Kempupera: Program Sejuta Rumah Sudah Bangun 280.490 Unit
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kempupera: Program Sejuta Rumah Sudah Bangun 280.490 Unit

Selasa, 18 Mei 2021 | 23:47 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FMB

Jakarta, Beritasatu,com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mengatakan bahwa program sejuta rumah pada pertengahan Mei 2021 jumlahnya telah menembus angka 280.490 unit.

“Program Sejuta Rumah di lapangan terus dilaksanakan Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak. Di bulan Ramadan lalu pembangunan rumah terus kami dorong dan dari data yang kami miliki jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah lalu tepatnya 11 Mei 2021 lalu capaiannya menembus angka 280.490 unit,” ungkap Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, di Kempupera, Jakarta, Selasa (18/5)

Khalawi mengatakan, berdasarkan arahan Menpupera, program sejuta rumah harus terus dilaksanakan mengingat kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan di Indonesia terus meningkat. Apalagi di masa pandemi ini, rumah yang layak huni menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi untuk menjaga imunitas masyarakat sehingga terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Pembangunan hunian dalam program sejuta rumah, imbuh Khalawi, tidak dapat dilaksanakan oleh Kempupera sendiri. Akan tetapi membutuhkan dukungan serta peran aktif dari para pemangku kepentingan bidang perumahan baik dari pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, sektor swasta, perbankan dan masyarakat sebagai penerima manfaat hasil pembangunan.

“Program sejuta rumah pada dasarnya adalah upaya pemerintah untuk menggerakkan berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan untuk membangun rumah layak huni untuk masyarakat sebanyak-banyaknya. Bentuk pembangunannya tidak hanya rumah tapak saja, tapi juga bisa berupa hunian vertikal dan targetnya sebanyak 70% untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 30% untuk rumah non MBR,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Perumahan, dari 280.490 unit, sebanyak 91% merupakan rumah MBR dan sebanyak 9% rumah non MBR.

Capaian pembangunan rumah tersebut terdiri dari hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh Kempupera sebanyak 78.007 unit. Jumlah pembangunan tersebut berasal dari pembangunan Rumah susun sebanyak 1.989 unit, rumah khusus 3939 unit, rumah swadaya 74.979 unit dan Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan 646 unit.

Selain itu, pembangunan rumah juga dilaksanakan oleh peningkatan kualitas rumah tidak layak huni masyarakat agar lebih layak huni sebanyak 23.853 unit, pembangunan yang dilaksanakan oleh pengembang perumahan sebanyak 149.936 unit dan pembangunan mandiri oleh masyarakat sebanyak 3.343 unit.

Sedangkan pembangunan rumah non MBR yang ada berasal dari pembangunan rumah oleh pengembang perumahan yakni rumah tapak sebanyak 6.087 unit dan rumah susun 10.215 unit. Selain itu masyarakat juga berkontribusi dengan membangun rumah sebanyak 9.049 unit.

“Total rumah MBR yang berhasil dibangunsebanyak 255.139 unit dan rumah non MBR sebanyak 25.351 unit. Kami tetap optimis jumlahnya akan terus meningkat hingga akhir tahun 2021 mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa, pemerintah berkomitmen kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menjaga kualitas rumah subsidi yang terbaik. Karena selama ini persepsi rumah subsidi adalah rumah murahan dan tidak berkualitas. Rumah Subsidi yang dibangun pemerintah memiliki kualitas.

Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya ingin menghapus persepsi rumah subsidi murahan melalui pembangunan serta penyediaan rumah subsidi yang berkualitas. “Jadi, kita harus menghilangkan persepsi rumah subsidi itu merupakan rumah murahan dan tidak berkualitas. Rumah subsidi harus rumah berkualitas, termasuk kualitas lingkungan,” ungkap Basuki.

Dijelaskannya, rumah yang bersubsidi harus menjadi rumah yang layak huni, bukan hanya berkualitas secara konstruksinya, namun juga berkualitas secara lingkungan perumahannya. Karena dana yang dikeluarkan adalah menggunakan dana APBN dan juga harus dipertanggungjawabkan oleh kami dengan rumah yang berkualitas.

“Karena itu saya minta kepada ikut bertanggung jawab bank pelaksana/penyalur FLPP, ketika akan melakukan akad kredit rumah, harus melihat di mana calon lokasi perumahan yang akan dibangun, siapa pengembangnya dan juga kualitasnya,” kata Basuki.

Basuki juga berharap agar para pengembang perumahan yang sudah berkomitmen dan menjadi mitra pemerintah, bisa menjadi pengembang yang dapat diandalkan dan mitra yang kredibel dalam membangun rumah rakyat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bank Sentral Inggris dan AS Tahan Kebijakan, Bursa Eropa Ditutup Menguat

Stoxx 600 naik 0,93%, DAX Jerman naik 0,88%, FTSE Inggris turun 0,07%, FTSE MIB Italia naik 1,41%, Stoxx 600 naik 0,93%.

EKONOMI | 24 September 2021

Wall Street Ditutup Menguat Seiring Meredanya Krisis Evergrande

Dow Jones Industrial Average naik 1,48% ke 34.764,82. S&P 500 naik 1,21% ke 4.448,98. Nasdaq naik 1,04% ke 15.052,24.

EKONOMI | 24 September 2021

Fokus Pasar : Koreksi Turun Proyeksi Ekonomi Asia

Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan di Asia pada tahun ini menjadi 7,1% dari sebelumnya 7,3%.

EKONOMI | 24 September 2021

Dua Anak Usaha Archi Raih Penghargaan ISDA 2021

PT MSM dan PT TTN berhasil mendapatkan Platinum, penghargaan tertinggi atas pencapaian program-program SDGs.

EKONOMI | 24 September 2021

Elnusa Petrofin-Bank Mandiri Jalin Kerja Sama Pembiayaan

Kerja sama dalam fasilitas layanan pembiayaan diharapkan mampu menunjang dan memperkuat pertumbuhan bisnis Elnusa Petrofin.

EKONOMI | 24 September 2021

Perbaikan Tata Kelola Sawit Belum Selesai, Moratorium Dinilai Perlu Dilanjutkan

Jika moratorium sawit dihentikan atau tidak dilanjutkan maka akan berpotensi meningkatkan jumlah lahan sawit.

EKONOMI | 24 September 2021

Dorong Penjualan, Megariamas Luncurkan Website Baru Feelancy

PT Megariamas Sentosa meluncurkan website baru untuk Felancy guna mendorong transaksi penjualan produsen pakaian dalam wanita itu.

EKONOMI | 24 September 2021

Puan: Transformasi Digital UMKM Bantu Tingkatkan Perekonomian Rakyat

Ketua DPR Puan Maharani mendukung akselerasi transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)karena membantu perekonomian rakyat

EKONOMI | 23 September 2021

Investasi Data Center Terkendala Infrastruktur Jaringan dan Pasokan Listrik

Kurangnya infrastruktur jaringan dan pasokan listrik yang tidak stabil, menjadi faktor penghambat masuknya investasi data center di Indonesia.

EKONOMI | 23 September 2021

Ananta Wahana: ASDP Menyulap Pelabuhan Merak Secara Revolusioner

Ananta Wahana menyebut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyulap Pelabuhan Merak secara revolusioner.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Soal Masa Depannya di Barcelona, Ronald Koeman Pasrah

Soal Masa Depannya di Barcelona, Ronald Koeman Pasrah

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings