Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja Grup Telkom
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja Grup Telkom

Selasa, 11 Mei 2021 | 10:52 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan bisa meningkatkan kinerja keuangan lewat strategi digitalisasi yang semakin gencar melalui anak usahanya. Suntikan modal US$ 300 juta yang diberikan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kepada Gojek Indonesia pada Senin (10/5/2021), menjadi bagian dari strategi tersebut.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, imbas positif dari suntikan dana Telkomsel setara Rp 4,3 triliun kepada Gojek akan bisa terlihat pada strategi dan target dari aksi korporasi. "Kalau kita lihat imbas positif, tentu tergantung strategi dan target aksi tersebut. Apakah transaksi itu hanya untuk portofolio, atau ada yang ingin dicapai Telkomsel? Misalnya mendapatkan pelanggan baru dari mitra-mitra Gojek yang menggunakan Simpati atau kartu Halo, ini bisa jadi sasaran," ujar Reza, Selasa (11/5/2021).

Sebagai informasi, pada akhir 2019 jumlah mitra Gojek tercatat sebanyak 1,8 juta orang terdiri dari 600.000 pengemudi GoCar dan 1,2 juta orang pengemudi Goride. Tambahan modal dari Telkomsel tersebut menurut Reza bisa digunakan untuk melakukan ekspansi layanan sehingga memberikan dampak positif bagi Telkomsel.

"Sementara bagi Telkom, kontribusi Telkomsel ini merupakan penyumbang konsolidasi paling besar. Sehingga harapannya dengan adanya tambahan pelanggan baru dari Gojek maka diharapkan pendapatan layanan dan konsolidasi akan berdampak positif," jelas Reza.

Secara keseluruhan, Telkomsel menyuntikkan dana setara Rp 6,3 triliun kepada Gojek. Investasi tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu US$ 150 juta pada November 2020 dan Mei 2021 sebesar US$ 300 juta.

Manajemen Telkomsel menyatakan investasi ini menjadi momentum integrasi ekosistem kedua perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra. Serta menghadirkan lebih banyak solusi yang mampu mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan strategi digitalisasi sebagai motor penggerak bisnis di tengah pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditetapkan Telkom sebagai induk usaha Telkomsel.

Strategi digitalisasi terbukti berhasil membuat Telkom membukukan pendapatan konsolidasi 2020 sebesar Rp 136,46 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 0,7% jika dibandingkan tahun 2019.

Selain itu laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tahun 2020 tercatat sejumlah Rp 72,08 triliun dengan laba bersih Rp 20,80 triliun. Di mana masing-masing tumbuh sebesar 11,2% dan 11,5% dibandingkan tahun 2019.

Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Henry Tedja dalam risetnya menyatakan kinerja Telkom sepanjang tahun lalu lebih baik dibandingkan ekspektasi mereka. "Estimasi kami pertumbuhan laba Telkom hanya akan mencapai 8,1%. Namun ternyata bisa kembali tumbuh dua digit," kata Kresna dan Henry.

Keduanya juga menyebut Telkom memiliki arus kas dan neraca keuangan yang sehat sepanjang 2020. Kondisi yang menurut mereka memberikan angin segar bagi investor dari sisi pembagian dividen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Emas Antam Berkurang Jadi Rp 933.000 Per Gram

Harga emas batangan bersertifikat logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Selasa (11/5/2021) mencapai Rp 933.000 per gram atau turun Rp 4.000.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Harga Minyak Naik karena Penutupan Pipa Bahan Bakar AS

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik empat sen atau 0,1% menjadi US$ 68,32 per barel.

EKONOMI | 11 Mei 2021

KPK Kaji Kembali Tata Niaga Impor Bawang Putih

KPK akan melakukan kajian Tata Kelola Impor Komoditas Hortikultura dan Kajian Tata Kelola Buffer Stock pada tahun ini.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Pemerintah Perlu Beri Insentif Usaha di Sektor Konsumsi

Arsjad Rasjid mengatakan pemerintah perlu memberi insentif kepada industri yang konsumsinya lebih kontinu seperti toko ritel dan makanan.

EKONOMI | 11 Mei 2021

IHSG Diprediksi Melemah, Ini Saham Pilihannya

Level support IHSG berada di 5.880, 5.735 dan level resisten berada di 6.115, 6.230.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Awal Perdagangan, Rupiah dan Mata Uang Asia Sama-sama Terdepresiasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.200-Rp 14.212 per dolar AS.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Jelang Libur Panjang, IHSG Tak Berdaya di Awal Sesi

IHSG pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 29,8 poin (0,5%) menjadi 5.945.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Uni Eropa dan India Jalin Kerja Sama Ekonomi

Uni Eropa dan India tengah melakukan pembicaraan lanjut untuk memperkuat ekonomi dalam menghadapai perekonomian Tiongkok yang tumbuh pesat.

EKONOMI | 11 Mei 2021

IHSG Diproyeksi Dilanda Aksi Jual, Ini Rekomendasi Sahamnya

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah menyusul sentimen negatif global.

EKONOMI | 11 Mei 2021

Pertama Kalinya, Ethereum Melonjak Tembus US$ 4.000

Harga ether melonjak melewati US$ 4.000 pada perdagangan Senin (11/5/2021) waktu London pertama kalinya mencapai rekor tertinggi.

EKONOMI | 11 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS