Hadir di Tengah Pandemi, Bagaimana Peluang Super Air Jet?
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hadir di Tengah Pandemi, Bagaimana Peluang Super Air Jet?

Selasa, 4 Mei 2021 | 11:23 WIB
Oleh : Herman / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Kemunculan maskapai baru Super Air Jet mengundang banyak perhatian. Pasalnya, Super Air Jet muncul di saat industri penerbangan sedang babak belur akibat dihantam pandemi Covid-19. Namun di mata pengamat penerbangan Gerry Soejatman, peluang Super Air Jet untuk menggarap pasar domestik masih sangat terbuka lebar.

“Saya cukup yakin pasar domestik ke depan akan tetap bertumbuh. Pandemi kan tinggal masalah mau kapan selesai. Begitu selesai, pasti industri penerbangan akan tumbuh lagi. Apalagi kalau kita lihat pertumbuhan kelas menengah dan mobilisasi sosial dari yang rendah ke menengah besar sekali. Sehingga segmen menengah ini akan lebih besar lagi dan mereka memiliki daya minat yang besar untuk melakukan penerbangan,” kata Gerry Soejatman kepada Beritasatu.com, Selasa (4/5/2021).

Gerry mengungkapkan, industri penerbangan di Indonesia saat ini masih didominasi oleh Garuda Group dan Lion Group. Keduanya tentu membutuhkan kompetisi, baik dari perusahaan yang terkait ataupun tidak. Kehadiran Super Air Jet tentunya akan semakin meramaikan kompetisi, sehingga maskapai penerbangan akan semakin terpacu untuk meningkatkan layanannya.

“Kalau saya bilang, Lion Air itu segmennya murah tradisional, ini besar sekali pasarnya. Kemudian ada juga segmen murah kekinian, ini mungkin yang diisi oleh Citilink dan Air Asia. Kemungkinan Super Air Jet juga akan masuk di segmen murah kekinian,” ujar Gerry.

Meskipun saat ini Super Air Jet masih dalam proses mendapatkan air operator certificate (AOC) atau sertifikat operator penerbangan, Gerry meyakini sertifikat tersebut akan segera didapatkan Super Air Jet, sehingga bisa segera melayani penerbangan secara komersial.

“Dengan berbagai persiapan yang sudah mereka lakukan, dan juga sudah mengeluarkan press rilis, tinggal menunggu waktu saja untuk mendapatkan AOC. Kemungkinan 1 sampai 3 bulan lagi, atau parah-parahnya di November,” kata Gerry.

Pandangan yang sama juga disampaikan pengamat penerbangan lainnya, Alvin Lie. Menurut Alvin, pilihan Super Air Jet untuk masuk di segmen low cost carrier (LCC) sebagai langkah yang tepat. Apalagi sejak diterpa pandemi Covid-19, harga menjadi pertimbangan utama pengguna jasa penerbangan.

“Kebutuhan untuk bepergian akan selalu ada, dan selama pandemi daya beli menurun sehingga tentunya konsumen akan lebih sensitif terhadap harga. Mereka rela mengorbankan kenyamanan, dan pada saat ini LCC-lah yang lebih atraktif bagi pengguna jasa penerbangan. Tentunya harga tidak menjadi satu-satunya faktor. Kita lihat nanti rutenya, jadwalnya juga frekuensi penerbangannya seperti apa, itu juga yang akan menentukan,” kata Alvin Lie.

Sebelumnya, Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari menjelaskan, Super Air Jet didirikan pada Maret 2021. Maskapai ini telah memiliki kode penerbangan “IU” dari IATA (Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional) dan “SJV” dari ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).

"Saat ini, Super Air Jet tengah mempersiapkan fase bersiap untuk lepas landas melalui berbagai tahapan dan prosedur yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam rangka mempersiapkan penerbangan perdana yang dijadwalkan dalam waktu dekat," kata Ari.

Pada tahap awal, Super Air Jet akan mengoperasikan armada generasi terbaru yaitu Airbus 320-200 yang berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi.

"Segmen kawula muda akan terus tumbuh pesat dan Super Air Jet bersiap untuk meraih pasar itu melalui konsep Super Cost, yakni menawarkan layanan maskapai berbiaya paling hemat sehingga lebih terjangkau," tandas Ari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga dan Skema KUR Tanpa Jaminan

Pemerintah memperpanjang subsidi bunga KUR hingga akhir tahun dan mengubah kebijakan pelaksanaan KUR tanpa jaminan dari Rp 50 juta jadi Rp 100 juta.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Ini Jadwal Libur Lebaran Bursa Efek Indonesia Tahun Ini

Mulai Rabu 12 Mei 2021 hingga Jumat 14 Mei 2021 merupakan libur Bursa Efek Indonesia dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1442 H.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Kinerja Siloam Hospitals Berdampak Positif ke Lippo Karawaci

Pembagian dividen dan peningkatan kinerja PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) berdampak positif terhadap keuangan induk usahanya, PT Lippo Karawaci Tbk.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.445

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (4/5/2021), terpantau menguat tipis ke kisaran Rp 14.440.

EKONOMI | 4 Mei 2021

IHSG Dibuka Positif Awal Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,14% ke 5.960,87 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (4/5/2021).

EKONOMI | 4 Mei 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

MNC Sekuritas merekomendasikan beli ASII, TLKM, MEDC.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Bursa Asia Dibuka Positif, Investor Tunggu Data Ekonomi Australia

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,14%, sementara di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,18%.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Diambil Alih TJS Group, Proyek IZZARA Apartment Mulai Dipasarkan

Diambil alih TJS Group, pembangunan proyek apartemen mewah IZZARA, yang terletak di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan kembali dilanjutkan.

EKONOMI | 3 Mei 2021

Kempupera Mulai Bangun Rusun Keuskupan Larantuka

Rusun Keuskupan Larantuka ini dibangun Kempupera secara single year contract (SYC) tahun 2021 dengan nilai Rp 20,72 miliar.

EKONOMI | 4 Mei 2021

Fokus Pasar: IHSG Diselimuti Sejumlah Sentimen Positif

PMI Manufaktur bulan April naik menjadi 54,6 lebih tinggi dari bulan Maret yang tercatat 53,2.

EKONOMI | 4 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS