Aset Bank DKI Tumbuh 13,4% di Tengah Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aset Bank DKI Tumbuh 13,4% di Tengah Masa Pandemi

Rabu, 28 April 2021 | 23:58 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bank DKI masih dapat mencatatkan kinerja yang baik dan tetap tumbuh dengan ketahanan yang cukup kuat, di tengah krisis pandemi Covid-19.

Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa menyatakan, pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang cukup berat bagi perbankan, khususnya di sisi risiko kredit.

"Oleh sebab itu, Bank DKI menerapkan berbagai inisiatif dan pengelolaan risiko yang efektif untuk menjaga kualitas aset dan bisnis,” kata Zainuddin Mappa, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (28/4/2021).

Zainuddin menjelaskan, penyaluran kredit dan pembiayaan di tahun 2020 juga dilakukan dengan sangat selektif dan memperhatikan prinsip kehati-hatian. Per Desember 2020, rasio NPL gross tercatat sebesar 2,98% dan berada di bawah rata-rata NPL industri perbankan nasional di tahun 2020 sebesar 3,06%.

“Selain itu, untuk menjaga kelangsungan bisnis kedepan, Bank DKI juga telah membukukan pencadangan yang cukup untuk mengantisipasi penurunan kualitas kredit imbas dari pandemi Covid-19,” jelasnya.

Seiring dengan belum pulihnya permintaan kredit sebagai imbas dari pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, memberikan tekanan pada pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan, yang terkontraksi minus 4,71% (yoy) menjadi sebesar Rp35,66 triliun.

Penurunan kredit di sepanjang tahun 2020, dikarenakan Bank DKI mengurangi eksposure kredit yang diberikan kepada bank dimana sebelumnya tahun 2019 mencapai sebesar Rp3 triliun menjadi hanya Rp575 miliar di tahun 2020.

Adapun kredit yang diberikan kepada sektor riil tetap tumbuh sebesar 1,95% dari semula sebesar Rp34,40 triliun di tahun 2019 menjadi sebesar Rp35,08 triliun di tahun 2020.

"Bank DKI menjaga kualitas pertumbuhan kredit dengan fokus meningkatkan kredit pada sektor riil, dengan harapan dapat ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor riil agar bisa terus tumbuh selama pandemi", ungkap Zainuddin Mappa.

Sementara itu, total aset Bank DKI mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik sebesar Rp63,04 triliun, tumbuh 13,39% dibanding tahun 2019 sebesar Rp55,60 triliun. Pertumbuhan aset tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan DPK, yang mengalami peningkatan 31,16%, dari semula tercatat sebesar Rp37,30 triliun menjadi sebesar Rp48,92 triliun.

Total tabungan Bank DKI per Desember 2020 tercatat sebesar Rp11,07 triliun, tumbuh 5,04% dibanding tahun 2019 sebesar Rp10,54 triliun. Adapun untuk giro per Desember 2020 tercatat sebesar Rp11,17 triliun, tumbuh sebesar 46,84% dibanding tahun 2019 sebesar Rp7,61 triliun sementara untuk Deposito tercatat sebesar Rp26,69 triliun, tumbuh 39,30% dibanding tahun 2019 sebesar Rp19,14 triliun.

Berdasarkan data Rasio Keuangan, per Desember 2020, Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank DKI tercatat sebesar 28,05% mengalami peningkatan sebesar 2,27% dari sebelumnya 25,78%. Selain itu, rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) per Desember 2020 tercatat sebesar 81,99% meningkat 5,98% dari tahun 2019 sebesar 76,01%.

Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dalam rangka implementasi PSAK 71 di tahun 2020. Rasio Net Interest Margin (NIM) akhir tahun 2020 tercatat sebesar 5,26%, cenderung menurun dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 5,44% imbas dari perlambatan pertumbuhan kredit yang terjadi di sepanjang tahun 2020.

Di tahun 2020, laba bersih Bank DKI mengalami kontraksi seiring dengan kondisi pelemahan ekonomi akibat pandemi CovidO-19 dan penyisihan pencadangan yang cukup agresif.

Meskipun demikian, Bank DKI masih memiliki ketahanan yang baik dalam membukukan laba bersih yang masih tercatat positif di tahun 2020 sebesar Rp580,6 miliar.

“Berbagai inisiatif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan pertumbuhan yang berkualitas menjadi fundamental yang baik bagi perseroan untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang”, tutup Zainuddin Mappa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Luhut Akui Kepiawaian Erick Tangani BUMN

Di masa pendemi Covid, BUMN di bawah Erick ikut membantu program vaksinasi dan penyediaan alkes, di samping membantu pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 28 April 2021

Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual Dinilai Masih Marak

Berdasarkan pengaduan masyarakat, ada sekitar 6.036 kurang lebih pelanggaran hak cipta yang sudah diblokir.

EKONOMI | 28 April 2021

Ketum Dekopin: Indonesia Tak Bisa Hidup Tanpa Koperasi dan UMKM

Negara Indonesia tidak bisa hidup tanpa koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 28 April 2021

AirNav Pastikan Navigasi Penerbangan di Timur Indonesia Berjalan Optimal

Layanan navigasi penerbangan memiliki peran krusial dalam merajut konektivitas transportasi udara khususnya di wilayah timur Indonesia.

EKONOMI | 28 April 2021

Implementasikan UU Cipta Kerja, IWIP Angkat 16.000 Pekerja Tetap

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP) segera mengeluarkan kebijakan mengubah status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.

EKONOMI | 28 April 2021

Maraknya Kasus Kerugian Asuransi karena Literasi Keuangan Belum Merata

Perusahaan asuransi juga seharusnya memastikan bahwa para tenaga pemasarnya telah tersertifikasi dan memiliki pengetahuan produk yang baik.

EKONOMI | 28 April 2021

Pengembangan Ekonomi Digital Harus Sejalan dengan Perlindungan UMKM

Banyak produk impor yang dijual melalui platform digital dengan harga murah, sehingga produk UMKM kalah bersaing.

EKONOMI | 28 April 2021

Jakarta Bakal Kedatangan 2 Mal Baru di Kuartal II 2021

Total pasokan ritel Jakarta akan mencapai 4.663.700 meter persegi pada kuartal kedua 2021.

EKONOMI | 28 April 2021

Solusi Tunas Pratama Berencana Private Placement 113,75 Juta Saham

Dengan adanya private placement, pemegang saham Solusi Tunas Pratama akan mengalami penurunan atau dilusi kepemilikan saham sebesar 3,93%.

EKONOMI | 28 April 2021

PermataBank Syariah Gandeng YPI Al-Azhar Salurkan Manfaat SWR002

PermataBank Syariah resmi menjadi mitra distribusi sukuk wakaf ritel (SWR) Seri 002.

EKONOMI | 28 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS