Logo BeritaSatu

Lebih Optimistis dari Presiden, Bulog: Tidak Ada Impor Beras Hingga Akhir Tahun

Jumat, 7 Mei 2021 | 19:33 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menargetkan tidak ada impor beras hingga akhir tahun 2021. Upaya ini lebih optimistis dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan tidak ada impor hingga Juni.

"Insyaallah yang disampaikan presiden tidak impor sampai Juni, tapi kami harap sampai akhir tahun," kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dalam Sixty Minute with Dirut Perum Bulog yang akan ditayangkan Beritasatu News Channel Senin (10/5/2021) pukul 15.30-16.30 WIB.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengimpor beras hingga pertengahan tahun ini. "Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (26/3/2021).

Budi menyatakan biasanya pada bulan Mei masa panen padi selesai. Sementara pada Juni dan Juli tidak ada panen. Adapun pada bulan Agustus dan September kembali panen. "Berarti kita serap kembali, November Desember tidak ada panen sampai Januari dan Februari, Maret panen lagi, kalau kita bisa manage ini dengan baik kita tidak impor," kata pria yang akrab disapa Buwas ini.

Meski demikian, kata Buwas, impor dimungkinkan jika terjadi kekurangan produksi yang bersifaf insidental seperti serangan hama atau bencana alam yang menyebabkan gagal panen. Namun jumlahnya tidak besar, hanya sekitar 20% dari kebutuhan. "Kecuali karena hama, cuaca, itu bisa saja impor untuk memenuhi gangguan tadi, tapi impor tidak banyak," kata Buwas.

Buwas mengungkapkan, selama 3 tahun kepemimpinannya, tidak pernah mengimpor beras.

Budi Waseso mengatakan, saat ini stok beras Bulog di seluruh Indonesia mencapai 1,330 juta ton, atau dalam kondisi aman menjelang Lebaran. Dalam hitungan Buwas, dalam 1 tahunn beras yang harus dikelurkan Bulog rata-rata hanya 600.000 ton-800.000 ton per tahun. Beras itu untuk operasi pasar hingga bencana. "Kita sudah tidak keluarkan beras untuk bansos rastra (bantuan sosial beras sejahtera)," kata Buwas.

Buwas juga mengungkapkan selama 3 tahun ini beras turut andil dalam menekan inflasi. "Sebelum 3 tahun belakang inflasi kita tinggi dari beras," kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian CurrencySwap

Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia sepakat memperbarui perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal hingga senilai 8 miliar ringgit Malaysia.

EKONOMI | 28 September 2022

Gandeng Bappebti, PINTU Genjot Literasi Aset Kripto di UGM

Dulu sebelum investasi aset kripto diatur Bappebti, masyarakat berinvestasi menggunakan platform luar negeri.

EKONOMI | 28 September 2022

PT Cipta Aset Hentikan Sementara Penambangan Aset Kripto

Penghentian operasional mining saat ini hanya bersifat untuk sementara mengingat kondisi market aset kripto sedang volatilitas.

EKONOMI | 28 September 2022

189 Saham Menguat, IHSG Naik 18,5 Poin Menuju 7.130

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 126,4 miliar saham senilai Rp 6,6 triliun.

EKONOMI | 28 September 2022

Ikappi Soroti 100 Hari Kerja Mendag Zulhas, Apa Saja?

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memberikan sorotan terhadap kinerja Mendag dalam 100 hari pertamanya.

EKONOMI | 28 September 2022

Awali Perdagangan, Rupiah Anjlok ke Rp 15.200 Per Dolar AS

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.165- Rp 15.209 per dolar AS.

EKONOMI | 28 September 2022

Awal Perdagangan, Aksi Jual Picu IHSG Menjauh dari 7.100-an

Pukul 09.13 WIB, IHSG melemah 15,2 poin (0,24%) menjadi 7.094 dan Investor33 melemah menjadi ke 496,1.

EKONOMI | 28 September 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati KLBF, HRUM, BBCA, UNTR

Peluang untuk rebound (menguat) masih terbuka bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/9/2022).

EKONOMI | 28 September 2022

Wah! Harga Emas Rebound dari Level Terendah 2,5 Tahun

Harga emas di pasar spot naik 0,38% pada US$ 1.627.6707 per ons setelah naik lebih 1% menjadi US$ 1.642,29 di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2022

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings