Indonesia Kendaraan Terminal Raih Pendapatan Rp 356,53 Miliar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Kendaraan Terminal Raih Pendapatan Rp 356,53 Miliar

Jumat, 7 Mei 2021 | 10:31 WIB
Oleh : Nabil Syarifudin Al Faruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sepanjang tahun 2020 membukukan pendapatan total sebesar Rp 356,53 miliar atau mengalami penurunan 31,86% dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya. Perseroan juga berhasil menekan kerugian yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Investor Relation Indonesia Kendaraan Terminal, Reza Priyambada mengatakan, pada triwulan akhir 2020 perseroan mendapatkan tambahan pendapatan sebesar Rp 107,27 miliar, sehingga membuat pendapatan total di 2020 mencapai Rp 356,53 miliar, lebih rendah 31,86% dibandingkan perolehan 2019 yang tercatat Rp 532,22 miliar.

“Penurunan pendapatan tersebut dikontribusi oleh lebih rendahnya perolehan pendapatan dari segmen pelayanan jasa terminal yang di tahun 2020 tercatat sebesar Rp 333,41 miliar di bawah pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 487,64 miliar,” ujar Reza dalam keterangan resmi, Jumat (7/5/2021).

Kemudian, segmen pelayanan jasa barang juga mengalami kondisi serupa di mana pada tahun 2019 tercatat sebesar Rp 28,33 miliar dan pada tahun 2020 sebesar Rp 18,53 miliar. Penurunan ini terjadi seiring turunnya aktivitas dari industri otomotif, terutama pada penanganan kendaraan baik di terminal internasional maupun terminal domestik.

Mulai adanya perbaikan di kuartal keempat 2020 memberikan tambahan kinerja pada perseroan. Sampai dengan semester I-2020, pendapatan perseroan tercatat Rp 175,68 miliar dan hingga kuartal III-2020 pendapatan tercatat Rp 249,23 miliar sehingga terdapat penambahan pendapatan sebesar Rp 73,55 miliar di kuartal ketiga.

Sementara itu, pada kuartal IV-2020 perseroan mendapatkan kenaikan pendapatan sebesar Rp 107,27 miliar atau naik sebanyak 45,85% (QoQ). Dengan adanya perbaikan tersebut, pada kuartal IV-2020 perseroan memperoleh keuntungan sebesar Rp 8,96 miliar sehingga mampu mengurangi eksposur kerugian dari kuartal-kuartal sebelumnya di mana pada akhir tahun 2020, perseroan hanya mencatat kerugian sebesar Rp 23,77 miliar bila dibandingkan kerugian hingga periode sembilan bulan pertama 2020 senilai Rp 32,73 miliar.

Perseroan berharap, dengan mulai pulihnya sektor otomotif dan sejumlah sektor lainnya seiring kian banyaknya aktivitas di masyarakat maka diharapkan dapat terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah segmen kendaraan, baik dari CBU, alat berat, hingga truk dan bus.

“Adanya peningkatan tersebut tentunya dapat berimbas positif pada layanan bongkar muat kendaraan di terminal perseroan sehingga pada akhirnya kinerja operasional di tahun 2021 ini dapat membaik, begitupun juga dengan kinerja keuangan yang juga akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Terus Menguat ke Kisaran Rp 14.200-an

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (7/5/2021), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.277.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Fokus Pasar: Tiongkok dan Australia Perang Dingin

Tiongkok untuk sementara waktu tidak ingin melakukan diskusi dengan Kementerian Australia, setelah investasi 5G-nya ditolak Australia.

EKONOMI | 7 Mei 2021

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham Ini

MNC Sekuritas merekomendasikan beli saham EXCL, CPIN, INDY.

EKONOMI | 7 Mei 2021

IHSG Dibuka Menguat, Investor Tunggu Data Cadev

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,11% ke 5.976,9 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (7/5/2021).

EKONOMI | 7 Mei 2021

OJK Nyatakan Bank Banten Sehat

Selain itu, Bank Banten juga telah mempersiapkan beberapa strategi untuk melakukan ekspansi bisnis yang terukur.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Bursa Asia Bervariasi, Pasar Nantikan Data Tenaga Kerja AS

Nikkei 225 naik 0,08%, S&P/ASX 200 naik 0,17%, dan Kospi naik 0,3%.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Indorama Synthetics Suntik Anak Usaha Rp 240 Miliar

PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) belum lama ini memberikan fasilitas pinjaman pemegang saham kepada T Cikondang Kancana Prima (CKP) maksimal Rp 240 miliar.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Ekspor Florikultura Indonesia Tembus 20 Negara

Hal itu membuktikan kekayaan hortikultura bangsa diakui dunia.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Dirut Bulog Tidak Pernah Berhenti Lawan Mafia Pangan

Meski sudah tidak lagi menjadi penegak hukum, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) tidak pernah berhenti melawan mafia pangan.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Covid-19 Masih Tidak Terkendali, Harga Minyak Dunia Melemah

Harga minyak mentah Brent turun 0,6% ke US$ 68,54 per barel. West Texas Intermediae turun 1,4% ke US$ 64,71 per barel.

EKONOMI | 7 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS