Menkeu: Pengelolaan Dana Abadi Telah Mencapai Rp 70 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkeu: Pengelolaan Dana Abadi Telah Mencapai Rp 70 Triliun

Kamis, 22 April 2021 | 20:28 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah melalui Kementerian/Lembaga (K/L) terkait telah mengelola dana abadi hingga Rp 70 triliun. Angka ini merupakan akumulasi sejak Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berdiri tahun 2012. Sementara pada 2021 ini pemerintah juga akan menambah cakupan kegiatan dalam kegiatan pembiayaan pendidikan melalui dana abadi.

“Saya berharap setiap rupiah dana abadi ini akan bisa dimanfaatkan secara maksimal dipertanggungjawabkan secara jelas dan juga dengan tata kelola yang sebaik mungkin,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara peluncuran Merdeka Belajar episode 10: Perluasan Program LPDP pada Kamis (22/4/2021).

Dana abadi sebesar Rp 70,1 triliun ini terbagi dalam beberapa kelompok yaitu dana abadi pendidikan sebesar Rp 61, 1 triliun, dana abadi penelitian Rp 4,99 triliun, dana abadi untuk perguruan tinggi Rp 3 triliun dan dana abadi untuk kebudayaan Rp 1 triliun.

Sri Mulyani berharap pemanfaatan dari dana tersebut benar-benar bisa memberikan dukungan yang fleksibel dan efektif bagi program yang dirancang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Agama (Kemag) serta K/L yang bertanggung jawab di bidang pendidikan dan penelitian. “Kami akan terus mendukung melalui pengelolaan dana LPDP yang berhati-hati dan bertanggung jawab karena ini merupakan dana abadi intergenerasi untuk generasi Indonesia yang akan datang,” ucap Sri Mulyani.

Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan hingga 20% dari pagu belanja APBN. Di tahun 2021 ini mencapai Rp 550 triliun. Dalam sistem tahun anggaran selama ini seluruh anggaran harus habis dibelanjakan pada tahun tersebut. Pemerintah membuat LPDP agar alokasi 20% dari anggaran pendidikan ini betul-betul bisa di desain dengan program yang tidak terburu-buru harus dihabiskan dalam satu tahun anggaran. “Kami berharap Kemdikbud dan Kemag benar-benar memikirkan desain penggunaan ini yang betul-betul bisa dimanfaatkan antar generasi,” ucapnya.

Untuk mengoptimalkan kualitas sektor pendidikan, Kemdikbud dan LPDP memperluas ruang lingkup beasiswa, tidak hanya untuk mahasiswa pascasarjana, tetapi juga sarjana. Esensi dari perluasan program ini agar bisa menjadi lebih inklusif , tidak hanya untuk murid-murid tetapi juga dosen, tenaga pendidik. “Faktor terpenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah guru dan tenaga pendidik. Jadi kita harus secara cepat mengakselerasi perkembangan kompetensi dan kualitas dari pendidik kita,” ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Nadiem mengatakan program beasiswa LPDP sebelumnya terdiri dari tiga beasiswa, yakni beasiswa afirmasi, beasiswa targeted (PNS, TNI, Polri, dokter spesialis, pendidik, kewirausahaaan, dan kerja sama khusus), dan beasiswa umum, yakni reguler dan perguruan tinggi utama dunia. Mulai tahun 2021, Kemendikbud dan LPDP menyelenggarakan program baru, yakni Kampus Merdeka, program dosen dan tenaga pendidik, program guru dan tenaga pendidik, program vokasi, program prestasi dan beasiswa kebudayaan. “Kalau kita mau bersaing di tingkat dunia, sektor pendidikan harus bergerak lebih cepat. Kita tidak punya opsi, harus melakukan transformasi terhadap jenis-jenis program yang akan didanai bagi para mahasiswa dan tenaga pendidik,” ucap Nadiem.

Untuk program Kampus Merdeka terbagi empat, yakni Kampus Mengajar, magang dan studi independen bersertifikat, pertukaran mahasiswa merdeka dan mobilitas internasional. Sementara program dosen dan tenaga pendidik terdiri dari beasiswa dosen S2 dan S3, riset keilmuan, riset di industri dan magang di perguruan tinggi kelas dunia. Program berikutnya, yakni program guru dan tenaga pendidik, yakni beasiswa S2 guru dalam dan luar negeri, sertifikasi guru dan beasiswa S3 guru dalam negeri.

Untuk program vokasi, terbagi dari magang di industri untuk guru SMK, beasiswa guru SMK, beasiswa kegiatan vokasi di luar kampus, sertifikasi magang dan pelatihan dosen dan tenaga pendidik vokasi, beasiswa dosen vokasi S2 dan S3 dalam dan luar negeri, dan riset keilmuan terapan di dalam negeri. Berikutnya program prestasi, terdiri dari S1 siswa berprestasi dan beasiswa S2 mahasiswa berprestasi. Terakhir, yakni beasiswa bidang kebudayaan, yang merupakan beasiswa S1 dalam negeri, S2 dan S3 dalam dan luar negeri bidang kebudayaan.

Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto mengatakan sejumlah program baru di tahun 2021 akan dikelola oleh Kemendikbud dan LPDP akan bertugas melakukan pembiayaan. Sedangkan program beasiswa yang telah berjalan dari tahun sebelumnya tetap dikelola sepenuhnya oleh LPDP. “Program yang diluncurkan ini mempunya prinsip saling melengkapi dan sinergi untuk hasil yang lebih maksimal,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Asosiasi Blockchain Ingatkan Investasi Bitcoin Juga Berisiko

Investasi dengan asset digital bitcoin saat ini telah meningkat di Indonesia.

EKONOMI | 22 April 2021

Per April, Realisasi Program PEN Capai Rp 134,07 Triliun

Bidang kesehatan terealisasi Rp 18,59 triliun atau sudah 11% dari pagu Rp 175,2 triliun.

EKONOMI | 22 April 2021

Kolaborasi Fintech dan UMKM Percepat Pemulihan Ekonomi

Kolaborasi antara fintech dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 22 April 2021

Multifiling Bagikan Dividen Interim Rp 11,3 Miliar

Multifiling Mitra Indonesia meraih pendapatan sebesar Rp 36,21 miliar hingga periode 31 Maret 2021 naik 3,41% dari pendapatan Rp 35,01 miliiar.

EKONOMI | 22 April 2021

Kuartal I, BSD Catat Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Segmen residensial menjadi kontributor tertinggi marketing sales tersebut, yakni sebesar 69% dari total prapenjualan atau sebesar Rp 1,7 triliun.

EKONOMI | 22 April 2021

Pengetatan Syarat Perjalanan, Hasil Tes Covid-19 Hanya Berlaku 1x24 Jam

Masyarakat perlu memahami bahwa melakukan mudik di tengah kondisi pandemi Covid-19 membahayakan mereka yang lansia.

EKONOMI | 22 April 2021

Kemkeu: Defisit Anggaran Kuartal I Rp 144,2 Triliun Masih Terkontrol

Defisit ini sudah memenuhi 14,3% dari target defisit APBN sepanjang tahun ini sebesar Rp 1.006,4 triliun.

EKONOMI | 22 April 2021

Kuartal I, Penerimaan Pajak Terkontraksi 5,6%

Kontraksi penerimaan tersebut sebagai dampak berlanjutnya pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 April 2021

Jubir: Pembangunan Ibu Kota Negara Jadi Simpul Pemulihan Ekonomi Nasional

pembangunan Ibu Kota Negara baru merupakan salah satu simpul pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 April 2021

Penuhi Free Float, Golden Energy Batal Gelar Right Issue

Pemegang saham pengendali GEMS, yakni Golden Energy and Resources Ltd (GEAR) melakukan divestasi kepemilikannya.

EKONOMI | 22 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS