Rekor Tertinggi, Kinerja Manufaktur Menguat ke Level 54,6
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rekor Tertinggi, Kinerja Manufaktur Menguat ke Level 54,6

Senin, 3 Mei 2021 | 16:51 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kinerja manufaktur Indonesia kembali meraih capaian tertinggi pada bulan April 2021. Hal ini tertuang dalam laporan IHS Markit yang mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan April 2021 sebesar 54,6 atau naik dari 53,2 pada bulan Maret 2021.

“Pertumbuhan di sektor manufaktur Indonesia kembali mengalami percepatan pada bulan April, dengan PMI mencapai rekor tinggi baru selama 2 bulan berjalan,” tutur IHS Markit dalam laporannya, Senin (3/5/2021).

Dalam laporan itu disebutkan permintaan baru dan pembelian naik pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama periode survei 10 tahun. Sementara permintaan ekspor baru kembali tumbuh setelah 16 bulan periode penurunan.

Kendati begitu, IHS Markit mencatat bahwa perusahaan masih enggan mengambil karyawan baru. Perusahaan cenderung mempertahankan tingkat ketenagakerjaan meski permintaan baru naik tajam. “Sehingga, terjadi akumulasi penumpukan pekerjaan selama 2 bulan berjalan," tulis laporan IHS.

Lebih lanjut, sisi bisnis kini telah menguat dalam 6 bulan berturut-turut. Inti perbaikan nyata pada kondisi bisnis adalah lonjakan permintaan baru. “Bisnis baru mengalami ekspansi substansial, dan sejauh ini merupakan laju tercepat sejak survei dimulai pada bulan April 2011," kata dia.

Peningkatan permintaan didorong oleh kembali menggeliatnya bisnis baru dari luar negeri, sehingga mendorong ekspor naik untuk pertama kalinya dalam 17 bulan. “Dengan bisnis baru mengalami ekspansi tajam, perusahaan manufaktur juga menaikkan volume produksi mereka. Sebagaimana halnya dengan permintaan baru, kenaikannya merupakan yang paling tajam. Rekor kenaikan pada aktivitas pembelian juga terjadi karena perusahaan menanggapi arus pesanan baru yang masuk. Sementara itu, waktu pengiriman dari pemasok secara umum”tuturnya.

Seiring bisnis baru mengalami ekspansi tajam, perusahaan manufaktur akhirnya menaikkan volume produksi. Sebagaimana halnya dengan permintaan baru, kenaikannya merupakan yang paling tajam. Rekor kenaikan pada aktivitas pembelian juga terjadi karena perusahaan menanggapi arus pesanan baru yang masuk.

Sementara waktu pengiriman dari pemasok secara umum tidak berubah dari bulan April 2021. Hal ini menandakan bahwa gangguan pada rantai pasokan mulai berkurang yang membantu perusahaan melakukan ekspansi stok pembelian. “Ini membantu perusahaan melakukan ekspansi stok pembelian, sehingga mengakhiri periode 15 bulan periode penurunan inventaris pra-produksi. Sementara itu stok barang jadi terus mengalami penurunan marginal,” tutur IHS.

Meski sudah terjadi ekspansi kuat pada permintaan baru, perusahaan manufaktur tidak menambah jumlah tenaga kerja sehingga, penumpukan pekerjaan naik selama 2 bulan berjalan dan pada laju solid yang paling terlihat dalam lebih dari 8 tahun. Biaya input terus naik tajam, dengan kenaikan harga bahan baku secara luas. Dalam beberapa kasus, hal ini dikaitkan dengan kekurangan pasokan.

Sementara beban kenaikan input terus ditanggungkan kepada pelanggan dan menyebabkan kenaikan harga jual selama 6 bulan berturut-turut. Ini membuat tingkat inflasi tergolong solid, tetapi melambat hingga titik paling lemah selama 2 bulan berjalan sejak Januari 2021.

Ke depan, pengusaha masih optimistis bahwa output akan terus naik pada tahun yang akan datang, bahkan sebagian besar responden memperkirakan akan adanya ekspansi. “Kepercayaan diri berpusat pada harapan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada tahun mendatang dan memungkinkan adanya kenaikan lanjutan pada permintaan baru,” tandas IHS Markit dalam laporannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Produsen Alat Kesehatan Taiwan Jajaki Pasar Indonesia

Produsen alat kesehatan (alkes) asal Taiwan tengah mengincar pasar Indonesia dalam rangka ekspansi usaha.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Saham BBRI dan BRMS Paling Aktif Diperdagangkan Investor

Saham BRMS ditransaksikan sebanyak 1,6 miliar saham, pada perdagangan hari ini, Senin (3/5/2021).

EKONOMI | 3 Mei 2021

Saham BMRI Jadi Favorit Investor Asing

Selain BMRI, investor asing koleksi saham BBRI, TBIG, DMMX dan TLKM pada perdagangan Senin (3/5/2021).

EKONOMI | 3 Mei 2021

Program P3DN Diharapkan Dongkrak Pertumbuhan Industri Dalam negeri

P3DN dapat memberikan kesempatan bagi industri dalam negeri untuk bertumbuh.

EKONOMI | 3 Mei 2021

IHSG Melemah, Saham BUDI Bertahan di Puncak Top Gainers

Saham PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) kukuh di puncak top gainers dengan lonjakan harga saham mencapai 34,40%.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Indef Proyeksikan Ekonomi Triwulan I 2021 Terkontraksi Minus 1%

Proyeksi Indef tersebut didasarkan pada berbagai indikator, salah satunya laju pertumbuhan kredit yang konsisten mengalami penurunan.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Lanjutkan Transfomasi Digital, Commonweath Luncurkan CommBank Mobile

Melalui aplikasi CommBank Mobile, transaksi perbankan dibuat menjadi lebih sederhana, mudah dilakukan dan lebih menyenangkan.

EKONOMI | 3 Mei 2021

PII Berikan Penjaminan Proyek KPBU SPAM Karian-Serpong

PT PII melanjutkan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur sektor air bersih.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Dirut PII: SPAM Karian-Serpong Tambah Pasokan Air Bersih di 3 Wilayah

Diungkapkan Sutopo, proyek SPAM Karian-Serpong adalah proyek ke-34 yang mendapatkan skema penjaminan dari PT PII

EKONOMI | 3 Mei 2021

Volume Angkutan Barang Lewat Laut Naik 4,96% di Kuartal I 2021

Selama Januari-Maret 2021, jumlah barang diangkut naik 4,96% atau mencapai 78,5 juta.

EKONOMI | 3 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS