Penuhi Free Float, Golden Energy Batal Gelar Right Issue
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penuhi Free Float, Golden Energy Batal Gelar Right Issue

Kamis, 22 April 2021 | 19:15 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Emiten tambang batu bara, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membatalkan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue yang awalnya bertujuan untuk memenuhi ketentuan free float. Pasalnya pemegang saham pengendali GEMS, yakni Golden Energy and Resources Ltd (GEAR) melakukan divestasi kepemilikannya, sehinngga emiten Grup Sinarmas ini sudah memenuhi free float minimum 7,5%.

“Memperhatikan kondisi keuangan perseroan yang sangat sehat, maka direksi perseroan bermaksud membatalkan pelaksanaan right issue ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) apabila bursa telah un-suspensi saham perseroan, karena tujuan utama dari right issue untuk memenuhi ketentuan free float 7,5% telah terpenuhi,” ucap Direktur Golden Mines Energy Suhendra dalam paparan publik insidentil perseroan, Kamis (24/4/2021).

Menurut dia, GEAR selaku pemilik 62,48% saham GEMS, memang memilih melakukan divestasi saham dibanding melaksanakan rights issue. Divestasi ini dilakukan dengan menjual 4,5% kepemilikan GEAR kepada Ascend yang merupakan entitas berbentuk fund/collective investment scheme yang dikelola oleh manajer investasi, Ascend Capital Advisors Pte Ltd. Ascend Capital Advisors memiliki lisensi dari Monetary Authority of Singapore.

Seiring terpenuhinya ketentuan tersebut, manajemen berharap, Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat membuka suspensi saham GEMS. Di samping itu, fasilitas utang yang diterima GEAR berupa surat utang dan pinjaman juga dijamin dengan gadai saham GEAR di PT Golden Energy Mines Tbk.

Dengan begitu, apabila GEMS terus terkena suspensi hingga dihapuskan dari pencatatan (delisting), maka hal tersebut akan berdampak pada ongkos pembiayaan GEAR. Sebelumnya, GEMS sudah melakukan registrasi pelaksanaan right issue ke OJK pada 3 Desember 2020, 28 Desember 2020, dan 22 Februari 2021. Pada awalnya, GEMS berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 588,23 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Lebih lanjut, guna mendorong kenaikan kinerja keuangan di tahun ini, Golden Energy Mines dikatakan Suhendra telah mencadangkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) hingga US$ 9 juta guna mendukung kinerja produksi perseroan. Di mana, hingga tiga bulan pertama ini capex yang berasal dari dana kas internal itu baru digunakan sebanyak US$ 1 juta.

Sementara itu, Presiden Direktur Golden Energy Mines Bonifasius mengatakan, perseroan tengah mengajukan target atau Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021. Hal itu didorong permintaan batu bara dan harga jual yang tengah meningkat. Apalagi, target penjualan dalam negeri perseroan yang tahun ini US$ 175 juta, 80% atau US$ 159 jutanya telah tercapai hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.

“Market cukup bagus dibandingkan tahun lalu, ini ditunjang oleh kenaikan harga batu bara dunia. Kuartal I dan II permintaan cukup bagus, ditunjang dari permintaan tinggi dari Tiongkok, lalu situasi di dalam negeri dan cuaca hujan di Kalimantan yang mempengaruhi produksi dan harga, lalu adanya banned batu bara dari Australia yang membuat permintaan tertuju ke Indonesia. Sehingga, dengan harga yang masih menguat, demand masih bagus, kita harapkan kuartal II sudah lampaui target dan kita sedang ajukan revisi RKAP,” ungkap Bonifasius.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPJS Ketenagakerjaan: Manfaat Beasiswa Naik Signifikan 1.350%

Proyeksi total penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak dengan nilai yang dikucurkan sebesar Rp 115,64 miliar.

EKONOMI | 22 April 2021

Kemhub: Aturan Pengetatan Syarat Pelaku Perjalanan Tak Diskriminatif

Meskipun sifatnya tidak mandatori, Budi tetap mengimbau penumpang transportasi darat untuk melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen.

EKONOMI | 22 April 2021

Industri Hijau untuk Pembangunan Berkelanjutan

Bukti perubahan iklim adalah suhu permukaan rata-rata global terus meningkat.

EKONOMI | 22 April 2021

IHSG Naik, Asing Buru ASII, TLKM, UNVR, Hingga BBCA

Level tertinggi indeks mencapai 6.024,93, sedangkan terendah 5.980,45.

EKONOMI | 22 April 2021

IHSG Menguat, Ini Saham Banyak Ditransaksikan Berdasarkan Volume

Sebanyak 194 saham harganya naik, 297 saham turun, dan 157 saham stagnan.

EKONOMI | 22 April 2021

Penerapan Teknologi dan Ekonomi Hijau Bisa Kurangi Emisi

Dampak paling signifikan pemanasan global pada aspek kesehatan, pertanian, hingga sumber pangan.

EKONOMI | 22 April 2021

Perkuat Hubungan Antarnegara, Konsorsium Blockchain ‚Äč‚ÄčASEAN Dibentuk

Kesepakatan ini dibuat untuk membina dan memperkuat hubungan lintas batas dalam mempromosikan teknologi blockchain.

EKONOMI | 22 April 2021

IHSG Menghijau, LPPF, MPPA, dan BRMS Jadi Bintang

Level tertinggi indeks mencapai 6.024,93, sedangkan terendah 5.980,45.

EKONOMI | 22 April 2021

Genjot Energi Bersih, PLN Aliri Listrik 13 Kampung di Raja Ampat dengan PLTS

PLTS yang memanfaatkan sumber enargi baru dan terbarukan ini, dapat melistriki 887 warga di 13 kampung dengan total kapasitas 710 kiloWatt-peak (kWp).

EKONOMI | 22 April 2021

Tugu Insurance Tawarkan Asuransi untuk Pemilik SPBU Pertamina dan Pertashop

Tugu Insurance berkolaborasi dengan PT Pertamina menyediakan asuransi perlindungan aset untuk bisnis SPBU dan Pertashop.

EKONOMI | 22 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS