Sandiaga Ajak AGSI Kolaborasi Kembangkan Subsektor Seni Rupa Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sandiaga Ajak AGSI Kolaborasi Kembangkan Subsektor Seni Rupa Indonesia

Minggu, 9 Mei 2021 | 08:13 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak Asosiasi Galeri Seni Rupa Indonesia (AGSI) untuk berkolaborasi serta mendukung pengembangan subsektor seni rupa untuk meningkatkan kinerja sektor ekonomi kreatif tanah air.

Dalam webinar yang bertajuk “Peran Pemerintah Dalam Mendukung Galeri Seni Rupa untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Indonesia”, Sabtu (8/5/2021), Sandiaga Uno mengatakan diperlukan tiga pilar utama dalam menjalankan program pemerintah yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Karena saya melihat jika tidak ada keterlibatan dari komunitas, dunia usaha, institusi pendidikan, ataupun media, banyak sekali program-program pemerintah yang nantinya tidak bisa berjalan optimal,” ujar Sandiaga.

Sandiaga menuturkan akan membuat sebuah working group, di mana ada perwakilan dari manajemen AGSI untuk ikut serta memberikan arahan dan masukan terkait pengembangan subsektor seni rupa.

Selain itu, Sandiaga menjelaskan terdapat dua creative hub yang sedang dikembangkan, yaitu di Samosir dan di Labuan Bajo yang sedang dalam tahap finalisasi. Komunitas AGSI ini diharapkan bisa membantu memaksimalkan potensi untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif, yang mampu menghadirkan jiwa dari seni rupa itu sendiri.

“Ini menjadi awal yang baik untuk kita bergandengan tangan, bersama-sama, karena saya yakin there is always possibility, kalau kita sama-sama mencurahkan our best effort untuk menghadapi dinamisme yang terjadi serta menangkap peluang yang ada. Karena seni rupa memiliki nilai tambah yang luar biasa dan tidak bisa di pandang sebelah mata,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam Opus Creative Economy Outlook tahun 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar Rp 1,105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan, dalam jumlah kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB negara.

Meskipun relatif tidak sesignifikan subsektor ekonomi kreatif lainnya, seperti kuliner, fesyen, dan kriya, namun seni rupa di Indonesia berkontribusi sebesar Rp 2,03 triliun terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan terdata sebanyak 17.000 unit usaha yang bergerak di bidang seni rupa. Ini membuktikan seni rupa juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi para seniman dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya seperti institusi budaya, penyelenggara event seni, dan masyarakat sekitar.

Acara webinar ini dihadiri oleh Ketua AGSI dan Pemilik Artsphere Gallery Maya Sujatmiko, Kolektor Seni dan Pemilik Semarang Gallery Christianto Dharmawan, Direktur dan Pemilik Lawangwangi Creative Space Andonowati, Kolektor Seni dan Arsitek Cosmas D Gozali, Founder dan CEO Artotel Group Erastus Radjimin, dan Auctioneer dan Direktur Puri Art Gallery Yuanita Sawitri.

Pada kesempatan itu, Kolektor Seni dan Pemilik Semarang Gallery Christianto Dharmawan menjelaskan seni rupa di negara-negara regional Asia sudah semakin maju, hal ini dikarenakan sudah mempunyai infrasturktur yang lebih tetap. Infrastruktur yang dimaksud adalah seniman, kolektor, galeri, lelang, pasar, kurator, kritik seni, media masa, serta peran pemerintah dalam membangun museum.

“Museum ini sangat penting untuk didirikan. Kalau kita lihat di Indonesia ini setiap tahunnya banyak seniman yang bermunculan, serta banyak sekali kolektor potensial yang siap mengapresiasi, tapi acuannya belum ada, seperti mencari standar produk seni seperti apa yang pantas dibeli, kemudian kualitas seperti apa yang akan dikoleksi. Itu adalah fungsi dari museum. Jadi, museum sebagai alat untuk memberikan edukasi kepada kolektor, dan juga menjadi tolak ukur bagi seniman, sejauh mana kualitas karya yang pantas masuk ke dalam museum,” jelas Chris.

Ia melanjutkan, pemerintah harus segera menginisiasi untuk membangun atau membuat sebuah museum. Sebetulnya pembangunan museum ini tidak perlu menggunakan bangunan baru, seperti misalnya di Jakarta ada Kota Tua, terdapat bangunan-bangunan yang bisa di renovasi dan dikonservasi menjadi museum. Selain itu, di Semarang ada Kota Lama, yang terdapat aset pemerintah kota Semarang yang sampai saat ini belum digunakan dan bisa dikerjasamakan menjadi museum.

“Museum ini akan menjadi satu tonggak kebudayaan yang berhubungan dengan peradaban suatu bangsa,” kata Chris.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

INA Bakal Evaluasi Investasi Energi Baru Terbarukan

Sektor energi baru terbarukan (EBT), baik jangka menengah maupun jangka panjang akan menjadi salah satu bahan evaluasi INA.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Kewenangan Pengelola Apartemen Dinilai Perlu Ditambah

Pengelola apartemen telah melakukan berbagai cara untuk mencegah terjadinya kasus prostitusi online.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Investor Jepang Gandeng Ciputra Group Garap The Newtown 2

Toda Corporation bertindak sebagai investor sekaligus co-development untuk proyek The Newton 2.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Tinjau Mal Green Pramuka, Wagub Riza: Protokol Kesehatan Berjalan Baik Jelang Lebaran

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria melakukan tinjauan di Mal dan Apartemen Grand Pramuka Square, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/5/2021).

EKONOMI | 8 Mei 2021

Jelang Lebaran, TelkomGroup Pastikan Layanan Tetap Prima

Telkom bahkan telah menyiagakan 88 posko yang siaga 24/7 jam untuk memonitor kualitas layanan TelkomGroup hingga tanggal 18 Mei 2021.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Bank DKI Sediakan Fitur Scan To Pay, Permudah untuk Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah

Bank DKI terus merangkul berbagai instansi untuk menjadi mitra melalui program Sahabat Digital yang mencakup berbagai instansi.

EKONOMI | 8 Mei 2021

HSBC dan PJI Perkuat Kemapanan Finansial Generasi Muda Indonesia

Hasil Sensus Penduduk 2020 memperlihatkan komposisi penduduk Indonesia yang didominasi Gen Z (rentang usia 8-23 tahun) dengan jumlah 74,93 juta jiwa.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Perkuat Sektor Non Distribusi, Zebra Nusantara Bidik Pertumbuhan Laba 30%

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) akan mempercepat laju bisnis perusahaan setelah PT Dos Ni Roha (DNR.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Komisi V DPR Minta ASDP Terus Berinovasi

DPR apresiasi layanan dan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Bulog: Penyerapan Komoditas Pangan Perlu Didukung Infrastruktur Gudang

Dakam rangka menyerap hasil pertanian, Bulog secara bertahap mulai membangun gudang-gudang.

EKONOMI | 8 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS