Perkuat Sektor Non Distribusi, Zebra Nusantara Bidik Pertumbuhan Laba 30%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkuat Sektor Non Distribusi, Zebra Nusantara Bidik Pertumbuhan Laba 30%

Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:38 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) akan mempercepat laju bisnis perusahaan setelah PT Dos Ni Roha (DNR) atau DNR Corporation masuk kedalam manajemen nantinya.

Bahkan, perseroan menargetkan pertumbuhan laba sebesar 30% pada tahun ini yang berasal dari sektor non distribusi seperti logistik dan teknologi informasi yang berada dibawah naungan DNR.

Presiden Direktur Zebra Nusantara Rudy Tanoesoedibjo menyebutkan, sepanjang tahun 2020, DNR mencetak laba komprehensif sekitar Rp 287 miliar dengan laba operasinya Rp 136 miliar lalu ekuitas Rp 1,06 miliar.

”Target naik 30% dari laba operasi, kontribusinya datang dari non distribusi, termasuk dari online,” katanya usai RUPST dan RUPSLB Perseroan, Jumat (7/5/2021).

Diketahui Zebra Nusantara mendapatkan notasi khusus (notasi E) dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena memiliki ekuitas negatif. ”Setelah nantinya terkonsolidasi (DNR-ZBRA), maka sudah pasti Ekuitas ZBRA sudah tidak lagi negatif lagi,” imbuh dia.

Ditambahkannya, saat ini DNR yang nantinya akan dikelola oleh ZBRA memiliki aset yang cukup besar pada sektor distribusi. Meski demikian, tingkat profitabilitasnya belum optimal.

"Ini adalah sektor bisnis yang potensial jika kami masuk lebih cepat. Ini juga merupakan upaya kami dalam mengurangi biaya logistik di Indonesia yang kerap menjadi halangan. Apalagi, kami punya kekayaan di jaringan dan infrastruktur yang tersebar di seluruh Tanah Air, dari Aceh sampai Papua. Berbekal dengan itu, kami optimis akan menjadi perusahaan besar yang dapat menopang jaringan distribusi secara nasional serta bisnis logistik yang terintegrasi dalam satu perusahaan,” ungkapnya.

Kedepan, ZBRA, jelas Rudy ingin mengembangkan konsep bisnis integrated end-to-end supply chain solution lewat DNR bersama dengan unit usaha dibawahnya yaitu DNR Distribution, iStoreiSend Indonesia (SSI), MTG, DPORT, dan juga BIG.

"Melalui salah satu anak usaha yakni MTG, kami akan menyediakan layanan logistik yakni jasa pergudangan dan freight forwarding. Kemudian melalui Ipanganan.com, kami menyajikan serta melayani pengiriman berbagai kebutuhan sembako, ada lagi Digital Transportasi (DPORT) yang akan membantu jasa pengiriman supaya lebih efisien, dan masih banyak lagi bisnis perusahaan yang akan berkontribusi nantinyanya terhadap kinerja Zebra,” jelas dia.

Sementara itu, dalam RUPST dan RUPSLB diputuskan bahwa mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Independen Zebra Nusantara.Selain itu pada dua kursi komisaris diisi oleh Julie Tanoesoedibjo dan Komjen Pol (Purn) Dwi Priyatno.

Sementara itu, posisi Presiden Direktur diisi oleh Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoe yang merupakan kakak Harry Tanoesoedibjo. Selanjutnya, Gary Tanoesoedibjo dan Paulus Lo melengkapi susunan direksi emiten yang sempat merambah di sektor taksi tersebut.

Selain itu, rapat kali ini juga membahas persetujuan atas rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue kepada pemegang saham yang akan dilakukan oleh perseroan (PMHETD).

Untuk diketahui, dalam rights issue atau PMHETD II itu, PT Trinity Healthcare (THC), PT European Hospital Development (EHD), PT Jadegreen Equities (JGE), dan PT Holistic Ventures (HV) akan mengambil bagian atas saham baru Zebra Nusantara.

Sebelumnya, THC, EHD, JGE, dan HV merupakan pemegang saham PT Dos Ni Roha. Berdasarkan prospektus perusahaan, ZBRA akan melakukan rights issue dengan melepas 3,42 miliar saham baru dengan asumsi harga pelaksanaan Rp 406 per saham.

Oleh karena itu, perseroan akan mengantongi dana sekitar Rp 1,39 triliun. Sejumlah 77,7% dana dari rights issue digunakan untuk mengakuisisi 99% saham DNR Corporation senilai Rp 1,08 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komisi V DPR Minta ASDP Terus Berinovasi

DPR apresiasi layanan dan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Bulog: Penyerapan Komoditas Pangan Perlu Didukung Infrastruktur Gudang

Dakam rangka menyerap hasil pertanian, Bulog secara bertahap mulai membangun gudang-gudang.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Tol Serpong-Balaraja Nilai Investasi The Canary Prospektif

Akses pembangunan infrastruktur jalan Tol Serpong-Balaraja berdampak positif bagi sektor properti di barat Jakarta.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Kembangkan Kuala Tanjung, Pelindo 1 Gandeng Port of Rotterdam dan Zhejiang

PT Pelindo 1 kembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Hari Kedua Larangan Mudik, 29.000 Kendaraan Diputar Balik

Kendaraan yang diputar balik yakni roda empat pribadi 16.063 kendaraan, roda empat penumpang 2.932 kendaraan, sepeda motor sebanyak 8.447.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Arsjad Rasjid Tekankan Pemulihan Kesehatan Sebagai Kunci Kebangkitan Ekonomi

Arsjad ingin Kadin menjadi partner utama pemerintah dalam menangani Covid-19 melalui kerja sama meningkatkan SDM kesehatan.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Sepekan Transaksi, Kapitalisasi Pasar Bursa Turun Jadi Rp 7.017 Triliun

IHSG turun 67 poin (1,12%) ke level 5.928,309 dari 5.995,616 pada pekan lalu.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Baramulti Suksessarana Anggarkan Capex US$ 28 Juta

Baramulti Suksessarana Tbk mengalokasikan capex US$ 28 juta atau untuk mendukung rencana bisnis.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Harga Emas Catat Minggu Terbaik dalam 6 Bulan

Harga emas melanjutkan reli naik lebih 1% mencapai minggu terbaiknya sejak November tahun 2020 setelah penurunan lapangan pekerjaan AS.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Arsjad Rasjid Harap Vaksinasi Gotong Royong untuk Sektor Prioritas

Pasokan minim, Arsjad Rasjid berharap pemberian vaksinasi Gotong Royong berdasarkan sektor usaha prioritas.

EKONOMI | 7 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS