TINS Tambah Armada Penambangan Offshore
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

TINS Tambah Armada Penambangan Offshore

Jumat, 7 Mei 2021 | 13:02 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Timah Tbk (TINS) mengungkapkan cadangan timah per akhir tahun 2020 tercatat sebesar 282.312 ton. Sebanyak 94% diantaranya berlokasi di lepas pantai (offshore), sedangkan sumber daya timah tercatat sebesar 823.420 ton dengan komposisi offshore sebesar 51%.

Sekretaris Perusahaan PT Timah, Abdullah Umar mengatakan, TINS mulai menambah armada penambangan offshore secara bertahap setelah dipukul badai pandemi covid-19 yang demikian masif. Produksi bijih timah pada kuartal I 2021 tercatat sebesar 5.025 ton yang sebesar 61% berasal dari offshore.

"Produksi logam timah pada kuartal I 2021 terkoreksi 63% menjadi 5.220 ton dan penjualan logam timah terkoreksi 66% menjadi 5.912 ton," kata Abdullah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Abdullah mengatakan, fluktuasi harga logam timah di LME bergerak di rentang harga yang terbatas, dan diramalkan masih akan terus kinclong sampai dengan akhir tahun. "Sebagai produsen terbesar timah kedua di dunia, TINS memiliki posisi tawar yang menentukan di pasar timah dunia," ujarnya.

Dikatakannya, pada kuartal I 2021 TINS mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,4 triliun atau turun sekitar 45% dibandingkan kuartal I 2020 sebesar Rp4,4 triliun. Berkat efektivitas manajemen biaya, TINS berhasil membukukan laba operasi sebesar Rp131 miliar atau naik signifikan dibandingkan kuartal I 2020 yang minus sebesar Rp434 miliar.

"Laba tahun berjalan kuartal I 2021 sebesar Rp10 miliar, naik signifikan dibandingkan kuartal I 2020 minus sebesar Rp413 miliar," ujarnya.

Profitabilitas TINS, lanjut Abdullah, terus membaik yang nampak dari Gross Profit Margin (GPM) sebesar 13,21% dan Net Profit Margin (NPM) sebesar 0,42%. Adapun likuiditas TINS masih sehat dengan Current Ratio sebesar 128,57%. Solvabilitas TINS juga menunjukkan perbaikan dimana Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 123,19%.

Abdullah mengungkapkan, kondisi saat ini dan prospek ke depan kinerja anak perusahaan TINS mulai tumbuh sesuai ekspektasi, diantaranya batu bara dan nikel. Diharapkan kontribusi pendapatan di luar bisnis timah terus tumbuh dan mampu menopang keberlanjutan Perseroan ke depannya.

"TINS memiliki batu bara yang berkalori tinggi dan diminati pasar. Dengan harga batu bara yang relatif stabil, dan diharapkan tingkat produksi di level 500.000 ton hingga 750.000 ton pada tahun 2021 akan berdampak positif terhadap kinerja finansial perseroan,” ujarnya.

Di samping pertimahan sebagai bisnis utamanya, TINS mulai memoles performa bisnis penambangan batu bara yang beroperasi di Kalimantan Selatan dengan lahan IUP seluas 9.721 Hektare dan berkadar Gross Air Received (GAR) 6.200 Kcal/Kg. Ditambah pamor nikel yang makin membaik membuat TINS lebih intensif menggarap penambangan nikelnya yang berlokasi di Sulawesi Tenggara dengan luas IUP sebesar 300 Hektare.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Antam Gandeng Alchemist dan Gunbuster Garap Smelter Nikel

PT Aneka Tambang Tbk menandatangani perjanjian pendahuluan bisnis pemurnian nikel bersama Alchemist Metal Industry Pte, Ltd. & PT Gunbuster Nickel Industry.

EKONOMI | 7 Mei 2021

PermataBank Sasar Millennial Lewat PermataME Savings

Tabungan PermataME Savings menyesuaikan dengan gaya hidup anak muda kekinian.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Perkuat Penetrasi Pasar, PPRO Andalkan Student Residences

Kelebihan student residences besutan PP Properti di antaranya adalah lokasinya sangat dekat dengan kampus ternama.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Lima Saham Ini Cuan di Sesi I IHSG

Harga saham BAJA menguat 23,13%, AYLS naik 19,28%, GDST meningkat 18,52%, KIOS melonjak 14,2%, ICON terangkat 9,01%.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah 0,41%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,41% ke 5.945,9 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (7/5/2021).

EKONOMI | 7 Mei 2021

Rektor UI: Holding BUMN Ultra Mikro Berdayakan UMKM

Pembentukan holding BUMN ultra mikro harus dilakukan saat ini, di tengah masa pemulihan akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Hari Pertama Larangan Mudik, KAI Layani 2.852 Penumpang

Jumlah tersebut turun 91,6% dari rata-rata volume pelanggan kereta api (KA) jarak jauh di bulan April 2021 sebesar 33.882 pelanggan per hari.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Buana Lintas Lautan Incar Dana Rights Issue hingga Rp 616,25 Miliar

Dengan target harga kisaran Rp 375-425 per saham, rights issue Buana Lintas Lautan ditargetkan mencapai Rp 543,75 miliar hingga Rp 616,25 miliar.

EKONOMI | 7 Mei 2021

April, Cadangan Devisa Naik Jadi US$ 138,8 Miliar

Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2021 tercatat sebesar US$ 138,8 miliar, naik dari US$ 137,1 miliar Maret lalu.

EKONOMI | 7 Mei 2021

Indonesia Kendaraan Terminal Raih Pendapatan Rp 356,53 Miliar

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sepanjang tahun 2020 membukukan pendapatan total sebesar Rp 356,53 miliar, turun 31,86%.

EKONOMI | 7 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS