OJK Waspadai Gelembung di Pasar Aset Kripto
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

OJK Waspadai Gelembung di Pasar Aset Kripto

Minggu, 9 Mei 2021 | 10:46 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah kenaikan harga mata uang kripto, investor diimbau tetap waspada dan hati-hati. Sebagai contoh, harga Dogecoin, salah satu aset kripto, melonjak 400% dalam seminggu. Hal ini memicu kekhawatiran terjadinya gelembung di pasar aset kripto atau cryptocurrency.

“Pakar investasi mengingatkan, ketika semua orang melakukan itu, gelembung harga akhirnya meledak dan investor pemula merugi jika tidak bisa keluar tepat waktu. Celakanya, sulit untuk memastikan kapan gelembung itu akan pecah. Artinya, unsur tiba-tiba, dadakan, kejutan, senantiasa membayangi mereka yang berinvestasi di aset kripto,” kata Ekonom dan Staf Ahli Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ryan Kiryanto, dalam keterangan resmi, Minggu (9/5/2021).

Menurut survei Bank of America, hampir tiga dari empat atau setara 74% dari responden investor profesional melihat bitcoin sebagai gelembung. Mereka juga menilai bitcoin ada di peringkat kedua daftar perdagangan paling ramai, tepat di belakang saham teknologi. Tak heran jika beberapa investor sudah memandang bitcoin sebagai gelembung spekulatif. Para ahli investasi mengatakan bahwa orang-orang membeli cryptocurrency bukan karena mereka berpikir aset kripto memiliki nilai yang berarti, tetapi karena mereka berharap orang lain akan memburunya sehingga mendorong harga naik, dan kemudian mereka dapat menjual dan menghasilkan keuntungan secara cepat.

Mata uang kripto paling kondang, bitcoin, telah memiliki kapitalisasi pasar (market capitalization) di atas US$ 1 triliun setelah lonjakan harga pada tahun ini. Harga bitcoin sempat menyentuh level US$ 58.858. Alhasil, total kapitalisasi pasar mata uang kripto ini telah menembus US$ 2 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah. Hal ini didorong lonjakan yang terjadi selama dua bulan terakhir seiring dengan kenaikan permintaan dari investor institusi. Untuk bitcoin, harganya bergerak cenderung positif seiring dengan keterlibatan investor institusional yang berniat meningkatkan return-nya.

Perusahaan milik Elon Musk, Tesla, dikabarkan membeli bitcoin sebesar US$ 1 miliar sebagai cadangan kasnya dan telah menerima pembayaran dengan mata uang kripto tersebut. Sementara itu, Morgan Stanley juga telah membolehkan sejumlah kliennya untuk menambahkan bitcoin ke dalam portofolio investasinya. Perusahaan-perusahaan lain, seperti Mastercard dan PayPal, dikabarkan juga telah menyiapkan langkah untuk menyambut bitcoin ke dalam sistemnya.

Sementara itu, di Indonesia sudah banyak basis penggunanya. Bahkan beberapa perusahaan berdiri khusus untuk menjadi platform jual beli (transaksi) bitcoin. Bitcoin utamanya digunakan dalam transaksi di internet tanpa menggunakan perantara alias tidak menggunakan jasa bank. Bitcoin menggunakan sistem peer to peer (P2P). Namun, sistemnya bekerja tanpa penyimpanan (custody) atau administrator tunggal.

Seperti investasi lainnya, prinsip beli rendah dan jual tinggi berlaku untuk bitcoin. Mata uang digital berupa bitcoin akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Semakin banyak orang tertarik untuk mengetahui dan mendapatkan bitcoin, karena nilai tukarnya yang dikabarkan naik terus. Bitcoin semakin populer, terutama setelah miliarder pemilik Tesla Inc, Elon Musk, melalui akun Twitter-nya, menyatakan dukungannya terhadap mata uang baru tersebut.

Menurut kalangan investor bitcoin, harga bitcoin sekarang naik terus seiring permintaan pasar sehingga banyak investor lari ke aset kripto ini. Namun demikian, masyarakat perlu memahami mekanisme dan risikonya sebelum memutuskan bertransaksi di aset kripto, termasuk harus menggunakan sumber dana dari hasil yang legal untuk berinvestasi. “Tidak kalah penting, masyarakat juga harus memastikan calon pedagang fisik aset kripto memiliki tanda daftar sebagai calon pedagang fisik aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti),” imbuh Ryan.

Untuk diketahui, Bappebti dalam waktu dekat memang segera mengesahkan pendirian bursa kripto. Adapun bursa kripto akan memiliki fokus pada perlindungan pelaku usaha dan investor agar hubungan antar semua pihak bisa berjalan dengan baik, jelas, dan aman. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa virtual currency termasuk bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, sehingga dilarang digunakan di Indonesia.

Namun untuk berinvestasi, BI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati karena berinvestasi di cryptocurrency dengan alasan underlying asset (aset dasar) yang tidak jelas dan risiko yang tinggi. Megingat aspek spekulatifnya begitu tinggi, maka investor, khususnya pemula dan milenial, harus cermat dan cerdas sebelum memutuskan berinvestasi di aset kripto ini.

“Pahami dan kenali dulu seluk beluk berinvestasi di aset kripto, termasuk bitcoin, sebelum memutuskan berinvestasi di sini. Sekadar belajar mendiversifikasi investasi boleh saja, asalkan paham dengan kadar resikonya, karena hampir tidak ada instrumen investasi yang tidak berisiko atau risk free. Sebaiknya investor ingat prinsip ini, high risk, high return, low risk, low return. Berinvestasilah pada instrumen investasi yang takaran risikonya bisa diukur selaras dengan profil risiko dan selera risiko calon investor,” imbau Ryan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bendungan Ciawi Ditargetkan Rampung Juli 2021

Progres konstruksi Bendungan Ciawi yang dimulai sejak Desember 2021 sudah mencapai 71% dan pembebasan lahan 96%.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Arsjad Rasjid Sebut Lebak Berpotensi Jadi Sentra Ekonomi Banten

Asrjad Rasjid yakin Lebak itu bisa menjadikan pengembangan kawasan ekonomi.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Menteri Investasi Optimistis Lebak Jadi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan optimistis Kabupaten Lebak, Banten menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Sandiaga Ajak AGSI Kolaborasi Kembangkan Subsektor Seni Rupa Indonesia

Sandiaga menuturkan akan membuat sebuah working group, di mana ada perwakilan dari manajemen AGSI untuk ikut serta memberikan arahan.

EKONOMI | 9 Mei 2021

INA Bakal Evaluasi Investasi Energi Baru Terbarukan

Sektor energi baru terbarukan (EBT), baik jangka menengah maupun jangka panjang akan menjadi salah satu bahan evaluasi INA.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Kewenangan Pengelola Apartemen Dinilai Perlu Ditambah

Pengelola apartemen telah melakukan berbagai cara untuk mencegah terjadinya kasus prostitusi online.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Investor Jepang Gandeng Ciputra Group Garap The Newtown 2

Toda Corporation bertindak sebagai investor sekaligus co-development untuk proyek The Newton 2.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Tinjau Mal Green Pramuka, Wagub Riza: Protokol Kesehatan Berjalan Baik Jelang Lebaran

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria melakukan tinjauan di Mal dan Apartemen Grand Pramuka Square, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/5/2021).

EKONOMI | 8 Mei 2021

Jelang Lebaran, TelkomGroup Pastikan Layanan Tetap Prima

Telkom bahkan telah menyiagakan 88 posko yang siaga 24/7 jam untuk memonitor kualitas layanan TelkomGroup hingga tanggal 18 Mei 2021.

EKONOMI | 8 Mei 2021

Bank DKI Sediakan Fitur Scan To Pay, Permudah untuk Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah

Bank DKI terus merangkul berbagai instansi untuk menjadi mitra melalui program Sahabat Digital yang mencakup berbagai instansi.

EKONOMI | 8 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS