Indospring Bagikan Dividen Tunai Rp 85 Per Saham
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indospring Bagikan Dividen Tunai Rp 85 Per Saham

Senin, 17 Mei 2021 | 15:21 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Indospring Tbk (INDS) menetapkan pembagian dividen tunai sebanyak Rp 85 per saham atau sebanyak Rp 55,78 miliar. Selain itu, pada tahun ini perseroan menargetkan peningkatan penjualan hingga 31% atau Rp 2,1 triliun.

Pembagian dividen akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2021. Aksi ini sesuai dengan keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Mei 2021 lalu. Adapun sebesar Rp 1 miliar akan disisihkan oleh perseroan sebagai cadangan wajib.

Untuk diketahui, pembagian dividen ini dilakukan perseroan meski ditengah tekanan pandemi yang menyebabkan penurunan pendapatan dan laba bersih. Tercatat, sepanjang tahun 2020 penjualan perseroan terpangkas hingga 22,49% menjadi Rp 1,62 triliun, dibandingkan dengan realisasi tahun 2019 yakni Rp 2,09 triliun.

Kemudian, pada periode yang sama Indospring meraup Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik Rp 58,92 miliar, anjlok dari Rp 100,63 miliar di 2019. Dalam RUPST tersebut, setelah dikurangi dividen, sisa laba sebanyak Rp 2,14 miliar akan dibukukan kembali sebagai saldo laba.

Sementara itu, tahun ini Indospring menargetkan penjualan dapat meningkat 31% atau mencapai Rp 2,1 triliun. Sejalan dengan pulihnya pertumbuhan ekonomi dunia yang berdampak pada meningkatnya volume ekspor terutama untuk pasar Amerika Serikat dan Jepang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono menjelaskan, untuk pasar AS sendiri, perseroan optimis penjualan dapat meningkat berkat kunjungan dan pameran yang sering diikuti oleh perseroan selama 2-3 tahun terakhir. Lantaran hal ini terbukti efektif meningkatkan penjualan pada tahun 2020 lalu hingga 38%.

Sedangkan untuk pasar domestik, perseroan mengacu pada data Gaikindo yang memproyeksikan penjualan mobil tahun ini sebanyak 750.000 unit, naik dari pencapaian penjualan di tahun 2020 sebesar 532 ribu unit. Perseroan akan memanfaatkan peluang tersebut dengan memaksimalkan potensi di pasar lokal.

"Penjualan perseroan tahun 2021 ini diproyeksikan mencapai Rp 2,1 triliun atau meningkat 31% dibandingkan pencapaian penjualan tahun 2020,” katanya saat paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara daring, Senin (17/5/2021).

Dengan meningkatnya penjualan, kata Bob, laba bersih tahun 2021 diproyeksikan mencapai Rp 97 miliar atau naik 66% dibanding pencapaian tahun 2020. Selain memanfaatkan momentum pemulihan, perseroan juga telah menyiapkan beberapa strategi mulai dari efisiensi hingga menggenjot penjualan dengan mencari terobosan-terobosan baru di pasar ekspor.

Dari segi efisiensi, perseroan akan melakukan pengendalian persediaan bahan baku flat bars secara ketat dengan menyesuaikan proyeksi penjualan, namun tetap mengantisipasi pemulihan bisnis mendatang. Hal ini menyusul, kenaikan harga baja terutama pada triwulan pertama 2021 akibat ketatnya pasokan pasca pandemi.

“Kita sangat berhati-hati dan bersikap konservatif dalam investasi tahun ini, karena kita masih mengalami masa resesi ekonomi, lagipula kita masih memiliki fasilitas yang kita siapkan di 2019 dan 2020 lalu yang belum terpakai, sehingga tahun ini tidak merencanakan investasi baru,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini perseroan memiliki 4 pabrik pegas dengan kapasitas per tahun untuk masing-masing produk adalah sebesar 120.000 ton pegas daun, 4.800.000 buah pegas keong panas dan 84.000.000 buah pegas keong dingin, 24.000.000 buah valve spring dan 8.400.000 buah wire ring.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hasil Merger Tokopedia dan Gojek, Ini Layanan Lengkap Grup GoTo

Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Kehadiran GoTo Mengubah Lanskap Bisnis Digital

Merger Gojek dan Tokopedia menghasilkan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, dengan total gross transaction value (GTV) Rp 314,1 triliun.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Saraswanti Usulkan Pembagian Dividen

Sepanjang tahun 2020, emiten berkode saham SAMF ini membukukan peningkatan laba bersih 36% menjadi Rp 118 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

EKONOMI | 17 Mei 2021

Kuartal I, Transaksi Penjualan Lahan Industri Turun 56,6%

Pengembang mengambil posisi mengamati kondisi pasar dan kebijakan pemerintah.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Kuartal I, Transaksi Virtual Account Bank Sampoerna Naik Jadi 5,5 Juta

Pada kuartal pertama 2021, tercatat lebih 5,5 juta transaksi virtual account dilayani Bank Sampoerna, meningkat lebih 50%.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Merger, Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo Hasilkan GTV Rp 314 Triliun

GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Alokasikan Rp 100 Miliar, Jaya Real Property Buyback 173,90 Juta Saham

Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan membeli kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 173,90 juta saham atau setara dengan 1,28% modal disetor.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Bursa Tokyo dan Seoul Siang Ini Melemah, Hang Seng Menguat

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 233,2 (0,83%) mencapai 27.850 poin.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Juni, Gaji Ke-13 bagi ASN Rp 30,8 Triliun Cair

Gaji ke-13 bagi ASN, termasuk pensiuan dan TNI/Polri, senilai Rp 30,8 Triliun cair pada Juni 2021.

EKONOMI | 17 Mei 2021

Meski IHSG Merah, 5 Saham ini Masih Beri Cuan

IHSG pada paruh pertama ditutup menurun 75,07 poin atau setara dengan 1,26% ke level 5.863,27.

EKONOMI | 17 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS