Indonesia Kendaraan Terminal Tekan Eksposur Piutang Tak Tertagih
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Kendaraan Terminal Tekan Eksposur Piutang Tak Tertagih

Selasa, 18 Mei 2021 | 14:36 WIB
Oleh : Nabil Syarifudin Al Faruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) tengah melakukan sejumlah strategi guna menekan eksposur piutang tak tertagih untuk menutupi kemungkinan kerugian, khususnya pada nilai piutang yang sudah lama umurnya.

Berdasarkan data laporan keuangan perseroan, sepanjang tahun 2020 Indonesia Kendaraan Terminal mengalami penurunan posisi total piutang dari Rp 84,69 miliar sepanjang tahun 2019 menjadi Rp 67,41 miliar. Adapun dari jumlah tersebut terdiri dari piutang usaha dan piutang lain-lain dengan porsi masing-masing 97,38% dan 2,62% dari total keseluruhan piutang yang dimiliki oleh perseroan.

Dari jumlah piutang usaha, jika dikategorikan maka terdiri atas piutang usaha berdasarkan umur piutang di mana porsi terbesar ialah pada sub kategori piutang telah jatuh tempo dengan waktu lebih dari 180 hari dan waktu 1-30 hari di mana pada akhir 2020 masing-masing sejumlah Rp 41,50 miliar dan Rp2 6,85 miliar. Lalu, terdapat sub kategori berdasarkan pelanggan dan berdasarkan mata uang di mana semua piutang usaha perseroan ialah dalam bentuk mata uang rupiah dan tidak adanya eksposur dalam mata uang dalam valuta asing.

Investor Relation Indonesia Kendaraan Terminal, Reza Priyambada dalam keterangan resmi, Selasa (18/5/2021), mengatakan bahwa untuk mengantisipasi adanya risiko piutang tak tertagih maka manajemen melakukan penyisihan/provisi terhadap nilai piutang yang jumlahnya di tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi Rp 37,45 miliar dari tahun sebelumnya hanya sebesar Rp 10,23 miliar.

“Adapun tujuan dilakukannya pencadangan penyisihan ini ialah untuk menutupi kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang, khususnya pada nilai piutang yang sudah lama umurnya. Selain itu, perseroan juga melakukan perbaikan pada metode penagihan/kolektabilitas terhadap munculnya piutang di perseroan,” ujar dia.

Reza menambahkan, pada dasarnya, nilai piutang di neraca diupayakan dapat terjaga agar nilainya sama dengan nilai bersih yang dapat direalisasikan. Oleh karena itu, agar nilai piutang dapat merepresentasikan nilai bersih yang dapat direalisasikan maka piutang yang diperkirakan tidak dapat tertagih perlu disisihkan atau dicadangkan dari pos piutang melalui metode pencadangan/penyisihan piutang tidak tertagih (allowance method).

Adapun cara tersebut ialah dengan melakukan estimasi besarnya piutang-piutang yang tidak dapat tertagih dan menyajikan nilai estimasi tersebut sebagai penyisihan piutang tidak tertagih, yang nantinya akan mengurangi nilai piutang bruto.

Dalam laporan keuangan perseroan, telah disampaikan bahwa nilai piutang usaha di tahun 2020 berdasarkan kategori umur piutang ialah sebesar Rp 103,09 miliar (Piutang Bruto). Lalu, dikurangi dengan penyisihan penurunan nilai sebesar Rp 37,45 miliar sehingga didapatkan nilai piutang bersih (Neto) ialah sebesar Rp 65,64 miliar yang nilainya lebih rendah 22,17% dibandingkan nilai piutang usaha pada 2019 sebesar Rp 84,34 miliar.

Sementara itu, untuk mengurangi terjadinya kembali peningkatan nilai piutang tak tertagih maka perseroan juga menerapkan metode penggunaan Supply Chain Financing (SCF) kepada para pengguna jasa.

Reza menyampaikan, saat ini perseroan telah menjalin kerja sama dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dalam implementasi SCF. Skema SCF memungkinkan perseroan menerima pembayaran dari perbankan atas layanan yang diberikan perseroan kepada para pelanggannya dalam jangka waktu yang lebih singkat setelah nota penagihan diterbitkan.

Selanjutnya, pihak pengguna jasa yang akan melakukan pembayaran kepada perbankan. Dengan terjalinnya kerja sama tersebut maka penyelesaian piutang ke depannya akan lebih terkendali dan terselesaikan dengan baik. Dengan demikian, arus kas operasi perseroan pun akan lebih lancar ke depannya sehingga menjaga performance keuangan perseroan yang lebih baik.

Di sisi lain, untuk menjaga keberlangsungan pemberian jasa layanan kepelabuhan kepada para pelanggan, perseroan juga memberlakukan metode Cash Management System (CMS) di mana para pengguna jasa memberikan deposit sejumlah tertentu sebelum dilakukannya bongkar muat dari dan ke kapal Ro-Ro. Dengan adanya CMS maka diharapkan dapat mencegah timbulnya piutang baru seiring dengan sudah adanya pembayaran di awal yang dilakukan.

Sebagai tambahan informasi bahwa penyelesaian masalah piutang usaha tersebut menjadi concern dari manajemen karena menjadi bagian dari penilaian dan target Key Performance Indicator (KPI) Management. Pada tahun 2020, average collection period (ACP) atas piutang ialah sebesar 78,81 hari dan di tahun 2021 diharapkan dapat menjadi 54,28 hari sesuai dengan target KPI.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

6 Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Forbes' Global 2000

Di Indonesia, enam perusahaan masuk daftar Forbes 2021: BRI, BCA, Bank Mandiri, Telkom, BNI, Gudang Garam.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Kolaborasi Gojek-Tokopedia Jadi Momentum Penguatan UMKM Indonesia

Kolaborasi bisnis Gojek dan Tokopedia yang membentuk GoTo Group dinilai strategis bagi pengembangan UMKM.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Trafik Tol Kelolaan Jasa Marga Turun 20% pada Lebaran 2021

Penurunan trafik jalan tol tahun ini lebih baik dibanding penurunan trafik pada Lebaran 2020.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Total Piutang Pemerintah ke Perum Bulog Capai Rp 1,279 Triliun

Hingga Mei 2021, total piutang pemerintah kepada Perum Bulog mencapai Rp 1,279 triliun atau tepatnya Rp 1.279.260.045.621.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Libur Lebaran, Beban Puncak Listrik di Jawa-Bali Naik Jadi 19.197 MW

PLN mengungkapkan beban puncak Listrik libur Lebaran 2021 di jamali, atau meningkat dibandingkan libur Lebaran tahun lalu.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Dampingi Presiden Tinjau Vaksinasi Gotong Royong, Arsjad Rasjid: Kesehatan Tulang Punggung Perekonomian

Menurut Arsjad Rasjid, kesehatan merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan harus diprioritaskan.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Kabar Gembira! Pilot dan Awak Kabin Garuda Telah Divaksinasi Lengkap

Garuda Indonesia dan Citilink menjadi dua maskapai penerbangan nasional pertama di Indonesia dengan pilot dan awak kabin yang mendapatkan vaksinasi Covid-19.

EKONOMI | 18 Mei 2021

OVO Gandeng Bank Mandiri Mudahkan Transaksi Digital

OVO menjalin kerja sama dengan Bank Mandiri untuk top up atau isi ulang saldo secara offline melalui Mandiri Agen di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Ini 3 Bandara Paling Sepi karena Larangan Mudik

AirNav Indonesia mencatat penurunan pergerakan pesawat udara rata-rata 65,54% pada 52 bandara di seluruh Indonesia selama larangan mudik.

EKONOMI | 18 Mei 2021

DBS Indonesia Dinobatkan sebagai Worlds Best Banks di Indonesia

Forbes menobatkan Bank DBS Indonesia sebagai pemenang peringkat pertama dari 20 bank terkemuka di Indonesia.

EKONOMI | 18 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS