Logo BeritaSatu

Asosiasi Sebut 10.000 UKM Mainan Terancam Bangkrut

Rabu, 19 Mei 2021 | 20:23 WIB
Oleh : Harso Kurniawan / FER

Jakarta, Beritasatu,com - Sekitar 10.000 usaha kecil dan menengah (UKM) mainan anak-anak terancam bangkrut, seiring berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perindustrian, aturan turunan Undang-undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). Seiring dengan itu, 50.000 karyawan UKM mainan bisa kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam PP itu, pengajuan Standar Nasional Indonesia (SNI) mainan impor harus melalui lembaga sertifikasi dengan beberapa syarat yang sangat memberatkan di tengah pandemi Covid-19. Aturan itu langsung berlaku tanpa ada masa transisi dan tidak ada sosialisasi, sehingga lembaga sertifikasi sebagai pelaku pelaksana dan pengusaha tidak siap dan akan berakibat terjadi penghentian impor mainan dalam 1-3 bulan ke depan.

Beberapa poin yang memberatkan dalam pengajuan SNI mainan impor adalah pengambil contoh mainan yang biasanya memakai tenaga kerja yang sudah berada di negara asal barang sekarang harus mempergunakan tenaga kerja Indonesia. Ini sulit dilakukan, karena dalam kondisi pandemi, mendapatkan visa tidak mudah, karena banyak persyaratannya. .

Kemudian, lembaga sertifikasi sudah mendapatkan surat peringatan agar tidak melakukan sertifikasi memakai tenaga asing pada awal Mei 2021. Padahal dalam peraturan ini, dituliskan masih dalam masa transisi hingga Februari 2022. Ketiga, PP ini diterapkan mendadak tampa ada sosialisasi sehingga para pengusaha yang sudah melakukan order barang di negara luar tidak bisa mengimpor barang tersebut.

“Pemberlakuan mendadak aturan ini juga merugikan para UKM mainan, karena kehilangan suplai 60%. Kami memahami tujuan pemerintah baik untuk meningkatkan produksi dan penghasilan dari produsen dalam negeri. Namun, saat ini, industri dalam negeri belum siap untuk mengisi kebutuhan, karena tren begitu cepat berubah dan jenis produk juga sangat banyak serta infrastruktur industri mainan tidak siap,” ujar Penasihat Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sandi Vidhianto, Rabu (19/5/2021).

Dia menambahkan, ancaman juga terjadi bagi toko toko mainan yang berada di ritel modern yang banyak menjual produk bermerek, yang hampir 80% berasal dari impor. Itu artinya, kebijakan itu juga mengancam toko mainan di mal yang akan kekosongan barang dalam jangka panjang.

"Hal-hal ini sungguh sangat memberatkan bagi para UKM mainan Indonesia dan kiranya pemerintah bisa meninjau ulang masalah ini dan kami dari AMI bersedia untuk berdiskusi bersama untuk mencari jalan keluar,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Tengah Gelombang PHK, Startup-startup Kripto Ini Justru Tambah Pegawai

Sejumlah startup kripto justru menambah pegawai di tengah gelombang PHK di startup. Sejauh ini, hanya Tokocrypto yang melakukan PHK.

EKONOMI | 30 September 2022

Menguat Tipis, Kurs Rupiah Masih Nyangkut di Rp 15.200

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (30/9/2022), terpantau menguat ke kisaran Rp 15.235.

EKONOMI | 30 September 2022

Melemah 1%, IHSG Gagal Bertahan di Kisaran 7.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,02% ke 6.964,4 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (30/9/2022).

EKONOMI | 30 September 2022

Bursa Asia Dibuka Melemah Menyusul Jatuhnya S&P 500

Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat (30/9/2022). Pelaku pasar menunggu data manufaktur Tiongkok yang akan dirilis hari ini.

EKONOMI | 30 September 2022

Dewan Komisaris PTPP Tinjau Progres Tiga Proyek Sekaligus

Andi Gani menegaskan, dewan komisaris PTPP mengapresiasi kinerja tim proyek perseroan yang selalu menerapkan inovasi dalam setiap proses pembangunan.

EKONOMI | 30 September 2022

Berbisnis Lebih Menguntungkan dengan Bank Mayapada

Bank Mayapada berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas produk serta pelayanannya bagi nasabah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah.

EKONOMI | 29 September 2022

Fasilitas dan Infrastruktur, Fokus Utama Konsumen Perumahan

PT Kesuma Agung Selaras (KAS) meresmikan jembatan dan akses jalan yang menghubungkan perumahan Graha Laras Sentul dengan kawasan sekitarnya.

EKONOMI | 30 September 2022

Gandeng Sinergy Networks, Surge Bidik Pendapatan Rp 821 M

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) menandatangani perjanjian dengan Sinergy Networks.

EKONOMI | 30 September 2022

Traveloka Dapat Suntikan Dana US$ 300 Juta dari INA Dkk

Traveloka, mendapatkan fasilitas pendanaan US$ 300 juta dari Indonesia Investment Authority, BlackRock, Allianz Global Investors, Orion Capital Asia.

EKONOMI | 30 September 2022

ICT Business Partnership, Pengusaha Korea-Indonesia Jalin Kerja Sama

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea bekerja sama dengan Korea National IT Industry Promotion Agency menggelar ICT Business Partnership.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Rekomendasi FSGI untuk Tuntaskan Polemik Tunjangan Guru

Ini Rekomendasi FSGI untuk Tuntaskan Polemik Tunjangan Guru

NEWS | 22 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings