penting mengingat Pemerintah punya keterbatasan anggaran," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kiprah "Kartini" Masa Kini dalam Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Pedesaan

Program Pamsimas memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan maupun laki-laki untuk pengelolaaannya.

EKONOMI | 21 April 2021

Batavia Finance dan Jaya Ancol Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 550 Miliar

Nilai total dari surat utang jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 125,4 triliun.

EKONOMI | 21 April 2021

Pemerintah Siapkan Perpres untuk Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Regulasi ini diharapkan bisa mempercepat lahirnya wirausaha baru baik dari UMKM yang sudah ada maupun usaha pemula di kalangan anak muda.

EKONOMI | 21 April 2021

Mayoritas Investor Surat Utang Negara adalah Perempuan

Berdasarkan profil investor obligasi negara sukuk ritel dan Obligasi Ritel Indonesia (ORI), porsi investasi perempuan di atas 50%.

EKONOMI | 21 April 2021

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 14.520 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Rabu (21/4/2021), terdepresiasi ke kisaran Rp 14.520.

EKONOMI | 21 April 2021

Sri Mulyani: Perempuan Kontribusi US$ 12 Triliun pada Ekonomi Global Tahun 2025

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peran perempuan dalam ekonomi global diproyeksi memiliki kontribusi hingga US$ 12 triliun pada tahun 2025.

EKONOMI | 21 April 2021

Kuartal I, ICDX Catatkan Transaksi Rp 2,4 Triliun pada Perdagangan Timah

Rata-rata harga timah ICDX pada kuartal I sampai pertengahan April terpantau stabil pada rentang level US$ 28.000 per ton.

EKONOMI | 21 April 2021

Sesi I, IHSG Melemah ke Level 5.999

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,64% ke 5.999,7 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (21/4/2021).

EKONOMI | 21 April 2021

Dorong UMKM dan Industri Agrikultur, PLN Gelar Kompetisi dan Inovasi Kelistrikan

PLN menggelar webinar bertajuk Electrifying Lifestyle sebagai rangkaian kegiatan PLN ICE (Innovation & Competition in Electricity) di tahun 2021.

EKONOMI | 21 April 2021

Pemilik Mobil Perlu Memahami Dua Jenis Asuransi Ini

Asuransi kendaraan menjadi salah satu bentuk mitigasi risiko terhadap perlindungan finansial.

EKONOMI | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS