Inovasi Fintech Percepat Transformasi Perbankan Digital
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inovasi Fintech Percepat Transformasi Perbankan Digital

Jumat, 30 April 2021 | 20:00 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pertumbuhan ekonomi untuk mencapai visi Indonesia maju mengalami tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah terus mendorong agar transaksi berbasis digital menjadi salah satu solusi yang harus terus didorong, sebagai elemen penggerak seluruh sektor ekonomi dan melibatkan seluruh masyarakat.

Ketua STIE-IBS, Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, menyoroti pertumbuhan bank digital di masa pandemi. Menurutnya, di tengah-tengah pandemi Covid 19, dalam era industri 4.0 telah terjadi percepatan layanan digital termasuk di dunia jasa keuangan dan perbankan.

"Selain itu, perkembangan inovasi di bidang financial technology (fintech) mendorong sektor perbankan berubah menjadi bentuk digital yang lebih versatile,” kata Kusumaningtuti dalam webinar Indonesia Banking School (IBS) dengan tema "Kebijakan dan Regulasi Perbankan Digital dalam Ekosistem Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan yang Berkelanjutan", Jumat (30/4/2021).

Menurut Kusumaningtuti, layanan bank berkembang menuju ke arah digital atau disebut bank digital serta kegiatan perbankan baru yang disebut neobank. Bank digital yang tanpa cabang seolah menjadi jawaban akan perubahan yang saat ini terjadi.

"Perkembangannya sangat pesat, sehingga regulator bersiap mengeluarkan kebijakan dan regulasi untuk memastikan bahwa perkembangan tersebut tetap dalam koridor menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendukung pertumbuhan perekonomian nasional," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kusumaningtuti menyebutkan, inovasi ini direspons oleh regulator agar menjamin iklim industri yang tetap sehat, aman, dan tentunya berkesinambungan.

"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama-sama dengan asosiasi perbankan menyusun cetak biru transformasi perbankan digital, meliputi aspek perlindungan data, kolaborasi antar institusi keuangan maupun non-keuangan, manajemen risiko, pemanfaatan teknologi, dan tata kelola kelembagaan," tandasnya.

Sementara, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Teguh Supangkat menyebutkan, perbankan nasional akan dihadapkan tantangan cukup fenomenal dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini imbas dari pandemi Covid-19 yang sudah lebih dari satu tahun yang mengubah perilaku masyarakat secara signifikan. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang bisa memberikan efek positif untuk meningkatkan daya stabilitas sistem keuangan.

"Kondisi kerja perbankan secara umum masih relatif kuat dari sisi modal, meski ada Covid-19. Posisi dana pihak ketiga masih sangat positif pertumbuhannya. Di sisi kredit pertumbuhannya negatif, tetapi kami optimis dengan adanya vaksin dan berbagai macam relaksasi serta kebijakan pemerintah, pertumbuhannya di tahun ini akan positif," jelas dia.

Teguh menjelaskan, dengan adanya Covid-19, sampai Febuari 2021, ada kecenderungan jumlah bank menurun, karenanya ada konsolidasi, merger dan akuisisi dari beberapa bank lain. "Pencapaian stabilitas keuangan dan perbankan, tidak terlepas dari suatu sinergitas yang kuat dari otoritas fiskal, moneter, dan OJK," jelasnya.

Menurut Teguh, ada kebijakan yang saling mendukung satu sama lain dan berkolaborasi untuk pemulihan ekonomi nasional. Seperti dari Kemkeu, dari sisi stimulus fiskal maupun dukungan terhadap UMKM, dari OJK mengeluarkan kebijakan restruksasi dan relaksaksi. Regulasi, antara lain berupa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), yang ditargetkan akan rampung di semester pertama 2021. Salah satu komponen yang diatur dalam regulasi ini yaitu terkait persyaratan dalam mendirikan bank digital.

Untuk mendirikan bank digital, OJK akan melakukan asesmen dari sisi model bisnis, teknologi, tata kelola perusahaan dan IT, manajemen risiko IT, kompetensi SDM hingga rencana bisnis. OJK juga secara responsif telah mengeluarkan kebijakan stimulus melalui beberapa rangkaian POJK seperti POJK 11 POJK 48 dan lainnya.

"Selama tahun 2020 telah diterbitkan 10 POJK dan 5 SEOJK antara lain sebagai tindak lanjut dampak Covi-19, mendorong konsolidasi perbankan, meningkatkan transparansi, serta mendukung perkembangan industri perbankan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, IBS menerima bantuan solusi internet dedicated dari Lintasarta untuk mendukung kegiatan pembelajaran/ pendidikan jarak jauh (pjj) yang dilakukan oleh IBS.

Bantuan ini merupakan salah satu kegiatan CSR Lintasarta di pilar pintar, dimana Lintasarta sebagai perusahaan penyedia jasa ICT akan terus berkomitmen dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Udara Tetapkan Prosedur Baru Penumpang Internasional di Soekarno Hatta

Penumpang akan didata terkait lokasi karantina, apakah menuju Wisma Atlet Pademangan atau hotel.

EKONOMI | 30 April 2021

Bappebti: Waspadai Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto

"Kegiatan yang dilakukan EDC Cash bukan termasuk kegiatan jual beli aset kripto yang sesuai dengan ketetapan Bappebti," kata Sidharta.

EKONOMI | 30 April 2021

Lucy in The Sky Bidik Dana IPO Rp 37,75 Miliar

Dana yang diraih perseroan akan digunakan untuk melakukan ekspansi dengan membuka tujuh gerai baru.

EKONOMI | 30 April 2021

Saham BBRI dan FREN Paling Aktif di Akhir Pekan

Investor asing mencatat transaksi beli bersih (net buy) di semua pasar sebesar Rp 183,73 miliar.

EKONOMI | 30 April 2021

Multipolar Tebar Dividen Rp 215,63 Miliar

PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) membagikan dividen Rp 215,63 miliar dari raihan laba bersih di tahun 2020.

EKONOMI | 30 April 2021

Hanasta Resources Akan Akuisisi Tambang Blackspace

PT Hanasta Resources berencana mengakuisisi tujuh perusahaan tambang batu bara milik PT Blackspace dengan mengalokasikan dana investasi.

EKONOMI | 30 April 2021

Akhir Pekan, Asing Koleksi Saham ASII, BBCA, MCAS, BMRI dan TBIG

Harga saham TBIG naik 1,82%, ASII menguat 1,38%, BBCA terkoreksi 0,08%, BMRI terpangkas 0,80% dan MCAS stagnan, pada perdagangan Jumat (30/4/2021).

EKONOMI | 30 April 2021

Saham KIOS Bawa Pulang Cuan saat IHSG Ditutup Melemah

Harga saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) melonjak 25% pada penutupan perdagangan saham, Jumat (30/4/2021).

EKONOMI | 30 April 2021

OJK Restui Pengangkatan Agus Syabarrudin Sebagai Dirut Bank Banten

Adapun persetujuan tersebut disampaikan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK tertanggal 26 April 2021.

EKONOMI | 30 April 2021

Saham Lucy in The Sky Jadi Rebutan Investor

Lucy in The Sky akan melantai di bursa saham pada 5 Mei 2021. Perseroan menargetkan raihan dana IPO Rp 37,75 miliar.

EKONOMI | 30 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS