Larangan Mudik Berakhir, Penumpang Transportasi Umum Melonjak 191,6%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Larangan Mudik Berakhir, Penumpang Transportasi Umum Melonjak 191,6%

Rabu, 19 Mei 2021 | 17:35 WIB
Oleh : Herman, Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah berakhirnya masa larangan mudik, jumlah pergerakan penumpang transportasi umum di semua moda transportasi publik mengalami peningkatan. Dari data Kementerian Perhubungan (Kemhub), pada 18 Mei 2021 atau di hari pertama masa pengetatan paska peniadaan mudik, tercatat ada sekitar 279.000 penumpang. Jumlah ini meningkat 191,6% dibandingkan dengan tanggal 17 Mei 2021 atau hari terakhir masa peniadaan mudik dengan jumlah sekitar 95.000 penumpang.

"Peningkatan jumlah penumpang terbanyak adalah angkutan udara di mana kenaikannya mencapai 721%. Kemudian disusul angkutan kereta api dengan kenaikan sebesar 454%, angkutan jalan naik 175%, angkutan penyeberangan naik 52,6%, dan angkutan laut naik 1,73%,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati dalam keterangan resminya, Rabu (19/5/201).

Adita menjelaskan, peningkatan penumpang terjadi karena di masa pengetatan ini sudah tidak lagi dibutuhkan persyaratan perjalanan bagi mereka yang dikecualikan seperti yang diberlakukan di masa peniadaan mudik. Misalnya, surat tugas dari pimpinan instansi/perusahaan untuk kepentingan bekerja/dinas atau surat dari kepala desa untuk kepentingan mendesak.

"Meskipun ada lonjakan penumpang di masa pengetatan, penanganan penumpang di simpul-simpul transportasi tetap berjalan baik dan protokol kesehatan tetap dijalankan sesuai ketentuan,” kata Adita.

Di masa pengetatan paska peniadaan mudik mulai tanggal 18 sampai dengan 24 Mei 2021, syarat perjalanan telah kembali merujuk pada Addendum SE Satgas Nomor 13 di mana pelaku perjalanan udara, laut, kereta api dan penyeberangan wajib menunjukkan dokumen negatif covid yang berlaku 1x24 jam.

Adita menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang setelah Lebaran ini, Kemhub bersama stakeholder terkait telah melakukan sejumlah upaya yaitu dengan pengetatan protokol kesehatan, di mana untuk pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua) yang akan menuju ke Jabodetabek dilakukan tes acak rapid antigen di sejumlah titik, di antaranya di Tol Jakarta-Cikampek KM 34, Kedung Waringin, Bekasi, dan Balonggandu, Karawang.

Tercatat pada tanggal 18 Mei 2021 kemarin, di Tol Jakarta-Cikampek KM 34 sebanyak 2.494 orang dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 2.487 orang dinyatakan negatif dan tujuh orang dinyatakan positif. Kemudian, di Kedung Waringin sebanyak 1.914 orang dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 1.907 orang dinyatakan negatif dan 7 orang positif. Sedangkan di Balonggandu sebanyak 4.247 orang dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 4.228 orang dinyatakan negatif dan 19 orang dinyatakan positif.

Sementara itu, di Lampung dan Bakauheni, ada tujuh titik pengecekan Tes Rapid Antigen yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 82 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV. Dari tujuh titik tersebut, hingga hari ini sebanyak 9.295 orang dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 9.226 orang dinyatakan negatif dan 69 orang dinyatakan positif.

“Upaya pengecekan tes rapid antigen secara acak dilakukan secara masif untuk membantu mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia pasca Lebaran,” tutur Adita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tembus Rp 93 Triliun, Realisasi Penyaluran KUR 35,96%

Realisasi KUR sebesar Rp 93,50 triliun ini setara dengan 35,9% dari target tahun 2021 yang sebesar Rp 253 triliun.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Victoria Care Bagi Dividen Rp 33,5 Miliar

Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) membagikan dividen sebesar Rp 5 per saham atau senilai Rp 33,54 miliar.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Moratelindo Raih Fasilitas Kredit Rp 340 Miliar dari BNI

Moratelindo akan menggunakan fasilitas kredit Rp 340 miliar dari BNI untuk ekspansi usaha.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Pendapatan Menurun, Merdeka Copper Gold Rugi US$ 4,98 Juta

Merdeka Copper Gold hingga kuartal I 2021 mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 4,98 juta.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Papaya Fresh Gallery Adopsi Refrigeran Hemat Energi di Seluruh Outlet

Penggunaan teknologi ini menjadikan Papaya sebagai supermarket pertama di Indonesia yang menggunakan kimia refrigeran ramah lingkungan.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Bank Mandiri Proyeksi Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 5%

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan di tahun 2021 akan kembali ke jalur positif hingga 5%.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Bursa Eropa Jatuh Mengekor Penurunan Saham Global

Pan-European Stoxx 600 turun 1% di awal perdagangan, dengan sektor sumber daya dasar melemah 2,1%.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Larangan Mudik Berakhir, Jumlah Penumpang di Bandara AP I Melonjak

Mulai 18 Mei 2021, 11 bandara AP I kembali melakukan penyesuaian waktu operasional.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.290

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.287- Rp 14.320 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Mei 2021

Angka Penjualan Aqua Japan Tumbuh Positif

Aqua Japan mencatat pertumbuhan angka penjualan yang positif, dengan organic growth hingga 30% dari tahun ke tahun.

EKONOMI | 19 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS