Kunjungan ke Pusat Belanja dan Restoran Tembus 100% pada Jam Sibuk Ramadan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kunjungan ke Pusat Belanja dan Restoran Tembus 100% pada Jam Sibuk Ramadan

Senin, 3 Mei 2021 | 21:10 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Mandiri Institute menyatakan aktivitas dan jumlah kunjungan ke pusat belanja dan restoran telah menembus 100% pada jam-jam sibuk di bulan Ramadan 2021. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan Ramadan 2020.

Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono mengatakan secara spesifik kunjungan ke pusat belanja pada awal April 2021 telah mencapai 128% dibandingkan kapasitas normal di jam-jam sibuk. “Monitoring tingkat kunjungan ini dilakukan terhadap 5.872 tempat belanja yang tersebar di sembilan kota besar. Lonjakan kunjungan ke tempat belanja di Makassar dan DKI Jakarta merupakan kontributor utama lonjakan kunjungan secara nasional,” ucap Yudo dalam siaran pers yang diterima pada Senin (3/5/2021).

Yudo menambahkan, aktivitas di bulan Ramadan dan relaksasi jam operasional tempat belanja pemicu kenaikan kunjungan. Masyarakat menyerbu pusat belanja, terutama shopping mall,untuk mencari berbagai kebutuhan di Idulfitri. Selain itu, normalisasi aktivitas perkantoran juga mendorong kenaikan kunjungan ke mal.

Di sisi lain, kunjungan ke restoran di April 2021 juga mengalami lonjakan dengan tingkat kesibukan menyentuh 117% pada jam-jam sibuk. Angka tingkat kesibukan ini diperoleh dari pengamatan terhadap 9.626 restoran di sembilan kota besar. Tingkat kesibukan telah melebihi batas 100% di hampir semua kategori restoran. Berdasarkan wilayah, Jakarta mencatatkan kenaikan makan di tempat (dine-in) tertinggi, atau mencapai 140%.

“Perbaikan angka kunjungan ke restoran juga terkonfirmasi dengan Indeks Pendapatan Usaha di sektor restoran yang mengalami peningkatan drastis pada April 2021. Data ini menunjukkan bahwa sektor restoran mulai mengalami perbaikan, dibanding dengan periode yang sama tahun 2020,” ucap Yudo.

Metode monitoring dilakukan dengan melihat tingkat kesibukan di restoran dan tempat belanja yang terdapat pada data Google Maps dengan jumlah sampling 5.000 tempat belanja dan 9.000 restoran di sembilan kota besar di Indonesia.

Namun Yudo mengingatkan agar pemilik atau manajemen tempat belanja dan restoran harus berperan aktif menerapkan protokol kesehatan karena aktivitas dine-in di restoran masih berisiko karena melibatkan kontak fisik di tempat umum. Melalui partisipasi aktif ini, kita berharap risiko penularan Covid-19 dapat diturunkan. “Tingkat kesibukan yang tinggi juga menunjukkan adanya konsumen yang berkumpul untuk menunggu mendapatkan layanan, terutama di restoran. Hal ini dapat menaikkan risiko penularan Covid-19,” tutur Yudo.

Saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 baru, terutama klaster perkantoran. Salah satu penyebabnya diduga aktivitas pekerja kantor yang berbuka puasa bersama. Menurut Yudo hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak. “Meningkatnya kasus baru akan memicu pemerintah memperpanjang pembatasan mobilitas masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak buruk bagi usaha restoran,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lion Parcel Targetkan Pertumbuhan Transaksi Naik 100%

Hingga kuartal pertama tahun 2021 transaksi Lion Parcel melalui aplikasi meningkat hingga 155 persen.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Pengamat: Kehadiran Super Air Jet Langkah Luar Biasa

Alvin Lie menilai, pilihan Super Air Jet untuk masuk di segmen low cost carrier (LCC) sebagai langkah yang tepat.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Kemhub: Super Air Jet Masih dalam Proses Mendapatkan AOC

Maskapai Super Air Jet masih dalam proses mendapatkan AOC atau sertifikat operator penerbangan sebagai syarat layanan penerbangan komersial.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Bank Jatim Bagikan Dividen Rp 48,85 Per Lembar Saham

Nilai dividen yang dibagikan naik dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 48,20 per lembar saham.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Studi: E-Commerce Diminati Masyarakat karena Cepat dan Aman

Menurut survei Visa, kondisi new normal telah mendorong konsumen Indonesia mempertimbangkan platform e-commerce.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Meski Mudik Dilarang, Astra Infra Optimistis Traffic Tahun Ini Lebih Baik

Astra Infra menilai traffic jalan tol pada larangan mudik akan lebih baik dibanding tahun lalu.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Sreeya Sewu Optimistis Kinerja Tumbuh, Ini Strateginya

PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) optimistis kinerja tahun ini lebih baik dibandingkan tahun 2020.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Ramadan, Mayora Optimistis Pendapatan Tumbuh 10%

Mayora menargetkan pendapatan 2021 akan naik 10% dibanding 2020.

EKONOMI | 3 Mei 2021

PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,6 pada April 2021

Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang mampu menembus level 54,6 pada bulan April, sesuai yang dirilis oleh IHS Markit.

EKONOMI | 3 Mei 2021

PPRE Catat Pendapatan Naik 20,5% di Kuartal I 2021

Pendapatan PP Presisi (PPRE) melesat 20,5% menjadi Rp 665,6 miliar, dengan segmen konstruksi menyumbang pendapatan 84,3%.

EKONOMI | 3 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS