Realisasi Kinerja PGE di 2020 Lampaui Target
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Realisasi Kinerja PGE di 2020 Lampaui Target

Senin, 10 Mei 2021 | 21:01 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Realisasi kinerja operasional PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sepanjang 2020 melebihi target.

Selama pandemi, PGE berhasil mencatat produksi setara listrik (Electric Volume Produce-Geothermal) sebesar 4.618,27 GWh atau lebih tinggi 14% dari target yang telah ditetapkan tahun 2020 yaitu sebesar 4.044,88 GWh.

Pencapaian di atas target tersebut karena pelaksanaan operation excellence yang didukung implementasi Geothermal Integrated Management System. Pencapaian PGE tersebut menyumbangkan 31% produksi geothermal nasional 2020 yang ditetapkan Kementerian ESDM sebesar 14.774 Giga Watt Hour (GWh).

Secara rinci, Area Geothermal (AG) Kamojang berhasil mencatat produksi setara listrik sebesar 1.650 GWh atau lebih tinggi 13% dari target RKAP 2020 yang sebesar 1.454 Gwh. AG Lahendong mencatat produksi setara listrik sebesar 828 GWh atau lebih tinggi 10% dari target yang sebesar 754 GWh.

Kemudian, AG Ulubelu mencatat produksi setara listrik sebesar 1.613 GWh atau lebih tinggi 21% dari target yang sebesar 1.335 GWh. Lalu, AG Lumut Balai mencatat produksi setara listrik sebesar 442 GWh atau lebih tinggi 12% dari target yang sebesar 395 GWh.

Selain menjaga pasokan listrik dari pembangkit yang telah dioperasikan saat ini, PGE juga melakukan kajian dalam rangka meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi untuk pembangkitan energi listrik dari wilayah operasi eksisting. Area yang menjadi fokus awal dalam kajian ini adalah Area Ulubelu (Lampung) dan Area Lahendong (Sulawesi Utara).

“PGE terus berkomitmen untuk meningkatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi (energy mix) nasional menjadi 23% pada 2025 di sektor panas bumi dengan strategi bisnis yang terukur untuk menjadi World Class Green Energy Company. Kedepannya PGE menargetkan untuk mengoperasikan PLTP dengan kapasitas own operation 1,3 Giga Watt (GW) pada 2030," kata Direktur Utama PGE, Ahmad Yuniarto dalam keterangan resmi, Senin (10/5/2021).

Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi, dimana dalam wilayah kerja tersebut telah terbangkitkan listrik panas bumi sebesar 1877 MW, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri (own operation) oleh PGE dan 1205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama.

Kapasitas terpasang panas bumi di Wilayah Kerja PGE tersebut berkontribusi sebesar sekitar 88% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,5 juta ton CO2 per tahun.

Ahmad mengatakan, penghematan juga merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, dari anggaran biaya operasional yang sudah direncanakan, PGE dapat melakukan efisiensi biaya operasi sebesar 9%. PGE juga mendukung strategi Pemerintah dalam me-utilisasi produk-produk dalam negeri.

Untuk penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PGE telah menerapkan Pemanfaatan TKDN sebesar 63,39% melebihi target yang telah direncanakan tahun 2020 sebesar 25%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DJP Kaji Pengenaan Pajak Aset Kripto

Saat ini Ditjen Pajak juga masih mendefinisikan aset kripto, apakah masuk dalam pengganti uang atau produk barang kena pajak.

EKONOMI | 10 Mei 2021

Laba Bersih Diamond Citra Propertindo Melesat 109,77%

Kontribusi pendapatan Diamond Citra Propertindo (DADA) paling besar berasal dari penjualan unit Apartemen Dave yang mencapai Rp 48,23 miliar.

EKONOMI | 10 Mei 2021

Tugu Insurance Bagikan Dividen Sebesar Rp 92,8 Miliar

Adapun jumlah ini merupakan 35% dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tahun buku 2020.

EKONOMI | 10 Mei 2021

4 Hari Larangan Mudik, Penumpang dari Bandara Soetta Turun 84%

Penumpang dari Bandara Soetta turun 84% dari 25.000 per hari pada masa pengetatan mudik Lebaran menjadi sekitar 4.000 per hari saat pelarangan mudik.

EKONOMI | 10 Mei 2021

Indosat Ooredoo Prediksi Trafik Jaringan Selama Lebaran Naik 15%

Indosat Ooredoo, memprediksi trafik jaringan selama Lebaran 2021 akan naik 13-15% dibandingkan dengan hari normal.

EKONOMI | 10 Mei 2021

Saham ZINC Paling Aktif di Perdagangan Awal Pekan

Saham PT Kapuas Prima Coal (ZINC) ditransaksikan sebanyak 840,5 juta saham pada perdagangan Senin (10/5/2021).

EKONOMI | 10 Mei 2021

Produktivitas Terminal Curah Kering Pelindo 1 Naik 2 Kali Lipat

Pelindo I tingkatkan fasilitas layanan dan inovasi di Terminal Curah Kering Pelabuhan Belawan dengan pengoptimalan TCK di Pelabuhan Belawan.

EKONOMI | 10 Mei 2021

IHSG Menguat, Asing Bawa Pulang Saham BBCA dan TBIG

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menjadi saham favorit investor asing pada perdagangan Senin (10/5/2021).

EKONOMI | 10 Mei 2021

Awas ! Empat Provinsi di Pulau Sumatera Meningkat Tajam Positif Covid-19

Sebanyak empat provinsi di Pulau Sumatera mengalami peningkatan kasus positif Covid-19 cukup tajam.

EKONOMI | 10 Mei 2021

Menko Perekonomian Prediksi PMI Pulang ke Tanah Air Hampir 50.000 Orang

Airlangga Hartarto memprediksi hingga Mei 2021, kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Tanah Air akan mencapai hampir 50.000 orang.

EKONOMI | 10 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS