Tingkatkan Kapasitas Produksi, Indonesia Fibreboard Industry Siapkan Rp 650 Miliar
Logo BeritaSatu

Tingkatkan Kapasitas Produksi, Indonesia Fibreboard Industry Siapkan Rp 650 Miliar

Minggu, 23 Mei 2021 | 09:42 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) siapkan dana sebanyak Rp 650 miliar yang akan digunakan untuk ekspansi peningkatan kapasitas produksi pabrik medium density fibreboard (MDF). Langkah ekspansi ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada pasar ekspor dan domestik.

Dalam keterangan tertulisnya, perseroan akan melakukan peningkatan kapasitas produksi pada pabrik yang berlokasi di Bayung Lecir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Secara rinci, perluasan meliputi pembangunan fasilitas produksi MDF tambahan untuk meningkatkan kapasitas keseluruhan dari sebelumnya 250.000 M3/tahun menjadi sekitar 450.000 M3/tahun.

“Pembangunan pabrik MDF dan fasilitas pendukungnya akan dilakukan oleh pihak ketiga yaitu Dunhuan Yalian Machinery Co. Ltd (Yalian) sebagai vendor mesin utama Continuous Press Line MDF dan pihak ketiga lainnya sebagai kontraktor pembangunan fasilitas pendukung yang ditunjuk oleh perseroan setelah rancangan dan spesifikasi final dari mesin utama telah disetujui antara perseroan dan Yalian,” terang manajemen, akhir pekan lalu.

Selain itu, perseroan juga berencana melengkapi fasilitas tersebut dengan mesin Super Heating Mat yang berfungsi mengendalikan pengaturan suhu agar lebih stabil untuk menjaga kualitas produksi MDF yang dihasilkan. Adapun untuk sumber tenaga, perseroan akan menggunakan jaringan listrik PLN sehingga proses produksi lebih ramah lingkungan.

Untuk memuluskan rencana tersebut, perseroan telah menunjuk KJPP Iskandar dan Rekan sebagai Penilai Independen. Berdasarkan hasil analisis, pembangunan pabrik MDF dan fasilitas pendukungnya tersebut menghasilkan IRR sebesar 21,72% lebih besar dari tingkat diskonto WACC sebesar 10,09% dan NPV sebesar Rp 606.082 juta. Dengan demikian memberikan kesimpulan bahwa rencana nilai transaksi adalah wajar.

“Perseroan akan meminta persetujuan dari para pemegang sahamnya yang akan digelar pada tanggal 28 Juni 2021. Dengan adanya perluasan pabrik perseroan berharap dapat meningkatkan pendapatan serta laba di masa yang akan datang, peningkatan nilai aset secara keseluruhan serta meningkatkan daya tarik investasi perseroan,” jelas manajemen, akhir pekan lalu.

Untuk diketahui, setiap produk MDF yang diproduksi perseroan memiliki proses produksi yang berbeda -beda tergantung pada spesifikasi ukuran dan jenis bahan baku yang digunakan. Semisal, produk MDF reguler memiliki koefisien 1,5 kali waktu proses produksi yang lebih lama dari pada produk MDF ME, karena proses produksi MDF reguler menggunakan kombinasi kayu racuk yang mempunyai karakteristik lebih keras dari kayu karet.

Kemudian, produk MDF Japan memiliki koefisien 2,0 kali waktu produksi dari MDF ME dikarenakan penggunaan bahan baku kayu racuk, kualitas lem yang lebih baik dan produksi ukuran MDF yang lebih tipis. Produk ini juga telah menggunakan standar produksi sesuai Japan International Standards (JIS), yang merupakan standar kualitas tertinggi di dunia

Tingginya waktu koefisien produk MDF jepang menyebabkan turunnya kapasitas terpasang dan tidak bisa memenuhi volume maksimalnya sebesar 250.000 M3/tahun. Dengan demikian perseroan khawatir mengalami

kesulitan mengatur alokasi produksi karena keterbatasan utilisasi, sejalan dengan proyeksi peningkatan permintaan pada pasar domestik dan ekspor seperti Jepang dan negara yang berada di kawasan Timur Tengah.

“Melihat situasi ini, ekspansi dirasa perlu untuk mengatasi keterbatasan kapasitas produksi yang menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Perseroan untuk bisa mengembangkan usahanya dalam tahun-tahun kedepan,” terang manajemen.(fur)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021

Tumbuh 8%, Industri Furnitur Tangguh Hadapi Dampak Pandemi

Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri.

EKONOMI | 20 September 2021

Kemnaker Dorong Perusahaan untuk Menyediakan Fasilitas Koperasi Pekerja

Kemnaker mendorong agar setiap perusahaan menyediakan fasilitas penunjang kesejahteraan pekerja/buruh, salah satunya koperasi pekerja/buruh.

EKONOMI | 20 September 2021

Modernland Mulai Serah Terima Proyek Mixed Home The Savoy

The Savoy yang mengusung konsep hunian 2 in 1, merupakan satu-satunya area rumah sekaligus tempat usaha yang berada di kawasan River Garden Jakarta Garden City.

EKONOMI | 20 September 2021

Pengamat: Holding Tingkatkan Interlink Digital UMKM dan UMi

Pada masa pandemi masyarakat cenderung bertransaksi secara daring dan mengurangi interaksi secara langsung termasuk dalam kegiatan ekonomi.

EKONOMI | 20 September 2021

Jokowi Terbitkan Keppres Tim Gernas Bangga Buatan Indonesia

Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 15/2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

EKONOMI | 20 September 2021

Fasilitas Hanggar dan Taxiway Bandara Salakanagara Mulai Dibangun

KEK Tanjung Lesung menggandeng Indonesia Flying Club (IFC) bangun fasilitas hanggar dan taxiway di bandara Salakanagara.

EKONOMI | 20 September 2021

WE+ Gandeng Posfin, Perluas Akses Klaim Asuransi

WE+ (WEPLUS) menggandeng PT Pos Finansial Indonesia (Posfin) untuk memperluas pasar serta memberi kemudahan dalam layanan klaim.

EKONOMI | 20 September 2021

Anak-Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan ke Mal, APPBI Siap Kawal Prokes

“Protokol kesehatan harus tetap diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten,” tegas Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja.

EKONOMI | 20 September 2021

10 Daerah di Luar Jawa-Bali Masih Jalankan PPKM Level 4

PPKM level 4 diterapkan di 10 kabupaten/kota karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk maupun tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50%.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Fokus Pasar: Investasi Proyek Baterai Listrik Selesai Sebelum 2024

Fokus Pasar: Investasi Proyek Baterai Listrik Selesai Sebelum 2024

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings