Logo BeritaSatu

Ada Rencana Perpanjangan Insentif PPnBM, Ini Tanggapan Daihatsu

Jumat, 28 Mei 2021 | 17:58 WIB
Oleh : Herman / EHD

Jakarta, Beritasatu.com –Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menyambut baik rencana Kementerian Perindustrian (Kemperin) untuk memperpanjang relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor hingga 2022.

Rencana tersebut hingga saat ini masih menjadi pembahasan secara internal dan belum diusulkan ke Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu).

Diungkapkan Amelia, adanya relaksasi PPnBM mulai Maret 2021 telah berhasil mendongkrak penjualan mobil yang sebelumnya sangat terdampak pandemi Covid-19.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan wholesales pada Maret 2021 sebanyak 84.915 unit, kemudian di April 2021 sebanyak 78.908 unit. Angka ini sudah kembali ke titik normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Kami sangat menghargai niat Kementerian Perindustrian ini yang sangat mendukung industri otomotif,” kata Amelia Tjandra saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (28/5/2021).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara tak ingin mengomentari adanya rencana memperpanjang relaksasi PPnBM karena belum pasti. Namun ia sepakat adanya relaksasi PPnBM telah berhasil menggairahkan kembali pasar otomotif yang sebelumnya sempat lesu.

“Kita berpatok pada kebijakan yang sudah dikeluarkan saja, yang sudah nyata. Yang belum nyata, kita belum pegang hard copy-nya, belum ada buktinya, jadi belum pasti juga,” kata Kukuh.

Terkait antusiasme masyarakat untuk membeli mobil di periode relaksasi PPnBM 100% yang akan berakhir pada 31 Mei 2021, Kukuh mengungkapkan stok yang tersedia memang belum bisa memenuhi seluruh permintaan yang tinggi.

Sehingga untuk masyarakat yang baru memesan kendaraan pada Mei 2021, belum tentu bisa mendapatkan diskon PPnBM 100% karena unitnya baru bisa diterima setelah bulan Mei 2021 ketika relaksasi PPnBM-nya sudah turun menjadi 50%.

“Untuk transaksi yang baru terjadi setelah bulan Mei 2021, dapat relaksasi PPnBM-nya hanya 50%, meskipun pemesanannya sudah dilakukan di periode diskon 100%,” terang Kukuh.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luncurkan FinGreen, QNET Dorong Kemajuan Literasi Keuangan

QNET meluncurkan FinGreen, program literasi keuangan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

EKONOMI | 30 September 2022

Brand Dituntut Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Digital

Peningkatan jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun memberikan peluang bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan brand awareness.

EKONOMI | 30 September 2022

Asabri Serahkan Santunan Program JKM Prajurit TNI AU

Asabri menyerahkan santunan dari manfaat program JKM (Jaminan Kematian) kepada ahli waris Serda Khodir yang meninggal dunia saat aktif berdinas.

EKONOMI | 30 September 2022

Jasa Raharja Dukung Pengembangan Ekowisata di Wakatobi

Kontribusi Jasa Raharja untuk mendukung pengembangan ekowisata di Wakatobi tersebut diberikan melalui sejumlah kegiatan.

EKONOMI | 30 September 2022

Kawasan TOD Dukung Mobilitas dan Hemat Biaya Transportasi

Konsep TOD mengintegrasikan desain ruang kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui konektivitas.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan total pembiayaan mencapai Rp 18,93 triliun pada semester I 2022, turun signifikan 32,12%.

EKONOMI | 30 September 2022

Majukan SDM Pertanian, Petrokimia Gresik Resmikan Program Sekolah Makmur

Petrokimia Gresik meresmikan program “Sekolah Makmur” untuk memajukan SDM pertanian dengan pemberangkatan 30 Taruna Makmur ke berbagai daerah

EKONOMI | 30 September 2022

Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

Xurya, penyedia solusi energi bersih dan terbarukan menawarkan skema sewa tanpa investasi pada perusahaan di Indonesia.

EKONOMI | 30 September 2022

Menperin: Indonesia Jangan Hanya Jadi Konsumen Produk Halal

Indonesia seharusnya tidak sekedar menjadi konsumen produk halal, tetapi menjadi produsen produk halal terbesar di dunia.

EKONOMI | 30 September 2022

Kepemilikan Asing di SBN Turun, Ternyata Ada Untungnya

Menurunnya porsi kepemilikan asing terhadap SBN Indonesia saat ini justru memberikan keuntungan bagi Indonesia karena tidak mudah terguncang.

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

NEWS | 49 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings