Lindungi UMKM dari Serbuan Asing di E-Commerce, Permendag Segera Direvisi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lindungi UMKM dari Serbuan Asing di E-Commerce, Permendag Segera Direvisi

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:56 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah sedang menyiapkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 50 Tahun 2020 tentang tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Revisi dilakukan untuk meningkatkan perlindungan industri dalam negeri dan UMKM terhadap produk asing di e-commerce

“Spiritnya pengutamaan produk dan perdagangan dalam negeri. Kami juga ingin ada pengembangan akses UMKM dalam ekonomi digital. Termasuk perlindungan konsumen dari pedagang dan produk gelap,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam konferensi pers secara virtual pada Selasa (18/5/2021).

Teten mengatakan pemerintah juga sedang menjalankankan kampanye gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk meningkatkan penggunaan produk UMKM. Kalau masyarakat tidak membeli produk UMKM, pemerintah tidak bisa meningkatkan permintaan pasar terhadap produk UMKM. “Karena itu kalau semua (masyarakat) belanja produk UMKM, maka putaran ekonomi masih bisa menggerakkan sektor UMKM,” kata Teten.

Dengan dinamisnya bisnis e-commerce, perlu dibangun ekosistem yang lebih adil bagi produsen lokal, UMKM, dan konsumen. Pemerintah terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap industri dan produk dalam negeri. “Kami ingin perubahan ini mempertegas pada penjualan perdagangan secara elektronik. Lalu saya kira ini menyangkut persaingan usaha. Lalu penerapan standar produk, pengaturan produk perdagangan dalam negeri, pengatur produk asing,” kata Teten.

Secara terpisah, Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet berpendapat revisi regulasi tersebut harus dirinci mengenai standar produk dalam negeri dan asing yang ada di pasar domestik. Jika produk UMKM belum sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) atau Organisasi Standar Internasional (International Organization for Standardization/ISO), pemerintah harus memberikan pendampingan. “Pendampingan menjadi kata kunci agar UMKM bisa bersaing dengan produk luar negeri, UMKM km akan relatif berat kalau sudah bicara tambahan untuk biaya standarisasi. Kalau tidak ada pendampingan mereka akan bingung,” ucap Yusuf.

Hal lain yang tidak kalah penting di sisi hulu yaitu permodalan, pembiayaan, dan kemudahan mendapatkan bahan baku. “Saya kira dalam mengubah peraturan Permendag ini masalah tersebut juga perlu diakomodir apakah dalam bentuk regulasi atau dari tataran teknis,” kata Yusuf.

Yusuf mengatakan penggunaan sistem digital untuk penjualan produk UMKM ini seperti dua sisi mata uang. Pertama banyak UMKM yang terbantu dengan adanya penjualan digital karena bisa menembus batasan yang sebelumnya ada di UMKM. “Mereka sekarang bisa dengan mudah bergabung dengan berbagai platform e-commerce dan bisa berjualan lintas daerah,” kata Yusuf.

Namun di sisi lain banyak produk UMKM yang masih kalah bersaing dengan produk impor. Khususnya dari segi harga dimana banyak produk impor yang lebih murah dibandingkan produk UMKM dalam negeri. “Saya kira ini yang menjadi tantangan tersendiri, karena konsumen dalam negeri bisa memilih mau membeli produk yang mana,” imbuh Yusuf.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BRMS Incar Lonjakan Produksi Emas

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengincar peningkatan produksi emas sejalan dengan penyelesaian pabrik yang berlokasi di Poboya, Palu.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Diagnos Laboratorium Raih Pertumbuhan Laba 1.287 % pada Kuartal 1 2021

Pertumbuhan yang signifikan ini diperoleh Diagnos Lab dari laba bersih sebesar Rp 21,7 Miliar pada kuartal pertama tahun 2021.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Krakatau Steel Mulai Operasikan Pabrik HSM 2

Melalui pabrik HSM 2, kapasitas produksi HRC Krakatau Steel bertambah menjadi 3,9 juta ton per tahun.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Tahun Depan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, akhir tahun 2022 kereta cepat Jakarta-Bandung sudah bisa diujicobakan dan langsung operasional

EKONOMI | 18 Mei 2021

Pertamina Serahkan Wilayah Kerja B ke Pema Global Energi

PT Pema Global Energi (PGE) sebagai kontraktor akan bertugas dengan jangka waktu kontrak selama 20 tahun.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Trafik Data XL Axiata Naik 35% di Periode Lebaran 2021

Selama periode Ramadan dan Lebaran, trafik layanan data XL Axiata didominasi oleh streaming yang mencapai 85%, disusul oleh social network sebesar 8%.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Saham DMS Propertindo Tercatat Paling Aktif Hari Ini

Saham PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) ditransaksikan sebanyak 3,6 miliar saham pada perdagangan Selasa (18/5/2021).

EKONOMI | 18 Mei 2021

Asing Koleksi Saham ANTM dan Lepas Saham BBRI

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), paling diburu investor asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,53 poin (0,009%) ke level 5.834,39.

EKONOMI | 18 Mei 2021

IHSG Ditutup Naik 0,53 Poin, Saham SAMF Cuan 24,81%

Saham PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF), tercatat paling cuan saat IHSG ditutup naik 0,53 poin (0,009%) ke level 5.834,39.

EKONOMI | 18 Mei 2021

Begini Cara PGN Mudahkan UMKM Pengguna Gas

PGN menggandeng Tokopedia untuk memudahkan UMKM pengguna gas melakukan pembayaran tagihan gas.

EKONOMI | 18 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS