Logo BeritaSatu

Investasi Telkomsel di Gojek Berpotensi Tumbuh Eksponensial

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:01 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ingin mengukuhkan sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang tengah mengembangkan bisnis digital, Telkomsel kembali menginvestasikan dananya ke Gojek.

Jika tahun lalu anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ini sudah menempatkan dana US$ 150 juta (Rp 2,1 triliun), kini operator selular terbesar di Asia Tenggara ini "membenamkan" investasinya di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dengan nilai US$ 300 juta (Rp 4,25 triliun). Sehingga total investasi Telkomsel yang sudah diinvestasikan di perusahaan decacorn terbesar di Indonesia tersebut mencapai US$ 450 juta (Rp 6,35 triliun).

Senior Analis PT MNC Sekuritas, Victoria Venny mengatakan, langkah investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di perusahaan digital dinilai sangat tepat. Sebab, saat ini perusahaan besar seperti Telkomsel harus melakukan diversifikasi usahanya. Salah satu yang saat ini menarik adalah investasi di perusahaan digital.

Lanjut Venny, sebenarnya tak hanya Telkomsel saja yang melirik perusahaan digital. Saat ini perusahaan besar, baik itu lokal maupun internasional berlomba-lomba berinvestasi di perusahaan digital. Tercatat Group Djarum, Astra, EMTK, dan SEA Group juga sudah terlebih dahulu berinvestasi di perusahaan digital.

Bahkan, baru-baru ini EMTK dan SEA Group juga menambah investasinya di beberapa perusahaan digital nasional. EMTK dan Telkomsel melakukan investasi di perusahaan digital karena melihat potensi ekonomi digital Indonesia yang masih bisa tumbuh.

"Potensi dana yang bisa diinvestasikan Telkomsel sangat besar. Saat ini Telkomsel merupakan perusahaan telekomunikasi yang memiliki cash terbaik di Indonesia. Jika mereka hanya berinvestasi di infrastruktur telekomunikasi, maka potensi pertumbuhannya sudah bisa diukur. Pertumbuhan perusahaan yang sudah mature paling besar hanya 5%. Namun berbeda ketika mereka berinvestasi di perusahaan digital. Potensi pertumbuhan rintisan ini bisa eksponensial,"ungkap Venny, Selasa (11/5/2021).

Lanjut Venny, saat ini adalah waktu yang sangat tepat bagi Telkomsel untuk investasi di perusahaan digital nasional. Selain potensi pertumbuhan industri digital yang masih sangat terbuka luas, kini valuasi dari perusahaan digital yang ada masih sangat menarik dan memiliki potensi tumbuh secara eksponensial.

"Jika kita melihat rekam jejak perusahaan digital seperti Gojek dan Tokopedia, mereka belum 10 tahun saja valuasinya sudah melebih market cap dari Telkom. Kalau Telkomsel hanya berinvestasi di infrastruktur telekomunikasi saja maka mereka tak akan bisa berkompetisi. Itu yang menjadi pertimbangan Telkomsel berinvestasi di perusahaan digital," ungkap Venny.

Pengamat pasar modal ini memprediksi pertumbuhan perusahaan digital yang fokus memberikan layanan kebutuhan masyarakat Indonesia masih sangat menjanjikan. Contohnya TaniHub atau Sayur Box. Dengan TaniHub dan Sayur Box, perusahaan rintisan tersebut berhasil memangkas rantai pasok serta menghubungkan antara pembeli dan petani.

Karena rantai pasok terpangkas, maka baik petani maupun konsumen mendapatkan benefit yang lebih besar. Contoh perusahaan digital lainnya yang bisa tumbuh signifikan di mata Venny adalah HaloDoc dan SiCepat.

"Di saat pandemi Covid-19 masih terjadi, masyarakat Indonesia mau tidak mau sangat tergantung pada perusahaan digital. Terlebih lagi ketika ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini saya untuk konsultasi dengan dokter dan membeli obat sudah melalui Aplikasi Halodoc. Sehingga potensi pertumbuh perusahaan digital yang menyentuh kebutuhan masyarakat masih sangat besar," pungkas Venny.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Program Kartu Prakerja Berlanjut di 2023, Skema Berubah

Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.281- Rp 15.312 per dolar AS.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

42 Menit Perdagangan, IHSG Naik 84,2 Poin Jadi 7.091

Pukul 09.42 WIB, IHSG naik 84,2 poin (1,24%) menjadi 7.091 dan Investor33 naik menjadi ke 501,1.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pengembangan Energi Bersih Harus Sejalan dengan Prinsip Berkeadilan

Energi adalah masalah ketahanan nasional, sehingga kebijakan energi terkait harus sejalan dengan prinsip berkeadilan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati BMRI, MEDC, BRPT, ASII

Level IHSG resistance hari ini berada di 7.055, 7.078, 7.135, 7.179, support di 6.997, 6.968, 6.925, 6.866.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Dolar, Perak Melompat 7%

Harga emas melonjak 2% pada perdagangan Senin (3/10/2022) didorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

OPEC Kurangi Produksi Terbesar Sejak 2020, Harga Minyak Naik

Harga minyak melonjak hampir US$ 4 per barel karena OPEC+ mempertimbangkan mengurangi produksi lebih 1 juta bph.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sun Life dan CIMB Niaga Perluas Kerja Sama Bancassurance

Sun Life Indonesia melalui kerja sama bancassurance dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk memperluas jangkauan produknya dengan menghadirkan asuransi jiwa

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Indeks Literasi Keuangan Naik ke 49%, Inklusi Keuangan 84,2%

Tingkat literasi keuangan dan inklusi keuangan meningkat, tetapi masih ada gap cukup lebar di antara keduanya.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Dow Jones Naik 760 Poin karena Imbal Hasil Obligasi Jatuh

Dow Jones Industrial Average mengakhiri petrdagangan naik 765,38 poin atau hampir 2,7% menjadi 29.490,89.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings