Logo BeritaSatu

Kemhub: Aturan Pengetatan Syarat Pelaku Perjalanan Tak Diskriminatif

Kamis, 22 April 2021 | 18:59 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menerbitkan addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. Addendum itu mengatur pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) selama H-14 dan H+7 peniadaan mudik Lebaran. Sebelumnya dalam SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021, larangan mudik Lebaran berlaku pada 6-17 Mei 2021.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemhub) Budi Setiyadi mengungkapkan, aturan yang membedakan penumpang transportasi darat dengan moda transportasi lainnya ini sebetulnya tidak diskriminatif. Hal ini juga sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan yang lama, di mana untuk penumpang transportasi darat sifatnya adalah tes acak.

“Dari sekian yang melakukan perjalanan darat, itu kita random sampling. Kalau penumpang moda transportasi yang lain kan memang mandatori. Mengapa demikian? Karena untuk darat kan banyak bangat, dan pelaku perjalanannya juga ada yang jarak pendek. Tapi tetap ada pengecekan dan protokol kesehatan juga diperhatikan,” kata Budi Setiyadi saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Kamis (22/4/2021).

Meskipun sifatnya tidak mandatori, Budi tetap mengimbau penumpang transportasi darat untuk melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen maupun tes GeNose C19, sehingga bila nanti masuk dalam random check tersebut sudah memiliki persyaratan perjalanan.

Diketahui dalam addendum SE ini, ketentuannya adalah mewajibkan pelaku perjalanan transportasi udara, transportasi laut, penyeberangan laut, dan kereta api antarkota untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Khusus untuk pelaku perjalanan transportasi umum darat, hanya akan dilakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi juga hanya diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area. Nantinya akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) Lakukan Buyback

Emiten sektor teknologi, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mengumumkan akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) secara bertahap.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bukit Asam Borong MTN PT Timah Senilai Rp 391,25 Miliar

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeli Medium Term Notes (MTN) I PT Timah TBK (TINS) Tahun 2022 sebanyak 25 lembar atau senilai Rp 391,25 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Mayoritas Masyarakat Puas dengan Pelayanan Petugas Pajak

Mayoritas responden yang memiliki NPWP merasa puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pajak.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Telkom Dukung Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T

Telkom menyerahkan bantuan berupa perangkat device, network, application ke 321 sekolah di seluruh Indonesia terutama yang berada di wilayah 3T.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Survei Indikator: 80% Masyarakat Indonesia Belum Punya NPWP

Mayoritas responden dari survei Indikator Politik Indonesia menyatakan belum mempunyai nomor pajak wajib pajak (NPWP), yakni sekitar 80%.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

TransNusa Mulai Terbang Jakarta-Bali-Yogyakarta

TransNusa lepas landas pertamanya bersama penerbangan 8B 5532 pada pukul 08.20 WIB pagi dari Soekarno-Hatta dan mendarat di Yogyakarta pukul 09.25 WIB.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bos LPS Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di 2023

Purbaya menegaskan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menentukan arah pengembangan dan penguatan sektor keuangan di tengah kekhawatiran resesi.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Right Issue, Victoria Investama Bidik Dana Segar Rp 1,79 T

PT Victoria Investama Tbk (VICO) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Pelindo Optimistis Pelabuhan Garongkong Rampung Akhir 2022

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 optimistis target program quick win atau percepatan Pelabuhan Garongkong rampung akhir tahun 2022.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kadin Gaungkan Inclusive Closed Loop di Rantai Pasok Jagung

Kadin mengatakan skema inclusive closed loop dapat menempatkan petani jagung di tengah ekosistem bisnis, sehingga lebih mudah mengakses permodalan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 26 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings