Peran Kemkominfo Melakukan Transformasi Digital di Sektor Keuangan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peran Kemkominfo Melakukan Transformasi Digital di Sektor Keuangan

Senin, 10 Mei 2021 | 00:11 WIB
Oleh : Emanuel Kure / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terus berupaya melakukan transformasi digital di berbagai sektor di Indonesia. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah, sektor keuangan.

Sektor ini menjadi perhatian, karena di sana terdapat banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membutuhkan pendanaan untuk memulihkan perekonomian nasional di tengah wabah pandemi Covid-19.

Selain itu, sektor ini juga harus didorong untuk mendongkrak perdagangan online, sehingga mampu beradaptasi di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Masa Kemkominfo Widodo Muktiyo dalam acara Diskusi Publik Reformasi Sektor Keuangan, Quo Vadis yang digelar secara offline dan vitrual di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, (8/5/2021).

Turut hadir dalam diskusi tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan, Deputi Komisioner Pengawas IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Muhammad Fadli Hanafi, dari Policy Center Alumni Universitas Indonesia (Polcent ALUNI UI).

Widodo mengatakan, pihaknya terus berupaya membangun infrastruktur Telekomunikasi, Informasi dan Komunikasi (TIK) demi untuk menyediakan konektivitas yang memadai bagi masyarakat di Indonesia.

Konektivitas virtual dinilai menjadi isu penting di masa pandemi Covid-19, sehingga pelaku UMKM yang telah menjadi soko guru perekonomi Indonesia bisa berkativitas secara online dan mendapat pendanaan dari sektor keuangan.

“Tugas Kemkominfo mendesiminasi berbagai informasi, baik dari kebijakan awal sampai implementasinya. Termasuk juga terkait reformasi di bidang keuangan, di mana kalau dilihat dari kegiatan akan berdimensi ekonomi di tengah pandemi Covid yang saat ini menjadi tantangan bagi Indonesia,” kata Widodo.

Menurut Widodo, untuk mendukung transformasi digital, terutama dari sisi konektivitas, dari sekitar 83218 desa/kelurahan di seluruh Indonesia, sekitar 70-an ribu desa/kelurahan yang telah tersambung dengan jaringan 4G. Masih terdapat sekitar 12548 desa/kelurahan yang belum menikmati jaringan 4G.

“Dan, ini menjadi tanggungjawab Kemkominfo yang bermitra dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) untuk bisa menyelesaikan. Ditargetkan pada 2022, seluruh Indonesia sudah terkoneksi (jaringaan 4G), dan ini menjadi komponen penting untuk bisa melakukan berbagai kegiatan,” ujar Widodo.

Widodo menambahkan, dari 12548 desa/kelurahan tersebut, terdapat 9113 desa/kelurahan yang pembangunan infrastruktur jaringan 4G akan akan digunakan anggaran dari pemerintah, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). Selanjutnya, sebanyak 3435 desa/kelurahan yang akan dipenuhi oleh operator seluler, karena berada di wilayah non 3T atau komersial. “Sehingga 2022, kita akan bisa terhubung satu dengan yang lain,” ujar Widodo.

Widodo melanjutkan, sebetulnya, sektor keuangan merupakan sektor yang sudah terlebih dahulu memanfaatkan TIK. Lalu, diikuti sektor pendidikan, kesehatan dan seterusnya. Karena, pada dasarnya sektor keuangan menjadi sektor yang menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

“Implikasinya pada saat kita sudah terhubung, maka kita bisa melaksanakan kegiatan keuangan lebih cepat, lebih praktis, lebih murah. Karena pada dasarnya dalam menunjang kegiatan ekonomi, maka sektor keuangan menjadi penting,” ungkap Widodo.

Widodo mengungkapkan, peran kemkominfo di era digital, terutama sektor keuangan, sebenarnya berperan di sektor hilir. Apalagi, saat ini, sudah memasuki masyarakat informasi (information society) dan teknologi 4.0.

“Implikasinya tentu saja adalah kepastian. Masyarakat informasi membawa konsekuensi pada kehidupan yang serba pasti. Oleh sebab itu, kalau kita ingin menopang kegiatan keuangan yang bisa memberikan efek kesejahteraan tentu saja kepastian,” jelas Widodo.

Peran UMKM

Menurut Widodo, sektor UMKM telah menjadi penopang utama ekonomi Indonesia, terutama di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, ketersediaan infrastruktur digital menjadi sangat penting dalam menghubungkan konektivitas UMKM untuk bedagang secara online.

Perubahan aktivitas masyarakat yang bergeser ke ruang digital, menjadi tugas bagi Kemkominfo untuk mendesiminasi, memberikan pendampingan agar pada sisi produsennya siap dan mau memberikan layanan penjualan online. Tetapi di sisi konsumennya juga diperhatikan untuk membangun kesadaran cinta produk Indonesia.

“Sehingga antara supply dan demand akan melahirkan satu situasi yang lebih baik. Ini yang menjadi poin penting peradaban komunikasi di era pandemi, dimana UMKM menjadi hal yang penting dan itu akan kita upayakan terus,” tegas Widodo.

Sementara, Anggota Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan mengungkapkan, reformasi bidang keuangan, output-nya adalah kesejahteraan rakyat, dan keadilan sosial. Yang paling penting adalah implementasinya.

“Pemerintah sudah memfasilitasi semua, infrastruktur sudah disediakan oleh pemerintah. Kita memberikan apresiasi terhadap kesiapan infrastruktur ini. Tinggal bagaimana meng-utilize. Supaya betul-betul dipakai oleh para pegiat ekonomi,” ujar Sjarifuddin.

Menurut Sjarifuddin, pihak pemerintah maupun DPR harus memberikan tekad yang sepenuhnya kepada UMKM. Pasalnya, UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Saya surprise sekali bahwa sampai ada UMKM yang menopang perekonomian kita. Kita lihat pertumbuhan ekonomi sekarang, karena adanya pandemi Covid-19 masih kontraksi. Tetapi UMKM tetap menjadi andalan untuk menumbuhkan perekonomian kita,” ungkap Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin, UMKM harus diberikan prioritas untuk mendapat stimulus dari pemerintah. Baik itu berupa pemberian kredit maupun bantuan stumulus lainnya. Selain itu, UMKM juga harus diberikan literasi yang memadai, sehingga bisa memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya.

“Selanjutnya, harus perkipir bahwa teknologi ini memang sudah massal. Tetapi dari sekitar 62 juta UMKM, berapa persen yang melek teknologi? sementara salah satu kelemahan daripada UMKM adalah teknologi. Ini harus di-data benar. Sehingga, saya setuju kalau literasi ini menjadi salah satu acuan yang primer. Kalau perlu dilakukan dengan pendampingan. Dengan demikian infrastruktur yang disiapkan oleh kemkominfo ini betul-betul terutilisasi secara maksimal,” ungkap Sjarifuddin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelindo 1 Gelar Kegiatan Sosial Selama Ramadan

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mengadakan berbagai kegiatan sosial selama bulan Ramadan, termasuk santunan kepada anak yatim.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Angkasa Pura II Sesuaikan Jam Operasi Sejumlah Bandara

Penyesuaian jam operasional di 16 bandara Angkasa Pura II dikoordinasikan dengan seluruh stakeholders dan telah mendapat persetujuan.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Jelang Lebaran, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Diprediksi Naik 40%

Untuk puncak kunjungan ke pusat perbelanjaan, menurut Alphonsus kondisinya sudah terjadi pada pekan lalu di tanggal 1-2 Mei 2021.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Awasi Larangan Mudik, Kemhub Mulai Patroli Terpadu di Laut

Dari patrol tersebut, upaya mudik di tengah aturan peniadaan mudik Lebaran yang dilakukan rombongan masyarakat di perairan Teluk Jakarta berhasil digagalkan.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Kerja Sama Ini Wujudkan Siapa Pun Bisa Punya Properti

Memiliki properti sendiri menjadi idaman bagi siapa saja, tetapi kami sadar terdapat keterbatasan yang mungkin dirasakan sebagian besar masyarakat.

EKONOMI | 9 Mei 2021

OJK Waspadai Gelembung di Pasar Aset Kripto

Di tengah kenaikan harga mata uang kripto, investor diimbau tetap waspada dan hati-hati.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Bendungan Ciawi Ditargetkan Rampung Juli 2021

Progres konstruksi Bendungan Ciawi yang dimulai sejak Desember 2021 sudah mencapai 71% dan pembebasan lahan 96%.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Arsjad Rasjid Sebut Lebak Berpotensi Jadi Sentra Ekonomi Banten

Asrjad Rasjid yakin Lebak itu bisa menjadikan pengembangan kawasan ekonomi.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Menteri Investasi Optimistis Lebak Jadi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan optimistis Kabupaten Lebak, Banten menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

EKONOMI | 9 Mei 2021

Sandiaga Ajak AGSI Kolaborasi Kembangkan Subsektor Seni Rupa Indonesia

Sandiaga menuturkan akan membuat sebuah working group, di mana ada perwakilan dari manajemen AGSI untuk ikut serta memberikan arahan.

EKONOMI | 9 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS