Logo BeritaSatu

Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja Grup Telkom

Selasa, 11 Mei 2021 | 10:52 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan bisa meningkatkan kinerja keuangan lewat strategi digitalisasi yang semakin gencar melalui anak usahanya. Suntikan modal US$ 300 juta yang diberikan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kepada Gojek Indonesia pada Senin (10/5/2021), menjadi bagian dari strategi tersebut.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, imbas positif dari suntikan dana Telkomsel setara Rp 4,3 triliun kepada Gojek akan bisa terlihat pada strategi dan target dari aksi korporasi. "Kalau kita lihat imbas positif, tentu tergantung strategi dan target aksi tersebut. Apakah transaksi itu hanya untuk portofolio, atau ada yang ingin dicapai Telkomsel? Misalnya mendapatkan pelanggan baru dari mitra-mitra Gojek yang menggunakan Simpati atau kartu Halo, ini bisa jadi sasaran," ujar Reza, Selasa (11/5/2021).

Sebagai informasi, pada akhir 2019 jumlah mitra Gojek tercatat sebanyak 1,8 juta orang terdiri dari 600.000 pengemudi GoCar dan 1,2 juta orang pengemudi Goride. Tambahan modal dari Telkomsel tersebut menurut Reza bisa digunakan untuk melakukan ekspansi layanan sehingga memberikan dampak positif bagi Telkomsel.

"Sementara bagi Telkom, kontribusi Telkomsel ini merupakan penyumbang konsolidasi paling besar. Sehingga harapannya dengan adanya tambahan pelanggan baru dari Gojek maka diharapkan pendapatan layanan dan konsolidasi akan berdampak positif," jelas Reza.

Secara keseluruhan, Telkomsel menyuntikkan dana setara Rp 6,3 triliun kepada Gojek. Investasi tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu US$ 150 juta pada November 2020 dan Mei 2021 sebesar US$ 300 juta.

Manajemen Telkomsel menyatakan investasi ini menjadi momentum integrasi ekosistem kedua perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra. Serta menghadirkan lebih banyak solusi yang mampu mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan strategi digitalisasi sebagai motor penggerak bisnis di tengah pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditetapkan Telkom sebagai induk usaha Telkomsel.

Strategi digitalisasi terbukti berhasil membuat Telkom membukukan pendapatan konsolidasi 2020 sebesar Rp 136,46 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 0,7% jika dibandingkan tahun 2019.

Selain itu laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tahun 2020 tercatat sejumlah Rp 72,08 triliun dengan laba bersih Rp 20,80 triliun. Di mana masing-masing tumbuh sebesar 11,2% dan 11,5% dibandingkan tahun 2019.

Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Henry Tedja dalam risetnya menyatakan kinerja Telkom sepanjang tahun lalu lebih baik dibandingkan ekspektasi mereka. "Estimasi kami pertumbuhan laba Telkom hanya akan mencapai 8,1%. Namun ternyata bisa kembali tumbuh dua digit," kata Kresna dan Henry.

Keduanya juga menyebut Telkom memiliki arus kas dan neraca keuangan yang sehat sepanjang 2020. Kondisi yang menurut mereka memberikan angin segar bagi investor dari sisi pembagian dividen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.281- Rp 15.312 per dolar AS.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

42 Menit Perdagangan, IHSG Naik 84,2 Poin Jadi 7.091

Pukul 09.42 WIB, IHSG naik 84,2 poin (1,24%) menjadi 7.091 dan Investor33 naik menjadi ke 501,1.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pengembangan Energi Bersih Harus Sejalan dengan Prinsip Berkeadilan

Energi adalah masalah ketahanan nasional, sehingga kebijakan energi terkait harus sejalan dengan prinsip berkeadilan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati BMRI, MEDC, BRPT, ASII

Level IHSG resistance hari ini berada di 7.055, 7.078, 7.135, 7.179, support di 6.997, 6.968, 6.925, 6.866.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Dolar, Perak Melompat 7%

Harga emas melonjak 2% pada perdagangan Senin (3/10/2022) didorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

OPEC Kurangi Produksi Terbesar Sejak 2020, Harga Minyak Naik

Harga minyak melonjak hampir US$ 4 per barel karena OPEC+ mempertimbangkan mengurangi produksi lebih 1 juta bph.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sun Life dan CIMB Niaga Perluas Kerja Sama Bancassurance

Sun Life Indonesia melalui kerja sama bancassurance dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk memperluas jangkauan produknya dengan menghadirkan asuransi jiwa

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Indeks Literasi Keuangan Naik ke 49%, Inklusi Keuangan 84,2%

Tingkat literasi keuangan dan inklusi keuangan meningkat, tetapi masih ada gap cukup lebar di antara keduanya.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Dow Jones Naik 760 Poin karena Imbal Hasil Obligasi Jatuh

Dow Jones Industrial Average mengakhiri petrdagangan naik 765,38 poin atau hampir 2,7% menjadi 29.490,89.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Credit Suisse Turun 1%

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin (3/10/2022) di tengah volatilitas pasar yang berlanjut pada kuartal IV tahun 2022.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

EKONOMI | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings