Tidak Lagi Jadi Menteri, Bambang Brodjonegoro Jadi Komut Bukalapak
Logo BeritaSatu

Tidak Lagi Jadi Menteri, Bambang Brodjonegoro Jadi Komut Bukalapak

Sabtu, 1 Mei 2021 | 07:56 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bukalapak mencatat peningkatan 4 juta pelapak sepanjang 2020, sehingga jumlahnya menjadi lebih dari 6,5 juta pelapak. Bukalapak juga mengangkat mantan menteri riset dan teknologi Bambang Brodjonegoro sebagai komisaris utama dan putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, sebagai komisaris.

“Di tahun 2020, Bukalapak mencatat peningkatan 4 juta pelapak dan mitra Bukalapak. Sehingga kini Bukalapak memiliki lebih dari 6,5 juta pelapak, 7 juta mitra Bukalapak dan 100 juta pengguna yang 70% didominasi oleh pengguna di luar kota besar. Hal ini menunjukan peran digitalisasi Bukalapak tidak hanya berpusat di kota-kota besar tetapi juga menjangkau seluruh daerah yang memiliki tantangan akses dan infrastruktur. Bukalapak terus melakukan pengembangan fitur dan layanan baik pada platform marketplace ataupun O2O (online to offline), untuk menjawab kebutuhan di tengah masyarakat terlebih di situasi pandemi sekarang,” kata CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin dalam siaran pers Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bukalapak, Jumat (30/4/2021).

Menanggapi pengangkatannya sebagai Komisaris Utama, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan semangatnya untuk berkolaborasi bersama Bukalapak.

“Inovasi dan teknologi menjadi hal krusial yang harus diadopsi agar UMKM berkembang. Menjadi bagian dari keluarga besar Bukalapak yang berfokus untuk menciptakan akses pasar berbasis teknologi, diharapkan akan memberikan dampak yang lebih besar pada adopsi teknologi di UMKM serta inovasi yang mengarah pada transformasi digital dan penguatan UMKM,” kata dia.

Senada, Yenny Wahid juga mengungkapkan harapannya sebagai bagian dari keluarga besar Bukalapak. Ia mengatakan, “Bukalapak telah menciptakan wadah pasar strategis bagi UMKM untuk terus berkembang seiring dengan kemajuan digital. Dengan bergabung bersama Bukalapak, diharapkan dapat membentuk sinergis yang melahirkan lebih banyak peluang usaha untuk membantu UMKM dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.”

Bukalapak akan terus melanjutkan komitmennya untuk menjadi platform online dan O2O (online to offline) untuk menciptakan akses pasar kepada siapa saja untuk melakukan kegiatan jual beli dengan dukungan ekosistem bisnis dan teknologi yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fintech P2P Lending Jadi Sumber Pendanaan Alternatif UMKM

Menkop UKM Teten Masduki mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan fintech peer-to-peer (P2P) lending sebagai alternatif pendanaan.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Listing, Indo Pureco Pratama Siap Bangun Pabrik Baru

Usai listing di BEI, PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) siap ekspansi dengan bangun pabrik baru beserta infrastruktur pendukung.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Mobil Listrik, Hyundai Investasi Rp 7,62 Triliun di India

Hyundai menginvestasikan US$ 530 juta (Rp 7,62 triliun) untuk membawa kendaraan listrik ke India.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Ekspor Mi Instan Indonesia Tembus Pasar Non-Tradisional

Ekspor mi instan Indonesia tahun 2020 sebagian besar ditujukan ke Malaysia.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sssttt! Bank Ini Terapkan Work from Anywhere

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) secara permanen.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sesi I IHSG Menguat,IPPE Kasih Cuan Lebar

PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) tercuan siang Ini saat IHSG menguat.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Desain Arsitektur Samira Regency Bekasi Diapresiasi

PT Triyasa Propertindo, pengembang Samira Regency Bekasi meraih penghargaan.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sesi I, IHSG Naik 7 Poin ke Posisi 6.611

Indeks LQ45 melemah 0,7 poin (0,08%) ke level 944,8.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Kewajiban Rp 32 Triliun, AP I Optimistis Bisa Pulih

PT Angkasa Pura (AP) I optimistis kinerja perusahaan bisa pulih pada tahun 2022 yang ditandai arus kas kembali positif Rp 1,15 triliun.

EKONOMI | 9 Desember 2021

UMKM Ingin Naik Kelas? Ini Saran Ekonom Milenial Indef

UMKM Indonesia ke depan harus beradaptasi dengan pandemi Covid-19 agar naik kelas.

EKONOMI | 9 Desember 2021


TAG POPULER

# Cynthiara Alona


# Omicron


# Kecelakaan di Ruas Semarang-Demak


# Hari Antikorupsi


# Ilham Habibie



TERKINI
Peluang Bisnis Digital Kian Menjanjikan di Masa Depan

Peluang Bisnis Digital Kian Menjanjikan di Masa Depan

DIGITAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings